Ketua DPR RI - Elite Politik Segera Akhiri Saling Sindir

Bambang Soesatyo

Ketua DPR RI

Elite Politik Segera Akhiri Saling Sindir

Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan elite politik dan seluruh elemen bangsa untuk segera mengakhiri saling mengejek dan saling menyindir di ruang publik dalam menghadapi pemilu 2019.

"Pendaftaran pasangan capres-cawapres di KPU sudah selesai. Sebelumnya, pendaftaran bakal caleg di KPU juga sudah selesai. Semua kekuatan politik diharapkan dapat menahan diri. Segera akhiri saling ejek dan saling sindir di ruang publik," kata Bambang Soesatyo melalui pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (12/8).

Menurut Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet, dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) sudah terpilih dan sudah mendaftarkan diri ke KPU, pada Jumat (10/8), sehingga tidak perlu diperdebatkan lagi. KPU juga sudah menutup masa pendaftaran capres-cawapres."Saat ini waktunya, koalisi partai pendukung pasangan capres-cawapres untuk melakukan konsolidasi sekaligus turut menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat," ujar dia.

Dua pasangan capres-cawapres dari dua kubu koalisi yang mendaftarkan diri di KPU adalah, pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno.

Politisi Partai Golkar ini menegaskan, saling ejek dan saling sindir yang mewarnai proses pembentukan koalisi partai dan penyaringan cawapres harus segera diakhiri, karena tidak produktif dan menimbulkan kegaduhan di ruang publik.

Menurut Bamsoet, suasana menuju tahap pendaftaran pasangan capres-cawapres dalam menghadapi pemilu presiden 2019, sempat menyita perhatian publik."Publik memberikan perhatian kepada proses pembentukan koalisi dan penyaringan sosok cawapres. Kedua proses ini sempat membuat ruang publik menjadi hiruk-pikuk," kata dia.

Bamsoet melihat, ada perang pernyataan, saling sindir, ada tudingan, serta kejutan terkait nama cawapres."Sangat disayangkan setelah pendaftaran pasangan capres-cawapres, ruang publik masih dipenuhi pernyataan-pernyataan yang berpotensi mengganggu kenyamanan publik," ujar dia. Ant

BERITA TERKAIT

Politik dan Ekonomi

Oleh: Dr. Edy Purwo Saputro, MSi Dosen Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Solo   Drama politik ekonomi semakin dipertontonkan para elite politik…

BUMN Memburuk di Tahun Politik

  Oleh: Djony Edward Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak zaman Orde Lama sudah mendapat julukan sapi perahan. Bahkan BUMN…

Gubernur Banten Minta Hambatan Proyek Strategis Segera Diatasi

Gubernur Banten Minta Hambatan Proyek Strategis Segera Diatasi NERACA Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim meminta kepada pihak terkait dan…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

KPK: Pembangunan Meikarta Dilakukan Sebelum Perizinan Selesai

KPK: Pembangunan Meikarta Dilakukan Sebelum Perizinan Selesai   NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri soal pembangunan proyek Meikarta di…

MK Minta Kejaksaan Jadi Pihak Terkait Uji KUHAP

MK Minta Kejaksaan Jadi Pihak Terkait Uji KUHAP NERACA Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) meminta Kejaksaan Agung untuk menjadi pihak…

Kemkumham: Jumlah Organisasi Kemasyarakatan di Indonesia Terus Bertambah

Kemkumham: Jumlah Organisasi Kemasyarakatan di Indonesia Terus Bertambah NERACA Jakarta - Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM bidang Penguatan Reformasi…