Bangun Wisata Baru, Bali Tourism Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun

PT Bali Tourism Development Corporation Persero berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan sebanyak Rp3 triliun. Tahap awal, perusahaan perhotelan pelat merah ini akan meluncurkan Rp500 miliar pada Juni 2012.

Kata Direktur Utama Bali Tourism Development IB Wirajaya, penerbitan obligasi berkelanjutan ini akan dilakukan tahap awal sebesar Rp 500 miliar, “Nantinya, dana hasil penerbitan surat utang ini guna memenuhi kebutuhan pembangunan Kawasan Pariwisata Mandalika Lombok serta pembebasan lahannya, “katanya di Jakarta, Rabu (22/2).

Dia juga menjelaskan, pembangunan kawasan wisata tersebut akan menelan biaya hingga Rp3,5 triliun dan kini, perseroan tengah melakukan uji analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).

Dalam penerbitan obligasi ini, perseroan tengah menunggu hasil pemeringkatan dari lembaga pemeringkat baik Pefindo maupun Fitch Ratings. Perseroan juga akan mempercayakan penjamin obligasi kepada sesama BUMN."Kita fokus sesama BUMN saja. Ini kan sesuai dengan arahan menteri biar sinergi," ujarnya.

Perseroan pun optimistis penerbitan surat utang ini mendapatkan respon yang positif dari instansi pemerintahan.

Menyoal Mandalika, sudah ada 10 investor yang berminat menanamkan investasinya di kawasan tersebut. Bahkan, ada beberapa investor yang berkeinginan membangun lapangan golf dalam kawasan tersebut. Pada Oktober 2011, pemerintah telah melakukan pemancangan tiang pertama (ground breaking). (bani)

BERITA TERKAIT

Sinarmas AM Targetkan Dana Kelola Rp 500 Miliar - Terbitkan Produk ETF Pertama

NERACA Jakarta – Ramaikan produk Exchanged Traded Fund (ETF) di pasar modal, PT Sinarmas Asset Management menerbitkan reksa dana indeks…

Hari Ini Penyampaian Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang Baru

Hari Ini Penyampaian Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang Baru NERACA Sukabumi - Ketua Badan Musyawarah (Banmus)…

BTN Pluit Resmi Jadi Kantor Cabang Penuh - Targetkan DPK Rp 1,2 Triliun

Seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk di Provinsi DKI Jakarta, khususnya Jakarta Utara yang akan mendorong kebutuhan pembiayaan perumahan, PT Bank…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di NTB Tetap Tumbuh

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Mataram, Nusa Tenggara Barat, I Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana menyatakan, transaksi pembelian saham…

Tawarkan Harga Rp 190-230 Persaham - HK Metals Bidik Dana IPO Rp 337,33 Miliar

NERACA Jakarta -PT HK Metals Utama menawarkan harga saham perdana antara Rp 190-230 per saham. Nantinya, dana  hasil IPO akan…

Siapkan Sanksi Tegas - BEI Ingatkan Soal Aturan Free Float Saham

NERACA Jakarta - Meskipun meleset dari target, pihak PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengingatkan emiten untuk memenuhi kewajiban aturan…