Kabupaten Sukabumi Akan Peringati Hari Koperasi di Kawasan Geopark Ciletuh

Kabupaten Sukabumi Akan Peringati Hari Koperasi di Kawasan Geopark Ciletuh

NERACA

Sukabumi – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi, akan memperingati Hari Koperasi tingkat daerah di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Ciletuh dipilih, sebagai ajang promosi wisata, sekaligus promosi pengembangan koperasi dan usaha berbasis wisata sesuai karakteristik wilayah.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menegah (DPKUKM) Kabupaten Sukabumi, Asep Japar kepada Neraca Selasa (17/7) mengungkapkan saat ini, minat masyarakat ikut koperasi sudah mulai tumbuh.“Kami ingin kawasan geopark ini menjadi pusat kegiatan masyarakat berbasis ekonomi. Dan basis ekononi itu kami harapkan dikelola oleh koperasi,” ujar Asep Japar.

Ia menambahkan peringatan Hari Koperasi ini, bukan semata seremonial. Namun menunjukkan eksistensi koperasi di wilayah tersebut.“Koperasi sudah terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan bagi anggota dan masyarakat, dan pada momen ini, kami ingin mengajak masyarakat mencintai dan menjadi bagian koperasi, sekaligus mengembangkan pariwisata,” paparnya.

Pada kegiatan itu, kata dia, akan digelar sejumlah kegiatan seperti lomba gerak jalan, dan lain sebagainya.“Ada hadiah bagi masyarakat yang mau mengikuti kegiatan itu, berupa doorprize,” tambahnya.

Kemudian, sambung dia, produk Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan dibazarkan pada kegiatan itu.“Ini kesempatan masyarakat mendapatkan produk terjangkau, dan kesemparan bagi pelaku usaha mengenalkan hasil karya,” tandasnya.

Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan kegiatan itu untuk konseling itu pada seputar kegiatan yang dilaksanakan DPKUKM Kabupaten Sukabumi.“Dan kmai berencana menggandeng Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) ikut andil dalam kegiatan ini, sekaligus melakukan sosialisasi dan konseling,” katanya.

Kontribusi koperasi terhadap produk domestik bruto (PDB) di Indonesia baru sebesar 3,99 persen pada usianya yang ke-71 tahun di Indonesia pada 2018. Sedangkan penetrasi anggota terhadap jumlah penduduk baru sebesar 10 persen berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM pada 2017.

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) secara berulang telah menyatakan pengakuannya terhadap koperasi dengan menjadikan tahun 2012 sebagai tahun koperasi. Hal itu menjadi bagian penting dari perwujudan pembangunan berkelanjutan dan terakhir diakui sebagai warisan tak benda dunia. Ron

BERITA TERKAIT

Suku Bunga Acuan Masih Akan Naik di 2019

P { margin-bottom: 0.08in; }A:link { }       NERACA   Jakarta – Chief Economist Bank Mandiri Anton Gunawan…

Disnakertrans Kota Sukabumi Berangkatkan Dua KK

Disnakertrans Kota Sukabumi Berangkatkan Dua KK NERACA Sukabumi - Tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi…

Caleg DPR RI A. Bagus Pekik : Kerjasama Daerah Antar Kota dan Kabupaten Sukabumi Sangat Positif - Sukabumi Harus Bangun KEK dan Menjadi Destinasi Wisata

Caleg DPR RI A. Bagus Pekik : Kerjasama Daerah Antar Kota dan Kabupaten Sukabumi Sangat Positif Sukabumi Harus Bangun KEK…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemkot Sukabumi Terus Berikan Perhatian Kepada Penyandang Disabilitas

Pemkot Sukabumi Terus Berikan Perhatian Kepada Penyandang Disabilitas NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengakui jika fasilitas khusus untuk…

Padi Organik jadi Sektor Unggulan, Petani Dilatih Metode System of Rice Intensification

Padi Organik jadi Sektor Unggulan, Petani Dilatih Metode System of Rice Intensification NERACA Jakarta - Dalam menjalankan program tanggung jawab…

OUE Lippo Healthcare Bangun Rumah Sakit Internasional di Shenzhen

OUE Lippo Healthcare Bangun Rumah Sakit Internasional di Shenzhen NERACA  Jakarta - Grup Lippo terus melebarkan ekspansi usaha. Tak lama…