Bakti Sosial IIP BUMN Bagi Korban Merapi

Neraca. Ikatan Isteri Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (IIP BUMN), melakukan bakti sosial bagi korban bencana erupsi Gunung Merapi di hunian sementara Dusun Kuwang, Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rombongan IIP BUMN yang dipimpin Ny Nasiah Dahlan Iskan tersebut menyerahkan beberapa bantuan yang ternyata sesuai dengan kebutuhan masyarakat penghuni hunian sementara korban Merapi.

Bantuan tersebut berupa toples sebanyak 3.050 untuk semua penghuni hunian sementara (huntara) di Cangkringan, tempat makan balita sebanyak 1.400 untuk 30 kelompok posyandu dengan jumlah balita 1.400 anak, tempat penyaji PMP 70 set untuk 30 kelompok Posyandu, tikar sejumlah 110 untuk semua huntara di Cangkringan dan Ngemplak.

Selain itu bantuan juga berupa benih sayur untuk huntara Kentingan, Kecamatan Ngemplak, benih ikan lele sebanyak 245.000 ekor untuk 150 kolam untuk huntara yang masih membudidayakan lele, spinner untuk huntara Watuadeg, handsealer, paranet, wajan dan baskom untuk penghuni huntara Gondang 3, press Batako untuk huntara Gondang 2, bibit Jamur sebanyak 1.000 log untuk huntara Gondang 2, kambing delapan pasang untuk huntara Gondang 1, induk ayam 20 pasang untuk huntara Banjarsari dan Jetis Sumur.

Kemudian cetakan kue 50 buah untuk kelompok mandiri Jetis Sumur, buku 1.000 buah untuk pengembangan administrasi dan tikar.

Bantuan dari IIP BUMN tersebut diserahkan secara simbolis kepada 14 orang yang menerima berbagai bantuan tersebut.

Nasiah Dahlan Iskan mengatakan bahwa bantuan tersebut agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Yang jelas bantuan tersebut memang sudah agak terlambat, namun tidak mengurangi manfaat dari bantuan tersebut. Yang jelas setelah erupsi Merapi yang sudah lebih dari satu tahun ini masyarakat penghuni huntara dan lokasi erupsi sudah ada tanda-tanda kehidupan yang baik, artinya masyarakat maupun tanaman yang ditanam pada lahan bekas erupsi sudah sudah ada kehidupan yang baik," katanya.

Ia mengatakan, dengan bantuan tersebut diharapkan sudah bisa untuk mengkaryakan warga shelter atau huntara dan bantuan tersebut sesuai dengan harapan masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan bahwa bantuan tersebut sudah sesuai kehendak penerima bantuan makanya pasti dipakai dan dimanfaatkan dengan baik, kerana memang sudah sesuai dengan kebutuhan dan tepat sasaran.

"Bantuan tersebut akan dapat meningkatkan kesejahteraan maasyarakat penghuni shelter, karena dari berbagai bantuan tersebut dapat dipergunakan untuk memproduksi bahan dan makanan yang dapat dijual," katanya.

Menururut dia, bantuan tersebut dapat dikelola secara kelompok, sehingga semua anggota akan merasakan hasil yang dapat meningkatkan kehidupan ekonominya.

Penyerahan bantuan tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Nasiah Dahlan Iskan selaku pemberi bantuan dan Kustini Sri Purnomo selaku penerima bantuan juga dilakukan penebaran bibit lele.

BERITA TERKAIT

Strategi "Survival of The Fittest" Bagi Mal

Oleh: Muhammad Razi Rahman Persaingan dalam ekonomi memang untuk para pelaku usaha yang tangguh, terutama bila kondisi perekonomian ternyata menjadi…

Kemenperin Beri Masukan Kebijakan KITE Bagi IKM - Kemudahan Impor Tujuan Ekspor

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) mengusulkan beberapa langkah strategis untuk mendukung pelaksanaan…

CISFED: Demokrasi Aksesoris Ancaman Bagi Indonesia

CISFED: Demokrasi Aksesoris Ancaman Bagi Indonesia NERACA Jakarta - Secara umum praktik demokrasi yang berjalan saat ini sekadar demokrasi aksesoris…

BERITA LAINNYA DI CSR

Jangkau Luas Rumah Layak Huni - Lagi, Yayasan Intiland Gandeng Habitat

Melanjutkan kesuksesan dalam menyediakan rumah layak huni kepada masyarakat yang tidak mampu, perusahaan properti PT Intiland Development Tbk, melalui Yayasan…

Ringkan Beban Disabilitas Tuna Rungu - Mensos Serahkan 424 Alat Bantu Dengar di Sulsel

Dalam rangka memudahkan komunikasi bagi penyadang disabilitas yang kurang mampu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 425 alat bantu dengar…

Menaklukan Soal Matematika - Siswa di Daerah Pun Kini Lebih Percaya Diri

Percaya atau tidak, terkadang sumpah serapah ada kalanya bisa menjadi kenyataan. Hal inilah yang menggambarkan pengalaman Adit, guru privat di…