Pendapatan SLJ Global Tumbuh 38,4%

Di semester pertama 2018, pendapatan PT SLJ Global Tbk (SULI) tumbuh 38,4% menjadi sebesar US$ 44,04 juta dibanding priode yang sama tahun lalu. Sebaliknya, laba usaha emiten produsen kayu plastik (polywood) ini minus 36,8% yoy. Namun demikian, perseroan masih mampu mengantongi laba bersih US$ 1,63 juta per Juni 2018. Keuntungan naik 45,8% ketimbang tahun lalu, terutama karena beban keuangan terpangkas signifikan.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, perseroan mengungkapkan, beban keuangan per Juni tahun ini turun menjadi US$ 2,65 juta dari sebelumnya US$ 5,27 juta. Ini terutama disebabkan penyusutan beban bunga pinjaman bank dari semula US$ 4,64 juta menjadi US$ 1,42 juta. Vice President SLJ Global David mengatakan, pasar produk perusahaan 90% untuk ekspor. Jadi, pelemahan rupiah tidak menekan kinerja.

Menurut David, perusahaan belum berencana ekspansi usaha. Oleh karena itu, perseroan hanya fokus ke pasar yang sudah ada yaitu AS, Korea, Jepang dan India. Dia berharap, semester kedua, pendapatan minimal sebesar pencapaian semester pertama, US$ 44 juta. Jadi, hingga tutup tahun ini, pendapatan ditargetkan sekitar US$ 88 juta. Target ini lebih tinggi dibanding pendapatan tahun lalu US$ 65,92 juta.

Meski kinerja laba masih tumbuh, namun, analis Panin Sekuritas William Hartanto menilai, fundamental SULI kurang bagus. Terutama rasio utang terhadap modal yang mencapai 2.707%.”Kinerja saham masih oke. Kemarin, koreksi karena kepanikan krisis Turki terbatas di support Rp 110," kata dia.

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Targetkan Transaksi Digital Tumbuh 30%

      NERACA   Jakarta – SEVP Consumer and Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Jasmin menargetkan transaksi digital melalui…

Ekonomi Global Mulai Membaik - OJK Bidik Himpun Dana di Bursa Rp 250 Triliun

NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimistis penggalangan dana di pasar modal tahun ini dapat mencapai Rp200 triliun hingga…

Kebanjiran Kontrak Baru - WEGE Incar Pendapatan Rp 7,72 Triliun

NERACA Jakarta – Seiring optimisme pertumbuhan pasar properti, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan pendapatan tahun ini sebesar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penetrasi Pasar di Luar Jawa - Mega Perintis Siapkan Capex Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Rencanakan membuka 20 gerai baru tahun ini guna memenuhi target penjualan sebesar 14%-15% menjadi Rp 509 miliar,…

Lagi, Aperni Jual Kapal Tidak Produkif

Dinilai sudah tidak lagi produktif, PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) resmi mendivestasi aset perusahaan berupa kapal, yaitu kapal…

Rig Tender dan Petrus Sepakat Berdamai

Perkara hukum antara PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) dengan PT Petrus Indonesia akhirnya menemui kata sepakat untuk berdamai. Dimana…