BPR Syariah Dorong Ekspansi Kredit SDRA

Jakarta - PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (SDRA) yang telah mengakuisisi BPR Syariah memberikan semangat guna mendongkrak penyaluran kredit. Hal ini sejalan dengan momentum penurunan BI rate sehingga dapat menutup ekspansi kredit tahun ini.

Informasi yang dikutip dari riset E Trading Securities menyebutkan aksi ekspansi perusahaan ini dilakukan untuk menunjang rencana bisnis perusahaan yang salah satunya adalah meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) menjadi Rp6 triliun dengan komposisi dana murah sebanyak 65%. Hal ini cukup optimis mengingat pada tahun 2011 lalu porsi tersebut hanya sebesr 25-30% dari total DPK perusahaan.

Yang jelas, rencana ekspansi ini memang sudah seharusnya dilakukan perusahaan mengingat tingkat suku bunga BI sudah turun cukup dalam sehingga perbankan harus memanfaatkan momen ini untuk menambah jumlah ekspansi kreditnya agar dapat menutupi defisit yang dikarenakan penurunan margin pendapatan bunga perusahaan. Perusahaan saat ini diperdagangkan pada PE 11x dengan PE industri 15x.

Perseroan tahun ini akan mengakuisisi BPR Syariah dengan modal Rp10 miliar. Perseroan juga menargetkan ekspansi jaringan cabang sebanyak 10-15 unit. Saat ini jumlah cabang mencapai 101 kantor.

Sementara dari keterbukaan informasi yang diterbitkan BEI mengungkapkan SDRA akan melakukan pembayaran kupon bunga ke-1 senilai Rp7,25 miliar yang akan jatuh tempo pada 1 Maret 2012 mendatang.

Dalam proses ini, PT Bank Permata Tbk (BNLI) menjadi Agency Operation Manager dan juga sebagai wali amanat obligasi SDRA I-2011. Pembayaran obligasi dengan tingkat suku bunga tetap ini telah ditempatkan dalam bentuk deposito di Bank Permata Tbk.

Prosesnya akan dilakukan pada 29 Februari 2012, dengan mengirimkan dana tersebut ke Kustodian Setral Efek Indonesia (KSEI) selaku agen pembayaran. Obligasi I-2011 yang diterbitkan perseroan senilai Rp200 miliar, terdiri dari dua seri obligasi, yaitu seri A berjangka waktu 2 tahun dengan kisaran kupon 10,50%-11,50% dan seri B berjangka waktu 3 tahun dengan kisaran bunga 11%-12%. **cahyo

BERITA TERKAIT

BTPN Syariah Bakal Lepas Saham 10% - Gelar IPO di Kuartal Tiga 2018

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT BTPN Syariah dalam waktu bakal melakukan penawaran saham perdana alias…

Bank Panin Tambah Porsi Saham Jadi 42,54% - Rights Issue Panin Dubai Syariah

NERACA Jakarta - Jelang rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) alias rights issue, PT Bank Panin…

Dewan Dorong Pemkot Sukabumi Bangun Gudang Aset

Dewan Dorong Pemkot Sukabumi Bangun Gudang Aset NERACA Sukabumi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Sukabumi mendukung penuh jika…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Taspen Raih Laba Bersih Rp721 miliar

      NERACA   Jakarta - PT Taspen (Persero) sepanjang tahun 2017 mencatat laba bersih sebesar Rp721,73 miliar, tumbuh…

Naik 15,5%, BTN Cetak Laba Rp3,02 triliun

      NERACA   Jakarta - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukan hasil positif sepanjang 2017 dengan…

Penghambat Inklusi Keuangan di Indonesia Menurut Presiden

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebutkan ada dua penghambat perluasan inklusi keuangan di Indonesia, yakni…