Buana Finance Dapat Kredit Rp90 Miliar

NERACA

Jakarta---Perusahaan pembiayaan PT Buana Finance Tbk (BBLD) mendapatkan kucuran kredit pinjaman sebesar Rp90 miliar dari PT Bank Capital Indonesia Tbk. Dalam keterbukaan informasi perseroan Jumat disebutkan pinjaman itu berjangka waktu 12 bulan dengan jaminan piutang perseroan sebesar 110% dari jumlah terhutang.

Disebutkan juga dampak dari kucuran pinjaman ini berdampak positif terhadap kegiatan operasional perseroan. Selain itu berdampak pula terhadap kelangsungan usaha perseroan dan modal kerja pun bertambah.

Perjanjian pemberian kredit pinjaman dari PT Bank Capital Indonesia Tbk kepada PT Buana Finance Tbk telah ditandatangani pada 22 Februari 2012. Namun, tidak ditunjukkan besaran bunga yang dibebankan kepada perusahaan dari pinjaman dari salah satu bank swasta tersebut.

Laba bersih perseroan yang berkode saham BBLD itu mencapai Rp70,37 miliar per akhir September, meningkat 78% dari periode yang sama pada 2010. Saham perseroan ditutup sementara di level Rp540 setelah stagnan hari ini dan membentuk kapitalisasi pasarnya Rp775,51 miliar dan rasio harga saham terhadap laba bersihnya (price to earnings ratio/PER) 8,39 kali.

Sebelumnya, PT Buana Finance Tbk memperoleh fasilitas modal kerja Rp50 miliar dari PT ICB Bumiputera Tbk. Dana tersebut dapat membantu perseroan meraih target pembiayaan Rp3 triliun pada tahun ini. "Plafon kita yang belum terpakai itu Rp500 miliar. Itu masih cukup untuk penyaluran pembiayaan sepanjang semester I dengan ditambah equitas kami," kata Direktur Utama Buana Finance Soetadi Limin.

Menurut Soetadi, perseroan masing memiliki modal sendiri Rp1 triliun dan berharap dapat memperoleh likuditas perbankan Rp2 triliun untuk ekspansi sepanjang tahun ini. **cahyo

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

CIMB Niaga Dukung Nasabah Wujudkan Ide Sosial

    NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali membuka pendaftaran kompetisi ide sosial bertajuk…

KNKS Dukung Penyusunan Roadmap Fintech Syariah

    NERACA   Jakarta - Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) mendukung adanya rencana penyusunan peta jalan atau roadmap untuk…

Masalah Bumiputera dan Jiwasraya Diharapkan Segera Selesai

    NERACA   Jakarta - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengharapkan adanya solusi mendesak untuk mengatasi permasalahan likuiditas yang…