Fokus Pada Perbaikan Sarana Pendidikan - Program PKBL Jawa Barat :

Neraca. Dalam acara peresmian Bersama Proyek-Proyek CSR – PKBL Jawa Barat yang berlangsung di Gedung Pakuan Jalan Otto Iskandardinata Bandung, terungkap jumlah dana CSR yang diresmikan peluncuran sebesar Rp 518 miliar. Dari jumlah dana tersebut, penyaluranya ada yang melalui direct dan indirect. Jumlah dana yang berhasil dihimpun dalam program CSR, berasal dari beberapa perusahaan baik BUMN, BUMD dan BUMS yang mencapai 45 perusahaan.

Acara yang dibuka Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan, itu dihadiri pula Staf Ahli Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) Syakkri Riyanto dan Staf Ahli Menteri Perindustrian, Widodo Widianto, beberapa Kepala Daerah, Pimpinan Media Masa dan undangan lainnya. Acara diwarnai Dialog yang dipandu presenter kondang Tina Talisa yang juga sebagai Duta CSR Jawa Barat.

Dalam Program corporate social Responsibility (CSR) ini berhasil menghimpun dana hasil penyisihan keuntungan BUMN yang digunakan untuk membangun berbagai sarana kebutuhan masyarakat. Terutama sarana dan prasarana pendidikan yang pada tahun 2011 lalu di wilayah Jawabarat berhasil membangun lebih banyak ruang kelas dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Untuk itu, Gubernur Jawa Barat memberikan apresiasi atas bantuan CSR yang merupakan bagian upaya untuk membangun kembali sejumlah bangunan sekolah yang rusak juga sekolah yang rusak akibat gempa bumi tahun 2009 lalu. Dengan bantuan tersebut, diharapkan dapat mendorong pihak-pihak lain untuk juga dapat memberikan CSR nya bagi kemajuan Jawa Barat, khususnya bidang pendidikan.

Untuk di sektor pendidikan saja, dana CSR mempunyai andil dalam program pembangunan ruang kelas baru. Dari 5.000 ruang kelas baru yang ditargetkan dapat dibangun di tahun ini, 1.000 ruang kelas baru didanai melalui dana yang bersumber dari CSR

Pembangunan di Jawa Barat adalah tanggungjawab bersama.oleh karena itu, peran aktif para pengusaha dalam menyalurkan CSR nya untuk kepentingan masyarakat adalah hal yang patut didukung. Dengan membangun kembali gedung sekolah atau memperbaiki gedung yang rusak akan membantu kemajuan dunia pendidikan di Jawa Barat.

BERITA TERKAIT

Freeport Tak Perlu Negosiasi - Oleh Edy Mulyadi : Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Gaduh pemberitaan soal divestasi PT Freeport Indonesia (PT FI) publik jadi bingung. Para menteri yang merasa terkait dengan perkara ini…

Pemerintah Gencarkan Implementasi Program e-Smart IKM - Industri Kecil dan Menengah

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Industri Kecil dan Menengah (IKM) kembali menggelar Workshop e-Smart IKM…

Angka Kemiskinan Jawa Barat Turun

Angka Kemiskinan Jawa Barat Turun NERACA Bandung - Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2017 menunjukkan, angka kemiskinan di…

BERITA LAINNYA DI CSR

Jangkau Luas Rumah Layak Huni - Lagi, Yayasan Intiland Gandeng Habitat

Melanjutkan kesuksesan dalam menyediakan rumah layak huni kepada masyarakat yang tidak mampu, perusahaan properti PT Intiland Development Tbk, melalui Yayasan…

Ringkan Beban Disabilitas Tuna Rungu - Mensos Serahkan 424 Alat Bantu Dengar di Sulsel

Dalam rangka memudahkan komunikasi bagi penyadang disabilitas yang kurang mampu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 425 alat bantu dengar…

Menaklukan Soal Matematika - Siswa di Daerah Pun Kini Lebih Percaya Diri

Percaya atau tidak, terkadang sumpah serapah ada kalanya bisa menjadi kenyataan. Hal inilah yang menggambarkan pengalaman Adit, guru privat di…