Mantan Ketua MK - Mahasiswa UGM Jaga Persatuan Bangsa

Mahfud MD

Mantan Ketua MK

Mahasiswa UGM Jaga Persatuan Bangsa

Yogyakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD. berharap para mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) ikut menjaga persatuan bangsa di tengah keberagaman adat dan budaya yang ada di Indonesia.

"Jagalah persatuan kita sebagai bangsa karena kita ini memang didirikan oleh beragam golongan dan beragam ikatan primordial," kata Mahfud saat berorasi dalam acara pembukaan Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) Universitas Gadjah Mada 2018 di Lapangan Grha Sabha Pramana UGM, Senin (6/8).

Di hadapan ribuan mahasiswa baru UGM, Mahfud menegaskan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonedia (NKRI) berdiri berlandaskan Pancasila sebagai ikatan yang menyepakati persatuan di tengah perbedaan suku, ras, bahasa, dan adat istiadat. Mengacu data statistik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada tahun 2010, Mahfud menyebutkan bahwa Indonesia memiliki 17.504 pulau dengan 1.360 suku dan 726 bahasa yang berbeda.

"Kekuatan kita justru ada dalam perbedaan itu. Oleh karena itu, kita harus berlaku adil dan egaliter menghormati hak-hak sesama warga bangsa untuk maju bersama," kata Mahfud yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini.

Menurut Mahfud, perbedaan adalah fitrah yang sengaja diciptakan oleh Tuhan sendiri. Perbedaan bukan kehendak manusia."Tuhan bisa menciptakan manusia ini satu jenis saja kalau dia mau, atau satu ras kalau mau, misalnya Melayu atau Jawa saja. Akan tetapi, Tuhan yang Mahakuasa menciptakan kita berbeda. Oleh karena itu, bersatulah dalam perbedaan itu," ujar dia.

Oleh sebab itu, Mahfud meminta seluruh mahasiswa UGM mampu menysukuri perbedaan itu dengan berkontribusi menjaga keutuhan NKRI yang telah diperjuangkan kemerdekannya oleh para pendiri bangsa pada masa lalu."Cara bersyukur adalah dengan manfaatkan semua nikmat agar kita bisa maju bersama, bukan maju sendiri-sendiri," kata Mahfud.

Dia sangat menyayangkan jika mahasiswa UGM tidak ikut menjaga NKRI karena dengan NKRI mereka bisa menjaga kelangsungan hidup suatu bangsa. Indonesia memiliki pemimpin-pemimpin besar yang bisa mengantarkan Indonesia menjadi negara merdeka. Ant

BERITA TERKAIT

Ketua DPR RI - Elite Politik Segera Akhiri Saling Sindir

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI Elite Politik Segera Akhiri Saling Sindir Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan elite…

Sarana Menara Rencanakan Buyback Saham 5% - Jaga Pertumbuhan Harga Saham

NERACA Jakarta – Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), emiten infrastruktur telekomunikasi PT Sarana Menara Nusantara Tbk.…

Ketua Umum PBNU Desak Penanganan Bencana Lombok Dipercepat

Jakarta, Penanganan bencana di Lombok perlu dipercepat lagi mengingat tingkat kerusakannya sangat parah. Semua pihak harus bahu-membahu menyisir kebutuhan darurat…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

KY Pertanyakan Putusan MK Terkait Hakim Nonkarier

KY Pertanyakan Putusan MK Terkait Hakim Nonkarier   NERACA Jakarta - Komisi Yudisial (KY) mempertanyakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 53/PUU-XIV/2016…

Audit Investigatif BPK Janggal, Abaikan Keputusan Rapat Kabinet dan KKSK

Audit Investigatif BPK Janggal, Abaikan Keputusan Rapat Kabinet dan KKSK NERACA Jakarta - Dokumen mengenai hasil keputusan Rapat Kabinet Terbatas…

Ketua MPR - Keadilan dan Kesenjangan Masih Harus Diperhatikan

Zulkifli Hasan Ketua MPR Keadilan dan Kesenjangan Masih Harus Diperhatikan Jakarta - Ketua Majelis Permuswaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan berpendapat…