Investor Saham di Sulsel Capai 12.500 Orang

NERACA

Makassar - Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat jumlah investor pasar modal di Sulsel menembus angka 12.500 orang per Juni 2018. Kepala Kantor Perwakilan BEI Makassar, Fahmi Amirullah di Makassar kemarin mengatakan, dari sub-rekening efek (SRE) yang terdaftar per Juni 2018, diketahui sebanyak 1.658 orang memiliki nomor tunggal identitas investor atau single investor identification (SID).

Menurut dia, dalam investasi pasar modal memang harus dibedakan antara SRE dan SID. SRE merupakan jumlah rekening yang tercatat di seluruh perusahaan sekuritas. Sementara itu SID adalah jumlah investor yang tercatat di pasar modal. Jadi acuannya satu SID itu bisa memiliki lebih dari satu rekening efek seperti halnya ketika ada nasabah yang menabung lebih dari satu bank.

Dari total investor 12.500 tersebut, kata dia, tetap didominasi dari Makassar yang mencapai 8.221 orang atau sebesar 70 persen. Disusul kemudian Kabupaten Gowa sebanyak 718 investor. Selanjutnya Kota Palopo (319 investor), Kabupaten Tanah Toraja (241 investor), Kabupaten Maros (223 investor), Kabupaten Bone(210 investor), Kota Parepare (202 investor), Kabupaten Wajo (196 investor), Luwu Timur (180 investor) serta Luwu dengan 128 investor.”Khusus untuk Kabupaten Gowa sebagai yang terbesar kedua dikarenakan lokasinya yang dekat dengan Makassar. Apalagi untuk penyebaran sekuritas memang masih terfokus di ibu kota provinsi yakni Makassar,"jelasnya. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Vivendi Investasi US$ 500 Juta - Global Mediacom Rencanakan IPO Anak Usaha

NERACA Jakarta – Teka teki siapa yang berniat invetasi MNC Group, akhirnya terbuka juga informasi. PT Global Mediacom Tbk (BMTR)…

OJK Catat Penyaluran KUR di Papua Capai Rp940 miliar

      NERACA   Jayapura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua mencatat realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada…

Sikapi Penurunan Harga Tiket - Performance Saham Garuda Ikut Terkoreksi

NERACA Jakarta – Kebijakan maskapai Garuda Indonesia Group mengumumkan penurunan harga tiket pesawat di seluruh rute penerbangan sebesar 20% menuai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Adira Finance Terkoreksi 28,81%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mencatatkan laba bersih Rp1,815 triliun atau turun 28,81% dibanding periode…

Optimisme Ekonomi Tumbuh Positif - Pendapatan Emiten Diperkirakan Tumbuh 9%

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan keyakinan masih positifnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri menjadi alasan bagi BNP Paribas IP bila pasar saham…

MNC Sekuritas Kantungi Mandat Tiga IPO

Keyakinan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila tahun politik tidak mempengaruhi minat perusahaan untuk go publik, dirasakan betul oleh PT…