BNI Terbitkan MTN Subordinasi Rp 100 Miliar

NERACA

Jakarta - Perkuat likuiditas dalam rangka rangka mendanai ekspansi bisnis, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) pada tanggal 10 Agustus 2018 menerbitkan Medium Term Notes (MTN) subordinasi I BNI tahun 2018 senilai Rp100 miliar. Untuk itu, telah ditunjuk PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai arranger serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk sebagai agen pemantau.

Sekretaris Perusahaan BBNI, Kiryanto dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menggatakan, penawaran MTN subordinasi dilakukan secara terbatas oleh penerbit kepada investor dengan jumlah sebanyak 100 investor dan dibeli tak lebih dari 49 investor.”Nilai penerbitan ditetapkan oleh penerbit dan penawaran tidak melalui surat kabar atau media massa karena bukan penawaran sebagaimana dimaksudkan sebagai penawaran umum dalam ketentuan pasal 1 angka 15 UU Pasar Modal,”ujarnya.

Sedangkan struktur MTN ini, dengan jangka waktu lima tahun dan bunga 8% pertahun. Selanjutnya, dana hasil penerbitan MTN ini akan digunakan untuk memperkuat modal pelengkap atau tier 2 dan modal kerja. Rincinya, dana itu untuk penyaluran kredit dan peningkatan komposisi struktur perhimpunan dana jangka panjang.

BERITA TERKAIT

Marak Penerbitan MTN - Pefindo Kantungi Mandat Rp 9,85 Triliun

NERACA Jakarta – Tren penerbitan surat utang korporasi di tahun politik masih tetap tumbuh. Bahkan berkah dari pertumbuhan surat utang…

Produk Indonesia Jelajah Lebih dari 100 Negara

NERACA Jakarta – Presiden Joko Widodo mengaku senang karena ada produk dengan merek asli Indonesia yang telah "menjajah" lebih dari…

URBN Bidik Rp 650,3 Miliar Private Placement

Danai pengembangan bisnisnya, PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) berencana menerbitkan 320,366 juta lembar saham baru atau 10% dari modal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PPRO Berikan Kran Air Siap Minum di Semarang

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada lingkungan, PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama…

Tawarkan IPO Rp 178 -198 Persaham - Interfood Bidik Kapasitas Produksi 10.600 Ton

NERACA Jakarta –Perusahaan produsen cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara menawarkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO)…

Mandom Targetkan Penjualan Tumbuh 10%

Sepanjang tahun 2019, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) membidik pertumbuhan penjualan sebesar 5% hingga 10%. Hal itu ditopang pertumbuhan penjualan…