Jamkrindo Jaring Startup Bidang Pangan Lewat Kompetisi

NERACA

Jakarta - Sebanyak 10 startup bersaing kuat di acara final penjurian Jamkrindo Startup Challenge (JSC) 2018 yang diadakan di Lantai 10 Ruang Penjaminan Gedung Perum Jamkrindo, Jumat (13/7). Kegiatan Penjurian Final JSC 2018 dibuka langsung oleh Direktur Operasional dan Jaringan Perum Jamkrindo Kadar Wisnuwarman dan dihadiri juga oleh Direktur Keuangan, Investasi Dan Manajemen Risiko Perum Jamkrindo I Rusdonobanu.

Dalam sambutannya, Kadar Wisnuwarma mengatakan kompetisi (JSC) 2018 merupakan bentuk kepedulian Perum Jamkrindo kepada pengembangan usaha rintisan (startup). Tujuan diselenggarakan nya kompetisi ini adalah untuk memberikan dukungan dan menumbuhkan Perusahaan-perusahaan startup, yang nantinya diharapkan dapat menjaring startup potensial di bidang ketahanan pangan yang mampu mengatasi tantangan terbesar Indonesia di masa depan, yaitu masalah pangan. “Ada sebanyak 30 startup yang dipilih kemudian diseleksi hingga mengerucut menjadi 10 start-up yang dilibatkan dalam kegiatan pelatihan inkubasi bisnis,” ungkap dia.

Dalam kegiatan penjurian final JSC 2018, 10 (sepuluh) finalis yang telah terpilih akan mempresentasikan usahanya masing-masing dihadapan dewan juri. Adapun Dewan Juri yang akan menilai usaha-usaha startup yaitu I Rusdonobanu (Direktur Keuangan, Investasi dan Manajemen Risiko Jamkrindo), Kadar Wisnuwarman (Direktur Operasional dan Jaringan Jamkrindo), Fadjar Hutomo (Deputi Akses Permodalan Bekraf), dan Andreas Senjaya (Cofounder dan CEO Igrow).

Setelah melewati tahap penjurian dan penilaian oleh Dewan Juri, maka akan dipilih 3 finalis startup dengan total nilai tertinggi untuk menjadi juara pada Kompetisi Jamkrindo Startup Challenge (JSC) 2018 serta akan memperoleh total hadiah dan fasilitas Rp 330.000.000,-

Adapun pemenang kompetisi Jamkrindo Startup Challenge (JSC) 2018 akan diumumkan pada perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-48 tahun Perum Jamkrindo pada tanggal 21 Juli 2018. “Kami merasa senang sekali karena para peserta yang lolos tahap penjurian hari ini memiliki ide kreatif dan inovatif dalam menjawab tantangan permasalahan pangan,” ungkap Kadar.

Penilaian pemenang, kata dia, antara lain didasarkan prospek bisnis, inovasi, hingga kemampuan berakselerasi secara cepat yang nantinya akan dinilai oleh evaluator eksternal. “Tema pangan memang sengaja dipilih oleh Perum Jamkrindo untuk mendukung program Pemerintah penguatan program ketahan pangan nasional,” tutup Kadar.

BERITA TERKAIT

Tekad Ratu Sampah Wujudkan Perubahan Nyata - Lewat Komunitas Peduli Sampah

Bergelut dengan sampah apalagi bagi seorang wanita, merupakan kegiatan yang selalu dihindari karena selain jorok dan juga menimbulkan penyakit. Namun…

RI Tingkatkan Konektivitas Dengan Afrika Lewat Ethiopia

NERACA Jakarta – Pemerintah RI berupaya meningkatkan konektivitas Indonesia dengan negara-negara di Afrika melalui Ethiopia, seiring dengan dibukanya rute penerbangan…

Masyarakat Diingatkan Tak Terjebak Kampanye Pangan Murah

NERACA Jakarta – Masyarakat diingatkan untuk tidak terjebak pada kampanye pangan murah, sementara pasangan capres dan cawapres yang akan berkompetisi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Menggagas Alternatif Dunia Tanpa World Bank

  NERACA   Jakarta - Pada Oktober 2018, Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan pertemuan tahunan Bank Dunia dan IMF.…

Bangun Ekosistem Fintech, OJK Infinity DIresmikan

      NERACA   Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meresmikan beroperasinya OJK Innovation Center for Digital Financial Technology…

BJPS Kesehatan Kenalkan Fitur SCF

      NERACA   Jakarta – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menggandeng beberapa mitra perbankan dalam mengembangkan fitur…