Kembangkan Listrik Ramah Lingkungan, IFC Beli 11% Saham Medco Power

Neraca

Jakarta– PT Medco Power Indonesia mendapatkan investor baru dari Bank Dunia yaitu IFC yang membeli sekitar 11% saham perseroan. Investasi ini merupakan bagian dari investasi ekuitas bernilai total $112 juta dari konsorsium lembaga keuangan yang dipimpin oleh Saratoga Capital guna memberikan suntikan modal bagi pengembangan perusahaan tersebut.

Informasi tersebut disampaikan dalam siaran persnya di Jakarta, akhir pekan kemarin. Disebutkan, investasi IFC ini akan membantu perusahaan dalam mewujudkan rencananya untuk menyelesaikan lima proyek pembangkit tenaga listrik dengan total kapasitas sebesar 390 MW.

Asal tahu saja, PT Medco Power Indonesia adalah perusahaan penghasil listrik tenaga gas alam dan tenaga air. Kehadiran investor baru IFC di perseroan dimaksudkan guna menghasilkan tenaga listrik yang lebih ramah lingkungan bagi lebih dari 2 juta pelanggan di Indonesia pada 2016.

Mitra Pendiri Saratoga Capital, Sandiago Uno, mengatakan, kemitraan Saratoga dan IFC telah berjalan lama dan perseroan sangat senang dapat bekerja sama dengan IFC dalam investasi di PT Medco Power Indonesia. “Kami berharap dapat bersama-sama meningkatkan infrastruktur tenaga listrik di Indonesia dan membangun Indonesia agar menjadi lebih maju,” ujar Sandi.

Sementara Counter Manager IFC untuk Indonesia Sarvesh Suri mengatakan, nantinya, salah satu fokus IFC di Indonesia adalah mengembangkan infrastruktur yang meliputi tenaga listrik dan energi ramah lingkungan.

Menurutnya, investasi IFC di PT Medco Power Indonesia dapat mendorong investasi sektor swasta di sektor Pembangkit Tenaga Listrik Milik Swasta di Indonesia, serta menunjukkan bahwa pembangkit energi ramah lingkungan dapat diterapkan di Indonesia.

IFC berkomitmen untuk menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur. Keterlibatan IFC dalam proyek ini membantu PT Medco Power Indonesia menetapkan posisinya sebagai penyedia solusi energi yang berkelanjutan serta mengembangkan bidang usaha baru, seperti mengembangkan proyek tenaga air berskala kecil

PT Medco Power Indonesia akan menghasilkan tenaga listrik yang lebih ramah lingkungan, yang dapat mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 500.000 ton per tahun dibandingkan dengan pembangkit listrik tenaga batu bara. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Kembali Perdagangkan Saham GTBO

Sejak disuspensi di 2015 lalu, kini PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO)…

BEI Bakal Tambah Tiga Sektor Saham Baru - Perbanyak Perusahaan Go Public

NERACA Jakarta – Dalam rangka meningkatkan likuiditas dan transaksi harian di pasar, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menambah tiga…

NH Korindo Rekomendasi Beli Saham PPRO - Harga Wajar Rp 260 Persaham

NERACA Jakarta - Nilai wajar harga saham PT PP Properti Tbk (PPRO) mencapai Rp260 per unit, lebih tinggi sekitar 32%…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…