Indosat Realisasikan Obligasi Rp 2,71 Triliun

Hasil penerbitan obligasi berkelanjutan II PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) tahap III sebesar Rp 2,71 triliun telah direalisasikan oerseroan untuk membayar utang ke bebarapa pihak.”Dana setelah dikurangi biaya untuk melaksanakan penawaran umum sudah dialokasikan untuk melakukan pembayaran utang,”kata Presiden Direktur PT Indosat Ooredoo Tbk, Joy Wahyudi dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disampaikan Joy, dana hasil obligasi sebesar Rp844 miliar guna membayar obligasi berkelanjutan II Indosat tahap I seri A tahun 2017. Lalu, Rp782 miliar untuk membayar obligasi berkelanjutan I Indosat tahap II seri B Tahun 2015. Kemudian, utang di Citibank N.A Rp530 miliar dan utang ke BCA Rp465,59 miliar. Kemudian sisanya untuk bayar sukuk ijarah berkelanjutan I Indosat tahap II seri B tahun 2015 Rp76 miliardan sukuk ijarah berkelanjutan II Indosat Ooredoo tahap I seri A tahun 2017 Rp17 miliar.

Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal atau capex hingga Rp8 triliun. Lewat capex tersebut, perseroan berkomitmen untuk mewujudkan penambahan dan peningkatan jaringannya di Lampung dan akan dilanjutkan ke berbagai wilayah lain di Indonesia selama tahun 2018. Disebutkan, sekitar 80% dari capex akan digunakan untuk investasi jaringan dan sisanya 20% untuk non jarigan.

Saat ini, pasar di luar Jawa sangat kompetitif karena masyarakat membutuhkan alternatif layanan dan pada saat yang sama kebutuhan akses data masyarakat semakin meningkat sebagai antusiasme mereka memasuki dunia digital.

BERITA TERKAIT

WIKA Bukukan Laba Bersih Rp 2,07 Triliun

NERACA Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sepanjang tahun 2018 mencetak laba bersih sebesar Rp2,07 triliun, tumbuh signifikan…

KPK Usulkan Rp20 Triliun untuk Pembiayaan Parpol

KPK Usulkan Rp20 Triliun untuk Pembiayaan Parpol NERACA Jakarta - KPK mengusulkan Rp20 triliun dari APBN digunakan untuk membiayai kegiatan…

Bukukan Penjualan Rp 106,74 Triliun - Porelahan Margin HM Sampoerna Makin Tebal

NERACA Jakarta – Di tahun 2018, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mencatatkan penjualan bersih Rp106,74 triliun atau naik 7,72% pada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…