Kuartal IV, BTN Catatkan Kenaikan Laba Bersih Rp 1,1 Triliun

NERACA

Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 1,1 triliun di kuartal IV-2011, atau meningkat 37,3% dibandingkan periode yang sama di 2010 yang hanya mencapai Rp 805 miliar. Demikian dikutip dari publikasi laporan keuangan perseroan yang disampaikan ke Bank Indonesia (BI), Selasa (21/2).

Pendapatan bunga bersih perseroan selama 2011 tercatat sebesar Rp 3,67 triliun, meningkat dari 2010 yang senilai Rp 3,2 triliun. Sementara kontribusi pendapatan operasional selain bunga tercatat Rp 1,36 triliun. Lalu, beban operasional selain bunga tercatat Rp 3,47 triliun.

Laba operasional tercatat Rp 1,56 triliun, di mana rugi nonoperasional mencapai Rp 31,8 miliar. Hal ini menyebabkan laba tahun berjalan tercatat Rp 1,5 triliun. Di sisi lain, total aset perseroan juga mengalami kenaikan sebesar 30% menjadi Rp 89,25 triliun dari 2010, yaitu Rp 68,334 triliun.

Seperti diketahui, bank khusus mengucurkan kredit perumahan ini berencana menerbitkan surat utang (obligasi) berkelanjutan antara Rp 2 triliun-Rp 4 triliun. Menurut Direktur Utama BBTN, Iqbal Latanro, langkah ini dilakukan untuk menjaga rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) di atas 14% dalam menjaga ekspansi kreditnya agar tetap berada di angka industri.

Sedangkan, CAR perseroan per Desember 2011 sebesar 13%-14%. "Tahap pertama Rp 2 triliun. Rencananya akhir semester pertama atau awal semester kedua. Lembaga penunjangnya (underwriter) masih diputuskan," lanjut Iqbal. Adapun rencana penerbitan obligasi berikutnya sebesar Rp 2 triliun, menurut rencana, segera dilaksanakan pada tahun ini. [ardi]

BERITA TERKAIT

Laba Bersih BFI Finance Tumbuh 23,58%

Perusahaan pembiayaan kendaraan, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mencatatkan laba bersih pada akhir Desember 2018 sebesar Rp1,467 triliun atau naik…

PGN Raup Laba Bersih US$ 304,99 Juta

NERACA Jakarta- Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih 54,90% secara tahunan…

Tepat Pemerintah, Atasi Dampak Negatif Kenaikan Tarif Pesawat

  Oleh : Abdul Aziz, Pengamat Jasa Transportasi   Sekarang, banyak sekali sektor yang bergantung pada dunia penerbangan, sebut saja…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Mendapatkan Antusiasme Tinggi - LinkAja Diyakini Mampu Percepat Inklusi Keuangan

NERACA Jakarta - Perubahan aplikasi mobil money Tcash menjadi LinkAja mendapatkan antusiasme sangat tinggi dari pelanggan yang memiliki akun Tcash…

Permintaan Pasar Meningkat - Tunaiku Genjot Pertumbuhan Pinjaman Renovasi Rumah

NERACA Jakarta – Menjawab kebutuhan masyarakat akan pinjaman yang mudah didapat tanpa ribet, Tunaiku, kredit tanpa agunan berbasis online dari…

Tambah Armada Baru - Armada Berjaya Bidik Pendapatan Tumbuh 200%

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal, PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) langsung tancap gas dalam ekspansi…