Telkomsel Hadirkan Teknologi Revolusioner 5G - Dukung Realisasi Indonesia 4.0

Komitmen Telkomsel selangkah lebih maju dalam industri telekomunikasi, dibuktikan perseroan dengan menghadirkan pengalaman teknologi revolusioner 5G di Telkomsel 5G Experience Center sebagai bentuk dukungan atas roadmap pemerintah Making Indonesia 4.0 atau di jadikan Indonesia 4.0. Langkah ini dimaksudkan untuk menghadirkan berbagai inovasi di bidang teknologi dan komunikasi yang dapat memberikan memberikan dampak sosial positif di masyarakat.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan, sebagai pemimpin dalam bisnis nirkabel dan digital, Telkomsel akan terus berupaya tanpa henti untuk membangun Indonesia dengan berinvestasi menghadirkan teknologi 5G demi meningkatkan produktivitas dan efisiensi bangsa sejalan dengan upaya pemerintah menuju Indonesia 4.0. “Melalui teknologi 5G, Telkomsel akan menghadirkan berbagai revolusi industri yang akan memperkuat Indonesia dalam berbagai bidang,”ungkapnya di Jakarta, kemarin.

Disampaikannya, dengan menghadirkan pengalaman teknologi 5G pertama kali bagi masyarakat Indonesia selama Asian Games 2018, Telkomsel siap memimpin bangsa Indonesia menuju masa depan. Dibangun di atas fondasi teknologi sebelumnya, teknologi selular generasi kelima ini akan menghadirkan berbagai macam serta peluang baru bagi kehidupan.

Sementara Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto mengapresiasi upaya Telkomsel dalam menghadirkan Telkomsel 5G Experience Center bagi masyarakat Indonesia “Teknologi 5G adalah infrastruktur yang diperlukan agar Industri 4.0 bisa berjalan. Oleh karena itu kami mengapresiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, Telkom dan Telkomsel atas inisiatif menghadirkan pengalaman 5G melalui Experience Center ini.”ujarnya.

Senada dengan Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara menambahkan bahwa kehadiran teknologi 5G di Asian Games 2018 merupakan tindak lanjut dari komunikasi dengan Presiden Jokowi mengenai upaya untuk menghadirkan teknologi 4.5G di Asian Games 2018. “Kita dapat memberikan teknologi yang selangkah lebih maju dari yang diharapkan dengan hadirnya pengalaman teknologi 5G persembahan dari Telkomsel.”kata Rudiantara.

Asal tahu saja, kemajuan teknologi 5G akan merubah cara kerja dengan tidak menggunakan manusia sebagai komponen utama. Implementasi teknologi 5G akan lebih optimal bila digunakan mesin dalam menghadirkan layanan IoT. Kemajuan teknologi 5G akan memunculkan berbagai macam teknologi revolusioner. Sektor industri nasional memerlukan inovasi terutama dalam aspek penguasaan teknologi yang menjadi kunci penentu daya saing di era Industri 4.0. Adapunlima teknologi utama yang menopang pembangunan sistem Industry 4.0, yaitu Internet of Things, Artificial Intelligence, Human–Machine Interface, teknologi robotik dan sensor, serta teknologi 3D Printing.

BERITA TERKAIT

Mengganti Terigu Impor dengan Produk Buatan Lokal - Teknologi Pangan

        NERACA   Bogor - Mie memang menjadi santapan favorit masyarakat Indonesia, tanpa pandang usia. Sayangnya mie…

Keseriusan China Buka Produk Impor Peluang Ekspor Indonesia - Niaga Internasional

NERACA Jakarta – Indonesia baru saja mengakhiri keikutsertaan pameran dagang importir terbesar di dunia "The 1st China International Import Expo"…

Indonesia Dorong Penyelesaian Kerangka Kerja Sama RCEP

NERACA Jakarta – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mendorong penyelesaian tiga bab kerangka kerja sama dalam perjanjian dagang Regional Comprehensive Economic…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Keadilan Akan Batasi Ruang Genderuwo Ekonomi

Istilah genderuwo mendadak viral setelah dicetuskan Presiden Jokowi untuk menyebut politikus yang kerjanya hanya menakut-nakuti masyarakat, pandai memengaruhi dan tidak…

BEI Suspensi Saham Shield On Service

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajara, kini BEI menghentikan…

Gugatan First Media Tidak Terkait Layanan

Kasus hukum yang dijalani PT First Media Tbk (KBLV) memastikan tidak terkait dengan layanan First Media dan layanan operasional perseroan…