Oase di Tengah Kota Jakarta

Neraca. Tempat ini adalah Taman Situ Lembang, yang terletak di Jl. Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, di sisi Jl. Lembang yang bersimpangan dengan Jl. Sutan Syahrir. Taman yang dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1920 ini seolah menjadi "oase" di tengah kepenatan hidup di ibu kota. Taman ini terbuka untuk umum, dan biasanya digunakan warga untuk menikmati suasana nyaman dan tenang yang jarang ditemukan di tengah kepadatan kota Jakarta. Untuk masuk ke taman ini tidak dipungut biaya, sehingga tempat ini menjadi alternatif wisata murah bagi warga Jakarta, terutama yang tinggal di sekitar daerah Menteng.

Taman Situ Lembang adalah sebuah taman dengan situ (danau buatan) yang berbentuk oval di tengahnya. Taman Situ Lembang dikelilingi rumah-rumah mewah yang beradapada kawasan elit di Menteng Jakarta Pusat. Di tengah taman, terdapat danau buatan berbentuk oval dengan luas 11.500 meter persegi.

Di tengahnya terdapat air mancur yang pada waktu-waktu tertentu menyemburkan airnya, serta tebaran daun teratai yang pada waktunya akan mengeluarkan bunga berwarna merah jambu. Sebagian besar warga yang datang ke taman ini umumnya memilih duduk-duduk di tepi danau. Beberapa orang bahkan terlihat asyik memancing ikan di danau. Terlihat beberapa orang sedang berjalan-jalan melintasi jalan setapak di sekeliling danau. Taman Situ Lembang umumnya dikunjungi warga pada sore hari dan paling ramai dikunjungi pada hari Sabtu dan Minggu.

Di tempat permainan anak yang terletak di salah satu sudut taman, banyak orang tua atau para pengasuh sedang menemani atau mengawasi anaknya bermain. Karena suasana nyaman di dalam taman ini, tak jarang tempat ini dijadikan sarana berkumpul berbagai komunitas.

Aktivitas yang dilakukan warga umumnya seperti jalan sore, memancing, mengobrol dan aktivitas lainnya. Kawasan taman ini sering digunakan sebagai tempat berkumpul beberapa komunitas. Di sekitar taman Situ Lembangterdapat puluhan merpati jinak dan beberapa monyet peliharaan yang dapat diberi makan oleh pengunjung.

Di sekitar taman beberapa penjual menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman yang dapat dinikmati oleh pengunjung.

BERITA TERKAIT

Perekonomian Indonesia Tumbuh di Tengah Krisis Ekonomi Global

  Oleh: Rizal Arifin, Pemerhati Ekonomi Pembangunan   Kritik oposisi terhadap Pemerintah terkait target pertumbuhan ekonomi dibawah 6 persen mejadi…

Dinas Kesehatan Kota Bekasi Supaya Proaktif

Mengingat masa berlaku Kartu Sehat (KS) yang dikeluarkan Pemkot Bekasi tercantum hingga Desember 2018, alangkah baiknya Dinas Kesehatan Kota Bekasi…

BAZ Kota Sukabumi Kerjasama Dengan BRI - Walikota Akan Keluarkan Perwal Kewajiban ASN Bayar Zakat Melalui BAZ

BAZ Kota Sukabumi Kerjasama Dengan BRI Walikota Akan Keluarkan Perwal Kewajiban ASN Bayar Zakat Melalui BAZ NERACA Sukabumi - Demi…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Pemprov Banten Sebut Kawasan Anyer Sudah Aman Dikunjungi

Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pariwisata menyatakan bahwa kawasan wisata di Pantai Anyer dan sekitarnya telah aman dikunjungi pasca tsunami…

Ini Tantangan Baru Industri Pariwisata di Indonesia

Salah satu usaha mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun depan, Kementerian Pariwisata akan lebih fokus menggarap segmen pasar…

Likuefaksi di Palu Bakal Dijadikan Tempat Wisata

Salah seorang anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Matindas J Rumambi mengatakan semua lokasi likuefaksi di Kota Palu dan Kabupaten…