Pemkab Lebak Kembangkan UMKM Cegah Urbanisasi

Pemkab Lebak Kembangkan UMKM Cegah Urbanisasi

NERACA

Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar tumbuh di masyarakat sehingga dapat mencegah urbanisasi ke luar daerah.

"Kami mendorong pelaku UMKM berkembang karena meningkatkan ekonomi juga penyerapan lapangan pekerjaan," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Babay Jumroni di Lebak, dikutip dari Antara. kemarin.

Pemerintah daerah mengapresiasi perkembangan UMKM di Kabupaten Lebak tumbuh dan menyerap lapangan pekerjaan sekitar 98.000 orang dari 49.217 unit usaha. Kehadiran UMKM itu tentu dapat membantu pencegahan urbanisasi para pencari kerja ke luar daerah.

Saat ini, warga Kabupaten Lebak kebanyakan pencari kerja memilih ke luar daerah hingga mancanegara. Pemerintah daerah terus mengoptimalkan pembinaan, pelatihan hingga sumber daya manusia (SDM) pelaku UMKM. Selain itu juga menyalurkan bantuan peralatan produksi hingga peningkatan kualitas kemasan agar produk UMKM menembus pasar domestik dan mancanegara.

"Kami mendorong pelaku UMKM itu berkembang karena menyumbangkan kesejahteraan masyarakat," kata dia menjelaskan.

Menurut dia, selama ini, sektor UMKM cukup membantu program pemerintah daerah karena menyerap tenaga kerja lokal itu. Dari 49.217 unit pelaku usaha diperkirakan menyerap tenaga kerja sebanyak 98.000 orang jika dikalkulasikan rata-rata menyerap tenaga kerja dua orang. Mereka para pekerja dengan penghasilan antara Rp50 ribu hingga Rp90 ribu per hari bergerak di bidang UMKM kerajinan tangan, alat rumah tangga, mebel, gula aren, batu kalimaya, bilik, batu fosil, aneka makanan dan anyam-anyaman."Kami memastikan UMKM dapat mengatasi pengangguran juga mencegah urbanisasi," ujar dia pula.

Hendra (50), seorang pelaku UMKM kerajinan minuman menyehatkan di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengaku dirinya memiliki tenaga kerja sebanyak tiga orang dengan pendapatan rata-rata Rp90 ribu per hari."Kami berharap ke depan bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi karena usahanya berkembang juga permintaan pasar cenderung meningkat," kata dia. Ant

BERITA TERKAIT

Sony Subrata: Buku Jagat Digital Mengupas Dampak Media Sosial

Sony Subrata: Buku Jagat Digital Mengupas Dampak Media Sosial  NERACA Jakarta - Anggota Dewan Pers yang juga Head of New…

Bintang Puspayoga Rilis Buku Sinergi Untuk Negeri

Bintang Puspayoga Rilis Buku Sinergi Untuk Negeri NERACA Jakarta - Bintang Puspayoga secara resmi merilis buku bertajuk Sinergi Untuk Negeri.…

Pemkot Sukabumi Raih WTN ke-16 Kalinya

Pemkot Sukabumi Raih WTN ke-16 Kalinya  NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Fachry Ali : Pemindahan Ibu Kota Jadi Awal Periode “Post Java” - FGD KLHS Pemindahan Ibu Kota

Fachry Ali : Pemindahan Ibu Kota Jadi Awal Periode “Post Java”   FGD KLHS Pemindahan Ibu Kota NERACA Jakarta - Pengamat…

Pertamina EP Tanggap Darurat Karhutla

Pertamina EP Tanggap Darurat Karhutla NERACA Jakarta – PT Pertamina EP, anak usaha PT Pertamina (Persero) sekaligus kontraktor kontrak kerjasama…

Survei: Sosok Wali Kota Depok Mendatang Tidak Melihat Asal Partai

Survei: Sosok Wali Kota Depok Mendatang Tidak Melihat Asal Partai   NERACA Depok - Hasil survei yang dilakukan oleh Klinik Digital…