MMKSI Raih Capaian Positif dan Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2018

MMKSI Raih Capaian Positif dan Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2018

NERACA

Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), membukukan angka pemesanan kendaraan (SPK) sebanyak 4.509 unit dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 yang diselenggarakan pada periode 2 – 12 Agustus 2018. Capaian ini melampaui target penjualan yang ditetapkan di awal pameran, yaitu 3.500 unit.

Secara rinci, pesanan kendaraan di booth Mitsubishi Motors GIIAS 2018 didominasi oleh XPANDER sebanyak 2.689 unit (60%), PAJERO SPORT 1.584 (35%). Kontribusi 5% pemesanan berasal dari model OUTLANDER SPORT, MIRAGE dan TRITON. Pencapaian ini terhitung hanya berasal dari SPK di ajang GIIAS 2018.“Izinkan saya menyampaikan apresiasi tertinggi kami kepada konsumen Indonesia, atas kepercayaan yang sangat baik terhadap produk kami, dan juga kepada rekan media masa untuk dukungan terus-menerus dalam pemberitaan Mitsubishi Motors pada skala nasional. Kepercayaan dan dukungan anda mendorong kami untuk terus memberikan produk terbaik dan juga layanan purna jual yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pasar Indonesia,” kata Kyoya Kondo, President Director PT MMKSI, Senin (13/8).

“Kami memperoleh pencapaian yang sangat baik di GIIAS, terutama untuk model andalan kami XPANDER dan PAJERO SPORT. Setelah satu tahun diperkenalkan di Indonesia, XPANDER terbukti tetap memiliki tempat spesial di hati para konsumen kami, dan melebihi target penjualan yang ditetapkan untuk GIIAS. Model SUV kami PAJERO SPORT juga mendapatkan respon yang luar biasa dengan capaian dua kali lipat dari target. Selain itu penghargaan yang kami terima pada GIIAS memotivasi kami untuk tetap meningkatkan layanan dari berbagai aspek. Perkenankan kami mendorong ambisi anda dengan produk kami dan layanan yang mendorong anda kemanapun anda inginkan, dengan pengalaman terbaik sebagai keluarga Mitsubishi Motors,” tambah dia.

Penjualan XPANDER pada GIIAS 2018 didominasi oleh varian Ultimate A/T sebesar 46%, sedangkan model PAJERO SPORT didominasi oleh varian Dakar 4x2 (60%). MMKSI menyediakan 3 unit kendaraan test drive (PAJERO SPORT Dakar 4x2, XPANDER Ultimate A/T dan Sport A/T).”Dalam 11 hari kami mendapatkan 827 orang peserta test drive, dengan dominasi model yang diminati yakni XPANDER Ultimate A/T dan PAJERO SPORT Dakar 4x2 A/T,” ujar dia.

Tidak hanya capaian dari sisi penjualan, Mitsubishi Motors juga memperoleh penghargaan di GIIAS:

1. Category Special Exhibit Passenger Car – 3rd – MITSUBISHI e-EVOLUTION CONCEPT

2. 3rd Winner of Favourite Booth Passenger Car Category > 2000 Sqm. Mohar

BERITA TERKAIT

Mahaka Media Klaim Sentimen Positif Pasar - Harga Saham Melesat Tajam

NERACA Jakarta – Keluar masuknya saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dari suspensi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuat kekhawatiran…

Industri Tekstil Indonesia Bidik Ekspor Senilai US$14 Miliar - Sepanjang 2018

NERACA Jakarta – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional diyakini mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan devisa dari ekspor…

BNI SYARIAH INTERNATIONAL ISLAMIC EXPO 2018

kiri ke kanan. Chairman Alia Convex Joko Asmoro, Direktur Bisnis SME dan Komersial BNI Syariah Dhias Widhiyati, Direktur Bisnis Korporasi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pentingnya Literasi dan Edukasi Keuangan untuk Mahasiswa

Pentingnya Literasi dan Edukasi Keuangan untuk Mahasiswa NERACA Jakarta - PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance” atau “Perseroan”), hari…

Tersangka Mantan Walkot dan Sekda Depok Terkesan Janggal Tidak Ditahan - Proses Penyidikan Tersangka Korupsi APBD-P 2015 Jalan Nangka

Tersangka Mantan Walkot dan Sekda Depok Terkesan Janggal Tidak Ditahan Proses Penyidikan Tersangka Korupsi APBD-P 2015 Jalan Nangka NERACA Depok…

Marka Jalan di Kota Sukabumi Masih Kurang

Marka Jalan di Kota Sukabumi Masih Kurang NERACA Sukabumi - Di kota Sukabumi kelengkapan marka jalan ternyata masih kurang, rata-rata…