Desain Ban Canggih dan Antipeluru

Mengikuti permintaan pasar yang makin meningkat soal keamanan, BMW merilis mobil anti peluru terbaru dan tercanggih. Mobil yang diberi nama BMW X5 Security ini dirancang khusus sebagai kendaraan Kepala Negara dan petinggi lainnya.

Menurut pressportal.com, BMW X5 Security berbahan dasar anti peluru tertangguh. Dengan kapasitas lima penumpang yang dilengkapi dengan kompartmen untuk senjata.

Ketebalan kulitnya mencapai 22mm yang mampu menahan gempuran pistol Magnum kaliber 44. Keistimewaan BMW X5 Security lainnya terlihat dari bahan-bahan hand-made.

Tujuannya untuk menghasilkan kompartmen yang tak mempunyai titik

lemah. Bahkan lipatan pintu dan stik percepatan juga anti peluru. Bagian ban juga menjadi salah satu andalan BMW.

Pasalnya bila pun tertusuk benda tajam atau terkena peluru, ban tersebut masih bisa menempuh jarak 30 mil dengan kecepatan 50 mil per jam.

Bila terjadi serangan frontal, si pengendara bisa berbicara dengan sipenyerang tanpa harus membuka pintu atau jendela. Tak ketinggalan, mobil ini juga dilengkapi kamera di bagian depan, belakang,dan samping. Menggambarkan secara lengkap bagian mobil yang ingin dilihat.

Mesin BMW X5 Security berisi mesin V8 engine 4,8 liter yang bisa menghasilkan 355 horse power. Serta mencapai kecapai kecepatan 62 mil per jam dalam waktu 7,5 detik. Secara otomatis mobil ini akan membatasi kecepatan si pengendara hingga 131 mil per jam.

Tanpa Angin

Produsen ban terbesar di dunia, Bridgestone, ikut ambil bagian dalam perhelatan akbar pameran otomotif di Tokyo Motor Show 2011. Kali ini, mereka memamerkan hasil pengembangan terkini berupa ban tanpa angin anti kempes.

Seperti dilansirGizmag, Senin 5 Desember 2011, ban konsep ini telah berhasil melewati ujian pada sebuah kendaraan di Jepang, yang digunakan bagi manula. Hebatnya, seluruh material untuk membuat ban tersebut dapat didaur ulang.

Di bagian dalam roda-roda 9 inci dibekali jari-jari terbuat dari thermoplastic-resin. Jari-jari itu didesain menyebar ke seluruh bagian tapak ban. Bridgestone sengaja membuat ban berdesain solid, agar tidak membutuhkan udara dan mencegah bocor.

Bridgestone masih terus melakukan evaluasi terhadap kinerja ban tersebut, sebelum produksi massal ke pasar. Teknologi ban tanpa angin ini bukanlah yang pertama kali. Ban tanpa udara Michelin Tweel bahkan pernah memenangi penghargaan medali emas Intermat untuk kategori inovasi pada 2006.(agus/dbs)

BERITA TERKAIT

Sektor Teknologi dan Manajemen Risiko

  Oleh: Achmad Deni Daruri President Director Center for Banking Crisis     Korporasi Alibaba segera akan mengganti para akuntannya…

AdhiKarya dan PPD Integrasikan Sistem Transportasi - Kawasan LRT City

      NERACA   Jakarta - PT AdhiKarya (Persero) Tbk, melalui Departemen Transit Oriented Development (TOD) & Hotel menawarkan…

Dianggap Rugikan Pihak Ketiga yang Bukan Debitur dalam Eksekusi - Dirut BRI dan Kurator Dipolisikan

Dianggap Rugikan Pihak Ketiga yang Bukan Debitur dalam Eksekusi Dirut BRI dan Kurator Dipolisikan NERACA Jakarta - Direktur Utama Bank…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

"Saya Perempuan Anti Korupsi"

Gerakan "Saya Perempuan Anti Korupsi" (SPAK) dari Indonesia mendapat penghargaan International Anti-Corruption Excellence (IACE) Award dari PBB. IACE Award merupakan…

Deregulasi Dapat Menjadi Pencegahan Korupsi

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa deregulasi dapat menjadi salah satu strategi yang penting untuk mencegah praktik korupsi. "Salah satu strategi…

Paling Berbahaya "Corruption By Design"

Mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas mengingatkan jenis korupsi yang paling berbahaya adalah korupsi yang dilakukan karena rekayasa yang dilakukan oleh…