Penyakit yang Timbul Karena Polusi Udara

Polusi udara dapat menyebabkan berbagai penyakit mulai dari yang paling utama yakni penyakit saluran pernapasan, kardiovaskular, hingga penyakit lain yang menyerang organ tertentu. Dokter ahli paru Agus Dwi Susanto menjelaskan polusi udara yang terus menerus dihirup setiap waktu dapat menyebabkan kerusakan pada fungsi organ.

"Polusi udara baik di dalam ruangan atau luar ruangan langsung berhubungan dengan sel paru saat menarik napas. Dari sel paru, partikel polusi itu bisa menyerang organ lainnya dalam tubuh melalui peredaran darah," kata Agus saat memaparkan hubungan polusi udara ambien dengan kesehatan dalam Seminar Kolaborasi Lintas Sektor: Menuju Udara Bersih 2030, di Jakarta dikutip dari CNN Indonesia.com.

Agus menyebut pada tahap awal, polusi udara itu menyebabkan perubahan subklinis atau kerusakan tanpa timbulnya gejala dan tidak memerlukan obat. Perubahan subklinis ini mengakibatkan berkurangnya respon paru dan terjadi kerusakan pada tingkat sel. Kerusakan ini terjadi pada setiap orang yang menghirup polusi udara secara intens.

"Ini yang sering tidak disadari karena tidak ada gejala, tapi sebenarnya polusi udara sudah merusak. Dampaknya tentu tidak sekarang, tapi 10 atau 20 tahun lagi," tutur Agus yang merupakan Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia ini.

Pada tahap lanjut, kerusakan sel itu semakin luas dan dapat menyerang saluran pernapasan atas hingga saluran pernapasan bawah. Kerusakan itu mulai menunjukkan gejala dan memerlukan penanganan. Pada kerusakan yang parah, polusi udara dapat menyebabkan kematian dini. Agus menyebut beberapa penyakit yang timbul akibat polusi udara seperti infeksi saluran pernapasan, asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), hingga kanker paru.

Selain penyakit pada saluran pernapasan, polusi udara juga dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular atau berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah.

BERITA TERKAIT

Waspadai Hoax yang Ancam Suksesnya Pemilu

  Oleh: Ariffudin Ahsan dan Akbar Zuliandi, Pemerhati Sosial Media   Pemilihan legisliatif dan pemilihan presiden 2019 akan segera dilaksanakan…

Jokowi Pimpin Negara dengan Bobot Governance yang Sangat Kuat dan Bagus - Menteri LHK

Jokowi Pimpin Negara dengan Bobot Governance yang Sangat Kuat dan Bagus Menteri LHK NERACA Bogor - Ribuan massa menghadiri acara…

Perludem: Kepastian Hukum yang Kuat Penting untuk KPU

Perludem: Kepastian Hukum yang Kuat Penting untuk KPU NERACA Jakarta - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Nutrisi Tepat Bisa Cegah Stunting

Debat Pilpres 2019 antara cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin dan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno membahas salah satu…

Konsumsi Minuman Manis Tingkatkan Risiko Kematian

Kebiasaan mengonsumsi minuman manis harus dikurangi jika Anda ingin hidup lebih lama. Studi terbaru menunjukkan minuman manis dapat meningkatkan risiko…

Kacang Terbaik Penurun Kadar Kolesterol

Sebagian orang masih menganggap kacang sebagai makanan asin, berlemak, dan berkalori tinggi. Namun, sejumlah ahli gizi telah menyimpulkan bahwa kacang…