Bapepam-LK Godok Lima Aksi Korporasi

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) tengah memproses tiga aksi korporasi untuk rights issue dan dua penerbitan obligasi pada kuartal pertama 2012. "Kami sedang proses tiga rights issue antara lain PT Bumi Citra Permai Tbk, PT Rukun Raharja Tbk, dan PT Sugih Energy Tbk, serta dua penerbitan obligasi yaitu penawaran obligasi berkelanjutan PT FIF dengan tahap pertama Rp2 triliun dan obligasi Bank Bukopin,"kata Kepala Biro Penilai Keuangan Perusahaan (PKP) Sektor Jasa Noor Rachman di Jakarta akhir pekan kemarin.

Kata Noor, PT Bumi Citra Permai Tbk akan melakukan penawaran umum terbatas dengan melepas saham baru 9.861.500.000, PT Rukun Haraja Tbk melepas saham baru 339.758.876, dan PT Sugih Energy Tbk akan melakukan penawaran umum terbatas dengan melepas saham baru sebanyak 24.272.250.000

Seperti diketahui, PT Bumi Citra Permai Tbk melepas 9,68 miliar saham untuk penawaran umum terbatas dengan harga Rp250 per saham. Target dana yang diperoleh sebesar Rp2,42 triliun. Perseroan juga akan menerbitkan waran dengan harga Rp275 per waran di mana 200 saham baru memperoleh 9 waran.

Dana hasil penawaran umum terbatas untuk akuisisi perusahaan bijih besi. Sementara itu, PT Rukun Raharja Tbk melepas 339,76 juta saham baru untuk penawaran umum terbatas dengan harga Rp677 per saham. Target dana yang diperoleh sebesar Rp230 miliar. Dana hasil penawaran umum terbatas akan digunakan untuk melunasi utang.

Sedangkan PT Sugih Energy Tbk akan melepas 24,27 miliar saham untuk penawaran umum terbatas. Dana hasil penawaran umum terbatas akan digunakan untuk membiayai akuisisi beberapa blok migas dan menambah modal kerja perusahaan.

Untuk penerbitan obligasi, Bapepam-LK sedang memproses penawaran umum obligasi berkelanjutan PT Federal International Finance senilai Rp10 triliun dengan tahap pertama Rp2 triliun dan penerbitan obligasi PT Bank Bukopin Tbk. (bani)

BERITA TERKAIT

Harga Saham Telkomunikasi "Berguguran" - Aksi Ambil Untung Investor

NERACA Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (12/10) di warnai aksi jual investor asing untuk melakukan…

DBS Incar Pertumbuhan Bisnis Korporasi 10%

      NERACA   Jakarta - PT Bank DBS Indonesia (DBS Indonesia) optimistis pendapatan segmen bisnis perbankan korporasi (institutional…

KPK: PT Quadra Bisa Dijerat Pidana Korporasi

KPK: PT Quadra Bisa Dijerat Pidana Korporasi NERACA Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengatakan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Hary Tanoe Terima Gelar Kehormatan Sulsel

NERACA Makassar - Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menerima gelar warga kehormatan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diberikan…

BEI Suspensi Perdagangan Saham Malacca

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), berikutnya perdagangan saham PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) dihentikan…

Panorama Bikin Anak Usaha Mitra Global

Menggeliatnya bisnis pariwisata saat ini memacu PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) untuk lebih agresif mengembangkan bisnisnya. Teranyar, perseroan membentuk anak…