Kemendes Yakin Angka Kemiskinan Turun Lantaran Dana Desa

NERACA

Jakarta - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yakin angka kemiskinan turun karena adanya dana desa. "Dana desa ini mendapat perhatian yang sangat serius. Dengan jumlah dana besar yang masuk ke desa itu tentunya telah berdampak sebagai penunjang aktivasi ekonomi masyarakat dan berdampak dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat," kata Sekjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (9/8).

Anwar Sanusi meyakini bahwa dari dana desa telah bisa memberikan nilai tambah atau manfaat bagi masyarakat desa dalam mengatasi berbagai permasalahan seperti kemiskinan dan pengangguran serta permasalahan lainnya yang masih terbelit di pedesaan. "Kalau dilihat dari data Badan Pusat Statistik (BPS), kemiskinan menurun hingga satu digit. Menurun terbanyak disumbangkan dari desa dibandingkan kota. Oleh karena itu, saya yakin menurunnya karena sumbangsih dari dana desa," kata dia.

Bukan itu saja, pada tahun ini dana desa yang digelontorkan untuk pembangunan wajib dilakukan secara swakelola atau padat karya tunai (PKT) dengan memberikan 30 persen sebagai upah kepada pekerja dari masyarakat desa setempat. Sehingga dengan sistem PKT ini, angka penggangguran di desa semakin menurun. "Kita yakin desa yang telah diberikan kewenangan dalam mengelola dana desa itu bisa mengelolanya dengan baik untuk kemajuan desa itu. Karena itu, pemerintah menginginkan agar dana desa bukan dihentikan. Tapi, ingin dinaikkan," katanya.

Untuk jumlah kenaikannya, kata Sekjen Kemendes PDTT, masih belum diketahui angka pastinya. Namun, diprediksi antara Rp73 triliun hingga Rp85 triliun tergantung dari kondisi keuangannya. "Yang jelas dana desanya dinaikkan. Ini adalah berita baik, tinggal kalian para kepala desa, perangkat desa dan seluruh pemangku kepentingan di desa untuk turut bersama-sama mengawal dana desa ini agar betul-betul sesuai dengan peruntukkannya dalam membuat desa-desa menjadi lebih maju, berkembang dan lebih mandiri," papar dia.

BERITA TERKAIT

Anggota Dewan Pengarah BPIP - Musuh Kita Ketidakadilan dan Kemiskinan

Prof Mahfud MD Anggota Dewan Pengarah BPIP Musuh Kita Ketidakadilan dan Kemiskinan Makassar - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi…

Proses Penyaluran Dana LPDB Tetap Berjalan

Proses Penyaluran Dana LPDB Tetap Berjalan NERACA Jakarta - Realisasi penyaluran dana bergulir Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro…

BRMS Kantungi Dana Segar US$ 198 Juta - Divestasi PT Dairi Prima Mineral

NERACA Jakarta – Sukses melepas saham di PT Dairi Prima Mineral (DPM), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mengantungi dana…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

KPPIP : Pembebasan Lahan Proyek Patimban Sesuai Prosedur

      NERACA   Jakarta - Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) menilai pembebasan lahan untuk proyek Pelabuhan Patimban…

DPR Minta Tanggul Roboh Di Bekasi Segera Diperbaiki - Antisipasi Musim Hujan

    NERACA   Bekasi - Anggota Komisi V DPR RI, Intan Fauzi meninjau langsung lokasi tanggul yang roboh di…

Luncurkan Produk Baru, Polytron Klaim Mampu Hemat 20%

      NERACA   Jakarta - Polytron Indonesia meluncurkan Polytron New Belleza Inverter dan Polytron Allure. Kedua produk ini…