BEI Yakin Akhir Maret Banyak Yang IPO

Neraca

Jakarta – Pasca pencatatan saham perdana PT Surya Eka Perkasa di awal bulan Februari kemarin, kini belum ada lagi perusahaan yang kembali mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Oleh karena itu, pihak BEI berharap akhir Maret akan lebih banyak lagi perusahaan yang mengajukan penawaran saham perdana atau IPO.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Eddy Sugito mengatakan, mulai akhir Maret diharapkan akan lebih banyak lagi perusahaan melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO), “Akhir Maret mendatang diharapkan pendaftaran perusahaan untuk melepas saham ke publik melalui mekanisme IPO marak," katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Menurutnya, calon emiten saat ini masih menunggu laporan keuangan 2011 sebelum mendaftarkan perusahaannya untuk mencatatkan sahamnya di Bursa. Jumlah perusahaan yang melakukan IPO pada awal tahun ini masih tergolong minim dikarenakan calon emiten masih akan memutuskan untuk menggunakan laporan keuangan kuartal empat 2011 atau laporan keuangan setahun penuh sebelum melantai di BEI.

Namun, dia meyakini, perusahaan yang berencana mencatatkan sahamnya di bursa efek domestik pada tahun ini masih antusias. "Jadi kami harapkan akhir Maret akan banyak calon emiten yang mendaftarkan (filing) untuk IPO," jelasnya.

Asal tahu saja, sepanjang tahun ini, baru tiga perusahaan yang melaksanakan pencatatan saham di BEI. Sementara BEI menargetkan sebanyak 25 perusahaan melaksanakan IPO pada 2012. Tiga perusahaan yang telah melaksanakan IPO tahun ini, yakni PT Minna Padi Investama Tbk (PADI), PT TIPhone Mobile Tbk (TELE), dan PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA).

Sebelumnya, BEI menargetkan lima perusahaan dapat melakukan pencatatan saham di Bursa domestik pada kuartal pertama tahun ini. Disebutkan, beberapa perusahaan ditargetkan itu akan menggunakan laporan keuangan per Desember 2011, maka diperkirakan perusahaan itu bakal masuk di akhir Januari hingga awal Maret 2012. ”Kalau dilihat kuartal pertama ini yang mencatatkan saham mungkin baru beberapa saja dikarenakan pada kuartal ini biasanya yang muncul hanya beberapa perusahaan yang diproses IPO-nya di bulan Desember 2011," paparnya (bani)

BERITA TERKAIT

Gunung Raja Paksi Lanjutkan Rencana IPO

PT Kresna Sekuritas menyebutkan salah satu calon emiten yang ditanganinya dan bakal IPO dalam waktu dekat adalah PT Gunung Raja…

Tiga Hal Yang Dikerjakan Pemerintah Sebelum Pindah Ibukota

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyatakan akan fokus kepada tiga hal sebelum merealisasikan wacana memindahkan ibu kota, guna…

Tawarkan Kupon 7,5% - BEI Dorong ASN Investasi Obligasi SBR 007

NERACA Solo - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan investasi Obligasi Negara SBR 007 sekaligus…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Menjawab Tantangan IKM From Zero To Hero

Pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia memacu geliat pertumbuhan industri e-commerce terus berkembang pesat. Berdasarkan prediksi McKinsey, penetrasi belanja online…

Penjelasan Belum Memuaskan - BEI Pastikan Suspensi KIJA Masih Berlanjut

NERACA Jakarta – Meskipun PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) sudah memberikan penjelasan terkait potensi gagal bayar atau default atas…

Rajawali Nusindo Buka Gudang Baru di Solo

Dalam rangka peningkatan omzet dan kinerja operasional, PT Rajawali Nusindo sebagai anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak…