Produsen-produsen Ban Terbesar di Dunia

Neraca. Ingat ban, ingat Goodyear. Goodyear boleh dibilang sebagai cikal bakal tumbuhnya industri ban di Tanah Air. Berdiri sejak 1898 ketika Frank Seiberling membangun perusahaan dengan menggunakan uang pinjaman dari seorang iparnya, Goodyear tumbuh menjadi produsen ban yang disegani di dunia.

Kisah sukses produsen ban itu dimulai dari 13 pekerja yang menghasilkan ban-ban sepeda dan kereta, alas tapak kaki kuda, serta chip untuk bermain poker, bisnis Goodyear terus berkembang hingga akhirnya menjadi perusahaan karet terbesar di dunia pada 1926. Seiring perkembangan industri otomotif, motto Goodyear saat itu, "More people ride on Goodyear tires than on any other kind", atau "Lebih banyak orang menggunakan ban Goodyear daripada jenis-jenis lainnya", sangat dikenal masyarakat dunia.

Kini, The Goodyear Tire & Rubber Company yang berpusat di Amerika Serikat adalah perusahaan produsen ban terbesar di dunia yang memproduksi berbagai jenis ban, produk karet dan kimia di lebih dari 60 pabrik di 25 negara. Total karyawan perusahaan mencakup 75.000 orang di seluruh penjuru dunia.

Untuk mengukuhkan posisi sebagai yang terdepan dalam industrinya, Goodyear terus mempertahankan kerjasama dengan berbagai perusahaan otomotif terkemuka di dunia sebagai penyedia produk ban Original Equipment. Hingga kini, Goodyear terus menjalin kerjasama dengan menjadi penyedia ban resmi untuk kendaraan Toyota, Honda, Nissan, Suzuki, Volkswagen, Audi, Mercedes Benz, BMW, Citroen, Ford, dan General Motor.

Goodyear merupakan perusahaan ban terbesar di dunia yang selain memproduksi ban dengan merek sendiri, juga memproduksi merek yang tak kalah disegani seperti Dunlop, Kelly, Fulda, Lee, Sava, dan Debica. Unit-unit bisnis perusahaan di luar ban juga menyediakan produk-produk karet dan polymer untuk pasar otomotif dan industrial. Brand global Goodyear, seperti yang dikenal saat ini dengan ribuan terobosan, inovasi, penemuan baru, dan penyempurnaan, merupakan refleksi dari karakter yang berani, inovatif, dan bersahaja dari para pendirinya.

Di Indonesia, Goodyear telah hadir sejak 1935. Sebagai anak cabang The Goodyear Tire & Rubber Company, PT Goodyear Indonesia Tbk memusatkan operasinya di atas lahan seluas 172.000 meter persegi di Bogor, Jawa Barat. Hingga kini, produsen ban pertama di Indonesia ini tetap dikenal secara konsisten menghasilkan berbagai jenis ban yang berkualitas tinggi dari masa ke masa.

Produksi ban Goodyear Indonesia ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik, sebagai Original Equipment beberapa produsen kendaraan roda empat, serta sebagai komoditas ekspor ke berbagai negara di dunia. Mengacu pada Undang-Undang nomor 1 tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing, PT Goodyear Indonesia Tbk telah menawarkan 15% dari jumlah saham yang ditempatkan kepada masyarakat dan telah dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.

Sebagai bagian dari perusahaan dengan identitas global , PT Goodyear Indonesia Tbk mendapat dukungan penuh dari pusat teknologi dan inovasi produk yang terletak di Jepang, Eropa dan Amerika Serikat.

Selama beberapa tahun terakhir, PT Goodyear Indonesia Tbk meraih berbagai penghargaan bergengsi, seperti Penghargaan Original Equipment - 25 Tahun sebagai Toyota Supplier; Penghargaan Kalpataru sebagai Perusahaan Terbaik dalam Kategori Pembina Lingkungan, dan Superbrand Award sebagai satu satunya perusahaan ban yang mendapatkan penghargaan tersebut di Indonesia.

Pada 2004, PT Goodyear Indonesia Tbk mendapatkan dua penghargaan sekaligus dari Toyota, yaitu untuk Target Kualitas dan Pengiriman serta Zero Defect Achievement.

Penghargaan lain yang diterima Goodyear, terutama di wilayah Asia Pasifik, antara lain: Brand Laureate Award 2006/07 - Asia Pasific's Best Brand; "The Most Trusted Tire Company" in Asia - TNS Survey (2007).

Berkembang Pesat

Industri ban kini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Seiring dengan perkembangan outomotif dan berbagai ragam tipe kendaraan, penggunaan ban menjadi bagian penting yang tak terelakkan. Ban juga bukan hanya semata-mata pelengkap memaksimalkan fungsi roda, tetapi juga bagian penting untuk kelengkapan kebutuhan keamanan, dan kenyamanan berkendara.

PT. Bridgestone Tire Indonesia merupakan Perusahaan patungan swasta Nasional Indonesia dengan swasta Jepang. Perusahaan didirikan pada tanggal 8 September 1973, berdasarkan UU Pemerintah Republik Indonesia No.1/1967, tentang Penanaman Modal Asing.

Pemegang saham terdiri dari PT. Sinar Bersama Makmur, Bridgestone Corporation dan Mitsui & Co, Ltd.

Bridgestone kini telah memperluas ekspornya ke Asia Tenggara, Oceania, Negara-negara Timur Tengah dan Afrika, yang menghasilkan devisa bagi negara.

Perusahaan produsen ban ini mempunyai motto menyumbang masyarakat dengan produk bermutu tinggi. Motto ini menjadi dasar bagi perusahaan untuk memberikan pelayanan professional sehingga pelanggan memperoleh kenikmatan, kenyamanan, dan keselamatan, serta kepuasan sewaktu berkendara dengan menggunakan ban merk Bridgestone.

Teknologi Bridgestone

Seluruh produk-produk Bridgestone dirancang dan dikembangkan melalui penelitian yang mendalam, dan pengembangan secara terus menerus, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Pusat Pengembangan Teknologi Ban di Tokyo, Jepang yang menggunakan teknlogi terbaru. Sehingga kualifikasi dan syarat mutu Bridgestone telah memenuhi standar internasional.

Sebagai produsen ban utama di Indonesia, Bridgestone memiliki berbagai keunggulan, antara lain : jaminan mutu bagi setiap produk Bridgestone, produk-produk sangat inovatif sesuai kebutuhan pelanggan, layanan penjualan yang dekat dengan pelanggan, serta dukungan manajemen dan infrastruktur yang sangat memadai.

PT. Bridgestone Tire Indonesia telah mendapatkan pengakuan mutu produknya oleh Bridgestone Corporation sehingga mendapat kepercayaan sebagai basis Export Bridgestone ke seluruh dunia.

Hal ini merupakan dorongan bagi PT. Bridgestone Tire Indonesia untuk lebih meningkatkan mutu produk dan kapasitas produksinya.

Kumho Tires

Kumho Tires adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi rentang yang penuh di bawah merek Kumho dan Marshal. Mereka ini menjadi produk resmi yang melengkapi produsen mobil seperti Chrysler, Daimler, Ford, General Motors, Hyundai, Kia, Mitsubishi, and Volkswagen.

Kumho Tires mempunyai tiga fasilitas pabrik di Korea Selatan yaitu pabrik Pyeongtaek Plant, pabrik Gokseong dan pabrik Gwangju yang termasuk Kumho Research and Development Center.

Selain itu terdapat juga tiga pabrik di China yaitu pabrik Tianjin, pabrik Gaoxin di Nanjing) dan pabrik Changchun. Sedangkan pabrik liannya di Vietnam yang terdapat di Provinsi Binh Duong.

Kumho Tires mengekspor ban ke seluruh dunia dan mempunyai organisasi jaringan pemasaran global.

Kumho mempunyai tiga pusat litbang, di mana yang terbesar terdapat di Gwangju, Korea Selatan. Dua pusat litbang lainnya ada di Akron, Ohio dan Birmingham, West Midlands.

Semua ini melayani masing-masing pasar ban di AS dan Eropa. Pusat litbang lainnya terletak di Buchholz (Germany) and Tianjin (China).

Kumho Tyre (UK) Ltd (anak perusahaan Kumho Tires Co., Inc.) dibentuk pada 1977. Fungsi administrasinya berbasis di Sutton, Surrey dan departemen pemasarannya berada di Birmingham.

Pada 2007, Kumho menjadi mitra Platinum dari Manchester United Football Club. Perusahaan ini diklasifikasikan sebagai sponsor resmi klub itu. Dalam kemitraan dengan Manchester United, Kumho meluncurkan kampanye "Pemain Aman" yang dirancang untuk meningkatkan kepedulian pemuda akan keamanan di jalanan. Perusahaan ini juga mensponsori berbagai event kegiatan motor seperti European Formula 3 Racing.

Pada Mei 2008 Kumho Tires memulai pembangunan fasilitas produksi di Macon, Georgia. Pabrik ini diharapkan memproduksi sedikitnya 2,1 juta unit ban per tahun. (agus/dbs)

BERITA TERKAIT

GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari - Permintaan Ban TBR Meningkat

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…

Maraknya Ijazah Palsu, Inilah Dampaknya Pada Dunia Pendidikan

  NERACA Jakarta - Lembaga Konsultasi & Bantuan Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (selanjutnya di singkat LKBH UTA '45)…

Bank Dunia : Kelas Menengah Dorong Pertumbuhan Ekonomi

    NERACA   Jakarta - Laporan terbaru Bank Dunia menyatakan peningkatan jumlah kelas menengah di Indonesia bisa menjadi upaya…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Hidup di Negeri 1001 Bencana

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNP) menyebutkan, data sementara kejadian bencana alam sejak 1 Januari hingga 20 November, ada 2.057 bencana…

Mengukur Dampak Siklon Cempaka dan Dahlia

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan Siklon Tropis Cempaka dan Dahlia yang melanda sebagian wilayah Jawa belum lama ini merupakan…

Bencana Alam Jadi “Magnet” Menarik Wisatawan?

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, masyarakat di seluruh dunia tertarik untuk menyaksikan erupsi Gunung…