Komitmen Berbagi Bersama Bangsa - Refleksi 55 Tahun Astra :

Neraca. Sudah banyak suka dan duka yang telah dilewati Astra. Setelah bangkit dari badai krisis multidimensi 1998 yang menggoncang ekonomi Indonesia, diikuti krisis tahun 2008 serta krisis Eropa yang masih berlangsung, Astra dengan manajemennya yang solid mampu keluar dari situasi sulit. Semuanya merupakan suatu pembelajaran dan kumpulan pengalaman panjang. Berbekal pengalaman inilah, Manajemen Astra mampu beradaptasi dan fleksibel dalam berbagai kondisi.

Acara yang secara serentak dilakukan oleh anak perusahaan dan cabang-cabang Astra di seluruh Indonesia ini, dengan diawali berdoa bersama dan membacakan sambutan oleh Presiden Direktur PT Astra International Tbk tentang refleksi 55 Tahun perjalanan Astra. Semangat untuk mewujudkan visi dan misi perusahaan, senantiasa menerapkan nilai filosofi Astra Catur Dharma dan “Berbagi Bersama Bangsa” dengan mengajak seluruh insan Astra untuk berkontribusi aktif memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Selama 55 tahun Astra berkarya, Indonesia adalah sumber inspirasi tanpa henti. Negeri yang memberi kesempatan untuk berkembang dan berbagi bersama.

Grup Astra sudah melakukan berbagai kegiatan di bidang pendidikan, yang meliputi pengembangan hardware, brainware, dan software, pelatihan tenaga pendidik, pengembangan materi kurikulum sekolah, bantuan beasiswa, pelatihan siswa berprestasi dan pendidikan remaja putus sekolah, bedah sekolah serta pendirian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Komitmen Astra dalam kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan, salah satunya juga Astra turut memajukan dunia Pendidikan di Indonesia yang diwujudkan dengan dedikasi 55.000 jam berbagi ilmu oleh insan Astra. Dengan tujuan akan berbagi ilmu dan pengalaman di lembaga-lembaga pendidikan formal seperti sekolah, universitas maupun organisasi-organisasi seperti karang taruna atau organisasi kepemudaan.

Selain program tersebut Astra juga memiliki beberapa program tanggung jawab sosial perusahaan yang lainnya, Di antaranya program kepedulian sosial yang dilakukan Astra untuk peringatan HUT ke-55 ini adalah : Pertama: 550.000 pohon – Astra untuk Lingkungan; Kedua: 55.000 Kantong Darah – Astra untuk Kesehatan; Ketiga 55.000 jam pelatihan – Astra Mengembangkan UKM. Perusahaan juga mengajak seluruh insan Astra untuk mengimplementasikan program “Berbagi Bersama Bangsa sepanjang 2012” dengan baik dan sukses.

55 Tahun sudah Astra berkiprah dalam kancah perekonomian negeri ini dengan perkembangan 6 divisi usaha yang terus mencatatkan kontribusi yang baik dari waktu ke waktu. Dengan jumlah penduduk yang hampir mencapai 240 juta, didominasi oleh usia produktif dibawah 30 tahun dengan pendapatan per kapita US$ 3.500 dan pertumbuhan GDP ke depan stabil di angka 6-7%, Indonesia akan menjadi pusat pertumbuhan dunia. Pada tahun 2025, menurut World Bank, Indonesia diperkirakan akan menjadi salah satu dari 7 pusat pertumbuhan dunia, bersama dengan China, India, Eropa, Amerika Serikat, Jepang dan Inggris.

Pasar dan peluang semakin terbuka itu juga berarti kompetisi dan tantangan semakin besar, namun dengan semangat untuk terus membangun Astra berkomitmen untuk mensejahterakan kehidupan bangsa, karena dengan membangun Astra artinya juga turut membangun Indonesia.

HUT Astra ke-55 juga ditandai dengan pembukaan acara InnovAstra ke-28 yang merupakan ajang kompetisi dan apresiasi tahunan dalam budaya inovasi dan improvement, Astra Award (sebuah apresiasi untuk memacu perusahaan-perusahaan Grup Astra dalam merumuskan dan mengimplementasikan “Winning Team, Winning Concept & Winning System”), serta Astra Green Company (AGC) dan Astra Friendly Company (AFC) Award.

Sebagai salah satu perusahaan terbesar di Indonesia,Astra dengan yakin akan bisa mengambil peran lebih besar untuk membangun bangsa dan negara ini, salah satunya adalah memberikan yang terbaik bagi bangsa dan bagi pelanggan. “satisfying the customer is enough, now delighting and giving beyond their expectation is a must”.

Dengan semakin terbukanya pasar dan perkembangan perekonomian di Asia, peluang akan semakin besar dan seiring dengan itu, kompetisi bisnis tentunya juga akan semakin meningkat. Untuk menghadapi itu, kita perlu selalu berupaya untuk membangun keunggulan daya saing organisasi dengan lebih cepat dan lebih baik. Hal ini sejalan dengan Catur Dharma ke-4, yang mengajak kita untuk selalu berusaha untuk mencapai yang terbaik (Strive for Excellence).

BERITA TERKAIT

Tertib di Tiga Tahun Pemerintahan Presiden Jokowi

Oleh: Joko Setiabudi, Mahasiswa Pasca Sarjana FISIP- UI Menjelang tiga tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf…

Capaian Prestasi 3 Tahun Pembangunan Infrastruktur Jokowi

                                  Oleh: Indah Rahmawati…

Menjelang Tiga Tahun Pemerintahan Mr. Jokowi

  Oleh: Andakara Setiawan, Mahasiswa Pasca Sarjana FISIP Unpad Menjelang tiga tahun masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden…

BERITA LAINNYA DI CSR

Jangkau Luas Rumah Layak Huni - Lagi, Yayasan Intiland Gandeng Habitat

Melanjutkan kesuksesan dalam menyediakan rumah layak huni kepada masyarakat yang tidak mampu, perusahaan properti PT Intiland Development Tbk, melalui Yayasan…

Ringkan Beban Disabilitas Tuna Rungu - Mensos Serahkan 424 Alat Bantu Dengar di Sulsel

Dalam rangka memudahkan komunikasi bagi penyadang disabilitas yang kurang mampu, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan 425 alat bantu dengar…

Menaklukan Soal Matematika - Siswa di Daerah Pun Kini Lebih Percaya Diri

Percaya atau tidak, terkadang sumpah serapah ada kalanya bisa menjadi kenyataan. Hal inilah yang menggambarkan pengalaman Adit, guru privat di…