Bagian Hukum Setda Sukabumi Targetkan Akhir Tahun Penyuluhan Perda Tuntas

Bagian Hukum Setda Sukabumi Targetkan Akhir Tahun Penyuluhan Perda Tuntas

NERACA

Sukabumi - Bagian Hukum setda Kota Sukabumi menargetkan, semua produk peraturan daerah (Perda) tahun 2017 tuntas disosialisasikan ke 33 keluarahan se Kota Sukabumi. Bahkan, sampai saat ini menyisakan 11 kelurahan yang belum dilakukan penyuluhan. Artinya, dari target 33 kelurahan sebanyak 22 kelurahan sudah tuntas sosialisasi penyuluhan.

"Sampai semester kedua ini kita sudah menyelesaikan penyuluhan perda tahun 2017 ke 22 kelurahan," ujar Kasubag dokumentasi dan informasi hukum Nenden Eviyanti didampingi oleh Kasubag Perundang-undangan Tri Sari Setiati bagian hukum setda Kota Sukabumi, Kamis (12/7).

Nenden menjelaskan, setiap program pembentukan daerah (Propemtukda) selesai menjadi Perda, pihaknya wajib untuk mensosialisasikan kepada seluruh elemen masyarakat."Sudah menjadi kewajiban kita melakukan penyuluhan perda kepada masyarakat yang diwakili oleh tokoh masyarakat, seperti ketua RT/RW, karang taruna, kader PKK dan lainya," terangnya.

Sejauh ini kata Nenden, masyarakat yang ikut penyuluhan pengetahuanya terhadap produk hukum baik itu perda ataupun undang-undang terus meningkat. Artinya, masyarakat sudah tahu berbagai produk hukum."Kami salut masyarakat sudah tahu akan produk hukum baik itu perda ataupun undang-undang," ujarnya.

Selain melakukan penyuluhan kata Een, pihaknya juga setiap tahunya mengadakan agenda lomba kadarkum (keluarga sadar hukum) mulai tingkat kecamatan sampai tingkat kota."Kegiatan tersebut juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya keluarga yang benar-benar Patuh dan Sadar Hukum," terangnya.

Sementara itu Kasubag Perundang-undangan Tri Sari Setiati menjelaskan, program pembentukan pearturan daerah kota sukabumi tahun anggaran 2018 ada 15 raperda sedang dalam pembahasan. Dari jumlah tersebut empat diantaranya merupakan usulan DPRD."Keempat usulan itu yakni, perubahan atas peraturan daerah kota Sukabumi nomor 6 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), penyelenggaraan ketenagakerjaan dan sistem perencanaan pembangunan dan penganggarn terpadu," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

OJK Targetkan Capai Rp 250 Triliun di 2018 - Pendanaan di Pasar Modal

NERACA Jakarta – Geliat transaksi saham di pasar modal seiring dengan pesatnya pertumbuhan investor dan jumlah emiten, menjadi keyakinan Otoritas…

Bank Sentral Targetkan Defisit Transaksi Berjalan Dibawah 3%

      NERACA   Jakarta – Bank Indonesia (BI) akan mengupayakan defisit neraca transaksi berjalan pada akhir tahun berada…

Genap 22 Tahun, Miracle Aesthetic Usung Kampanye Baru

      NERACA   Jakarta – Bertepatan 22 tahun di industri estetika Indonesia, Miracle Aesthetic Clinic mengusung kampanye bertajuk…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemkab Sukabumi Diminta Pantau Ketersediaan Elpiji

Pemkab Sukabumi Diminta Pantau Ketersediaan Elpiji NERACA Sukabumi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Jawa barat, diminta memantau ketersediaan Liquit Petroleun…

MMKSI Raih Capaian Positif dan Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2018

MMKSI Raih Capaian Positif dan Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2018 NERACA Jakarta - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales…

150 ASN Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Satya Lencana

150 ASN Pemkot Sukabumi Raih Penghargaan Satya Lencana NERACA Sukabumi - Sebanyak 150 aparatur sipil negara (ASN) pemerintah Kota (Pemkot)…