BEI Optimalkan Pinjam Meminjam Efek - Tingkatkan Transaksi Saham

NERACA

Jakarta – Optimalkan fasilitas pinjam meminjam efek dalam rangka meningkatkan transaksi saham di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan membenahi mekanisme pinjam meminjam efek (PME). Langkah yang dilakukan adalah dengan menyusun lendable pool, sehingga investor memiliki referensi dan jaminan ketersediaan saham.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi menjelaskan, dalam lendable pool ini publik akan mengetahui saham-saham apa saja yang tersedia untuk ditransaksikan dalam aksi pinjam meminjam efek.”Ini seperti jaminan ketersediaan dan informasi. Jadi kalau misal saham tertentu tidak ada dalam lendable pool maka investor bisa beralih ke saham lain. Tujuannya untuk meminimalisasi gagal serah,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Kata dia, lendable pool saat ini sebenarnya telah tersedia. Namun belum difungsikan secara maksimal sehingga referensi dan jaminan mengenai ketersediaan saham masih sangat minim. Alhasil, aksi pinjam meminjam efek masih sepi. Padahal, sambung Hasan, fasilitas ini bisa membantu peningkatan transaksi. Bahkan, di beberapa negara PME wajar dilakukan dan menjadi sumber keuntungan bagi investor jangka panjang.

Disampaikanya, dari pada sahamnya didiamkan di kustodian ada beban biaya, lebih baik dipinjamkan bisa untung. Ini biasa terjadi di banyak negara. Adapun, untuk pemberi pinjaman fasilitas ini dapat menghindarkan potensi kegagalan saham untuk penyelesaian transaksi bursa, dan mendukung strategi transaksi short selling, margin trading, baik yang dilakukan anggota kliring maupun nasabahnya.

Terdapat dua jenis PME yang tersedia di KPEI, yakni PME Reguler dan PME Front End. PME Reguler adalah jenis PME yang memiliki jumlah fee yang tetap, sedangkan PME Front End adalah jenis PME yang memiliki perhitungan imbalan jasa yang ditetapkan melalui proses tawar menawar antara pemberi pinjaman dan peminjam.

Perbedaan lain terletak pada cara peminjaman. Untuk mekanisme PME regular, dengan cara manual yaitu menghubungi KPEI jika ingin meminjam efek, yang apabila telah tersedia lawannya yakni pemberi pinjaman, maka selanjutnya penerima maupun pemberi pinjaman akan melakukan input pesanan pinjaman di e-CLEARS.

Sebaliknya, mekanisme PME front end menggunakan apliaksi front end dalam melakukan peminjaman, di mana terdapat proses tawar-menawar besaran fee terlebih dahulu antara penerima dan pemberi pinjaman. Jika proses tawar-menawar fee final (matched), maka pesanan pinjaman tersebut akan diteruskan ke sistem e-CLEARS.”Kami ingin ada relaksasi dan kepastian mengenai PME. Kami ingin ketersediaannya terjaga. Kami bersama Otoritas Jasa Keuangan dan pelaku sedang menginventarisir apa saja yang dibutuhkan," kata Hasan.

Masih dalam meningkatkan transaksi saham, BEI juga bakal memberikan kemudahan short selling. Saat ini, transaksi short sellingterbatas karena persedian saham yang menjadi objek transaksi kerap kali menjadi persoalan sehingga terjadi gagal serah.

BERITA TERKAIT

Tangerang Great Sale Tingkatkan Belanja Hingga 25 Persen

Tangerang Great Sale Tingkatkan Belanja Hingga 25 Persen NERACA Tangerang - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang mencatat program Tangerang…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…

Lion Air Rencanakan IPO - BEI Pastikan Belum Terima Dokumen Resmi

NERACA Jakarta – Wacana Lion Air bakal menggelar penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…