Lembaga SRO Gelontorkan Dana Rp 75 Miliar - Bentuk Anak Usaha di Bidang IT

NERACA

Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) akan membentuk anak perusahaan teknologi informasi. Anak usaha itu akan mendukung perusahaan efek daerah dan anggota bursa (AB) yang belum memilki system perdagangan online.

Direktur Pengembangan BEI, Fawzi Hasan mengatakan, pada tahap awal tiga SRO (Self Regulatory Organitation) tersebut akan menggelontorkan dana Rp75 miliar sebagai modal dasar.”Tahap awal modal disetor Rp75 miliar dan sahamnya akan dimiliki BEI, KSEI dan KPEI masing masing 1/3,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dirinya menjelaskan, perusahaan Teknologi Informasi tersebut didirikan untuk mendukung rencana pembukaan ijin perusahaan efek daerah.“Nantinya, Perusahaan Efek Daerah dapat menggunakan fasilitas perusahaan teknologi informasi itu,” kata dia.

Selain itu, jelas dia, bagi AB yang belum menyediakan wahana perdagangan digital juga dapat memanfaatkan produk dari perusahaan teknologi informasi tersebut.“Kami harap perusahan Teknologi Informasi dapat berdiri akhir tahun ini,” tuturnya.

Sebelumnya, pihak BEI juga sedang mengkaji pembangunan sistem teknologi informasi perdagangan efek yang dapat digunakan oleh seluruh anggota bursa. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa, Laksono Widioto Widodo pernah bilang, upaya penguatan anggota bursa (AB) yang akan dilakukan adalah program-program yang dapat menekan biaya operasional AB,”Misalnya, dengan IT Sharing cost yang akan kami formulasikan caranya," ujarnya.

Menurutnya, bursa sebenarnya bisa menyediakan sistem IT perdagangan yang dapat digunakan oleh AB dengan biaya subsidi. Maka dari itu, biaya operasional AB bakal tertekan sehingga memberikan peluang AB yang masih merugi dapat membukukan laba. "Sebabkan banyak AB yang IT-nya sudah canggih, tapi banyak juga yang masih ketinggalan," ungkapnya.

BERITA TERKAIT

Saksi Ahli: BPPN Bukan Lembaga Mencari Untung

Jakarta – Saksi ahli perbankan mengungkapkan, Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) bukan lembaga mengejar untung atas rugi atas dana BLBI…

Merdeka Copper Raup Dana Rp 600 Miliar - Gelar Rights Issue

NERACA Jakarta –Aksi korporasi PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menerbitkan saham baru dengan penawaran umum terbatas (PUT) I melalui…

Dana Kelola Reksadana Naik Rp 4,35 Triliun

Perusahaan jasa penyedia informasi dan riset, PT Infovesta Utama dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mencatat dana kelolaan reksa dana…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Provident Agro Bagi Dividen Rp 260 Miliar

NERACA Jakarta - Hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Provident Agro Tbk (PALM) menyetujui usulan manajemen untuk…

Pacu Pertumbuhan Investor Lokal - Lagi, BEI Gelar Investor Summit di 8 Kota

NERACA Jakarta – Membidik pertumbuhan investor lokal dan ritel lebih besar lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Kliring…

Kerjasama POWN dan Danareksa - BEI Buka Galeri Investasi di Mall Surabaya

NERACA Jakarta - Dalam rangka perluas penetrasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali meresmikan galeri investasi BEI ke-400…