Vivotek Anggap Pasar Indonesia Penting

NERACA

Jakarta - Indonesia akan menggelar Asian Games 2018 pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang di Jakarta dan Palembang. Dalam waktu dua pekan, Indonesia akan menjamu sedikitnya puluhan ribu orang dari 45 negara peserta. Rasa aman dan nyaman dari para peserta Asian Games tersebut tentu menjadi prioritas komite penyelenggara, yang ditunjukkan melalui rencana pengadaan surveillance camera di berbagai titik kota Jakarta.

Menjawab kebutuhan tersebut, Vivotek Inc. menawarkan teknologi mutakhir yaitu FE9391-EV. Fisheye Camera keluaran raksasa teknologi Taiwan tersebut dilengkapi dengan anti-intrution software, yang dapat secara otomatis mendeteksi dan mencegah terjadinya credential-based attack serta menggagalkan peristiwa-peristiwa yang mencurigakan.

Stella Huang selaku Regional Manager of International Sales Department at Vivotek Inc. menyampaikan bahwa baik FE9391-EV maupun SC8131 saat ini telah memasuki pasar retail di Indonesia. “Karena Vivotek percaya bahwa Indonesia memegang peranan penting dalam pasar Asia, dan merupakan salah satu wilayah kunci dan signifikan dalam penjualan produk-produk mereka,” kata Stella, seperti dikutip dalam keterangannya, akhir pekan kemarin.

Stella menjelaskan bahwa kamera tersebut juga dilengkapi dengan Crowd Detection, yang dapat memperkirakan jumlah orang dalam sebuah zona dan dapat menunjukkan zona mana yang melebihi ambang batas ideal, sehingga memungkinkan pengguna menganalisis area tersebut untuk keperluan perbaikan dan antisipasi di masa mendatang.

Selain FE9391-EV, Vivotek juga memiliki kamera SC8131 yang dirancang menggunakan 3D Depth Technology. Teknologi yang dikembangkan sendiri oleh Vivotek tersebut mampu memberikan pelacakan yang tepat dengan akurasi penghitungan ketinggian yang mencapai hingga 98%.

Sebagai bagian dari upaya mereka untuk menjadi The Eye in IoT, Vivotek akan terus mengembangkan video surveillance technologies yang dimilikinya, serta memperkuat kemitraannya dengan global channel player dan solution provider di seluruh dunia.

BERITA TERKAIT

Investasikan Dana Rp 800 Miliar - The Parc Apartemen Bidik Pasar Milenial

NERACA Jakarta – Menyasar pasar potensial dari kalangan milenial, pengembang South City bangun The Parc Apartemen di Pondok Cabe, Tangerang…

Berburu Cuan Bisnis Perhiasan - Hartadinata Perluas Penetrasi Pasar Luar Jawa

NERACA Jakarta –Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) masih mengandalkan penambahan gerai baru. Perusahaan tahun…

KONDISI 2018 LEBIH BURUK DIBANDINGKAN SURPLUS 2017 - BPS: Neraca Perdagangan Indonesia Defisit US$8,57 Miliar

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan neraca perdagangan Indonesia (NPI) mengalami defisit hingga US$8,57 miliar sepanjang Januari-Desember 2018. Angka defisit ini…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Bantuan 50 Ekor Ayam Kementan Bantu Kehidupan Masyarakat

    NERACA Tasikmalaya - Kehidupan Cicih, seorang buruh tani di Desa Kiarajangkung, Kec. Sukahening, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi…

Utang Luar Negeri Naik 7% Jadi Rp5.220 Triliun

  NERACA Jakarta - Utang luar negeri Indonesia naik tujuh persen secara tahunan menjadi 372,9 miliar dolar AS per akhir…

PII Ingin Berikan Kenyamanan Berinvestasi - Indonesia PPP Day 2019

  NERACA Singapura - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Indonesia Public Private Partnership (PPP) Day 2019 di Singapura pada Selasa, (15/01)…