Tari Zapin Jadi Pembuka Natuna Fun Touristic Festival 2018

Kesenian tradisional tari Zapin akan membuka Fun Touristic Festival 2018 yang dihelat di Pantai Kencana, Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Fun Touristic Festival 2018 dihadirkan pemerintah Kabupaten Natuna untuk mengangkat dan mempromosikan potensi pariwisata di Natuna.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengatakan sebagai salah satu kabupaten di Kepulauan Riau, Natuna memiliki potensi wisata yang tak kalah dengan daerah lain di Indonesia, terutama wisata bahari. Sebab, Natuna memiliki garis pantai sepanjang 460 kilometer dan lebih dari 150 pulau. Kondisi bawah laut Natuna juga masih terjaga. Dengan kekayaan terumbu karangnya, Natuna menyimpan titik-titik selam yang indah.

Natuna juga memiliki ragam budaya yang kental dengan nuansa Melayu. Hal ini selalu menjadi daya tarik terkuat wisatawan, terutama wisatawan mancanegara. Sayangnya potensi tersebut masih belum terpublikasi secara maksimal. "Ini sekaligus menunjukkan Natuna sebagai salah satu daerah terluar, menjadi gugusan terdepan dalam memajukan pariwisata tanah air," ujar Ngesti dikutip dari CNN Indonesia.com

Fun Touristic Festival menjadi acara pariwisata kedua. Sebelumnya, pemerintah Natuna juga sukses menggelar Senua Festival. "Kami yakin penyelenggaraan event seperti ini merupakan unsur penting, ruh dalam pengembangan pariwisata," kata Ngesti.

Lebih dari sekadar ajang promosi pariwisata, penyelenggaraan festival juga memiliki tujuan penting lainnya, yakni memberikan multiplier effect yang besar terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat serta pelaku usaha."Kami tentunya akan terus mengupayakan menghadirkan event berskala nasional maupun internasional ke depannya," kata Ngesti.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten (Kadisparbud) Natuna, Erson Gempa Afriandi, menjelaskan, Fun Touristic merupakan acara yang terdiri dari banyak rangkaian kegiatan. "Penyelenggaan event ini juga sekaligus memperingati hari jadi Kota Ranai ke-147, sekaligus yang menandai momen mulai menggeliat dan berkembang pesatnya Kota Ranai sebagai ibu kota Kabupaten Natuna sejak dahulu hingga sekarang," kata Erson seraya menyebut acara ini didukung oleh Kementerian Pariwisata.

Rangkaian kegiatan yang dihadirkan adalah festival band remaja, lomba menyanyi lagu Melayu, permainan gasing, lomba nyuluh/bekarang dan festival burung berkicau. Sebagai puncak acara adalah festival layang-layang tradisi, kreasi, lollipop, electric light, hingga layang-layang grande yang spektakuler karena dibawakan oleh pelayang internasional yang berasal dari tujuh negara. "Gelaran event seperti ini juga dapat menaikkan citra positif pariwisata Natuna di mata dunia," ujar Erson.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyarankan agar pemerintah daerah terus menjaga akses, amenitas dan atraksi di Natuna. "Lokasi Natuna berada di ujung utara Indonesia, langsung berbatasan dengan Vietnam dan Kamboja serta perairannya menjadi rute pelayaran internasional Hongkong, Jepang, Korea hingga Taiwan. Sehingga sangat potensial untuk mendatangkan wisman, harus terus banyak acara yang bisa mendatangkan Wisman," ucap Arief Yahya.

BERITA TERKAIT

Kemenpar Dorong Industri Kreatif Lewat Kustomfest 2018

Hasil karya anak bangsa tersaji dalam Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) 2018 resmi digelar Sabtu, (6/10). Sebanyak 155 motor dan…

IMF- WB 2018 : Diusulkan Zaman SBY, Dijalankan Zaman Jokowi

  Oleh: Hasan Zebua, Pengamat Masalah Ekonomi   Berbicara tentang suatu program, tidak mungkin program itu dibuat tanpa ada manfaat…

Jadi Tuan Rumah INAPG 2018, Prestasi Atlet Indonesia Melesat

  Oleh : Yurika Prastika, Mahasiswa UIN Bandung Sukses menyelenggarakan Asian Games, Indonesia kembali ditunjuk menjadi tuan rumah untuk pesta…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Bali Masih Jadi Wajah Pariwisata RI

Maklum adalah kata pertama yang muncul saat kaki mendaratkan kaki ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali. Maklum dengan antrean keluar…

Tsunami Hancurkan Pesona Bawah Laut Indonesia

Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah dilanda gempa dan tsunami pada Jumat (28/9). Bencana alam itu menyebabkan banyak…

Museum Pasifika, Objek Wisata Kelas Dunia di Jantung Nusa Dua

Belum lama ini, kabar menggembirakan datang dari Museum Pasifika yang menerima penghargaan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Perancis,…