2500 Tukang Ojek Dapat Asuransi

NERACA

Kendari---- Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, mengasuransikan sekitar 2500 tukang ojek yang tergabung dalam aliansi ojek se-Kota Kendari. "Pemberian asuransi kepada penyedia layanan jasa ojek ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota Kendari terhadap warganya. Alasanya, pekerjaan ini rentan mengalami musibah kecelakaan,”" kata Wali Kota Kendari, Asrun di Kendari, Sabtu,

Menurut Asrun, pemberian asuransi kepada seluruh tukang ojek di Kota Kendari tersebut menggunakan Anggaran Pedapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Kendari tahun 2012. "Biayanya asuransinya murah sekitar 10.000 per orang, sehingga peyedia layanan jasa ojek ini sudah ditanggung asuransi kecelakaannya oleh Pemerintah Kota Kendari melalui asuransi Bumida," ujarnya

Lebih jauh kata Asrun, kalau kemampuan keuangan pemerintah kota tersebut makin besar, ke depan juga seluruh warga Kota Kendari bisa diasuransikan, sehingga biaya pengobatan atau perawatan tidak hanya datang dari jaminan kesehatan masyarakat.

Ketua Komunitas Ojek Kendari, Masariki mengatakan, pihaknya merasa terbantu dan dihargai oleh Pemerintah Kota Kendari yang berani mengansurasikan seluruh tukang ojek. "Ini menunjukan pemerintah peduli terhadap warganya, tak membedakan profesi ataupun status sosial, sehingga kami sebagai penyedia jasa ojek juga ikut diperhatikan," tambahnya

Perwakilan Asuransi Bumida Kendari, Cristofer mengatakan, peserta auransi diberikan santunan Rp300 ribu ketika terjadi kecelakaan luka-luka, dan kalau terjadi cacat tetap dan meninggal mendapatkan Rp3 juta. "Kecelakaan yang kami tanggung bukan hanya kecelakaan di jalan raya, tetapi juga di rumah yang menyebabkan luka-luka, cacat tetap atau meninggal, selama masih sebagai peserta asuransi, maka akan dilayani klaimnya," imbuhnya. *cahyo

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

CIMB Niaga Dukung Nasabah Wujudkan Ide Sosial

    NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali membuka pendaftaran kompetisi ide sosial bertajuk…

KNKS Dukung Penyusunan Roadmap Fintech Syariah

    NERACA   Jakarta - Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) mendukung adanya rencana penyusunan peta jalan atau roadmap untuk…

Masalah Bumiputera dan Jiwasraya Diharapkan Segera Selesai

    NERACA   Jakarta - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengharapkan adanya solusi mendesak untuk mengatasi permasalahan likuiditas yang…