Wisata Budaya Yang Murah Meriah

Wisata Budaya Yang Murah Meriah

Neraca. Situ atau danau adalah dataran yang lebih rendah berfungsi sebagai penampungan air permukaan. Untuk menanggulangi banjir, pemerintah kolonial membangun banyak situ di Jakarta, sayang kini banyak situ yang rusak/ berubah fungsi karena diurug. Salah satu situ yang masih berfungsi dengan baik adalah situ Babakan.

Tidak sulit untuk mencapai tempat ini, banyak pilihan kendaraan baik umum maupun pribadi yang dapat ditempuh untuk menuju ke Situ Babakan. Memasuki kawasan ini, Anda pun akan langsung disambut dengan beragam bangunan rumah betawi dengan arsitekturnya yang khas.

Lingkungan alam yang sejuk dengan pepohonan rindang serta aneka tanaman buah dan tanaman hijau yang mengilingi desa merupakan tempat yang cocok untuk beristirahat. Situ ini juga dimanfaatkan banyak pengunjung untuk memancing di pinggir situ. Selain itu, letaknya dekat dengan Jakarta, namun suasananya sudah hijau.

Situ babakan merupakan salah satu wisata alternatif bagi warga Jakarta. Situ ini terletak di Srengseng Sawah, kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pada tahun 2004, bersamaan dengan HUT DKI yang ke-474 daerah sekitar situ dijadikan Pusat Perkampungan Betawi. Daerah cagar budaya ini meliputi 165 hektare, terdiri dari Kebun Rakyat, perkampungan masyarakat betawi serta kedua danau yang mengapit perkampungan ini.

Perkampungan Setu Babakan adalah sebuah kawasan pedesaan yang lingkungan alam dan budayanya masih terjaga secara baik. Wisatawan yang berkunjung ke kawasan cagar budaya ini akan disuguhi panorama pepohonan rindang yang akan menambah suasana sejuk dan tenang ketika memasukinya. Di kanan kiri jalan utama, pengunjung juga dapat melihat rumah-rumah panggung berarsitektur khas Betawi yang masih dipertahankan keasliannya

Hal menarik menarik pada perkampungan ini juga banyak terdapat warung-warung yang banyak menjajakan makanan-makanan khas Betawi seperti soto betawi, kerak telor, roti buaya, bir pletok, toge goreng, dan kue-kue khas masyarakat Betawi lainnya. Selain aneka ragam kuliner, di lokasi ini juga menyajikan aksesoris khas masyarakat Betawi serta pagelaran kesenian khas masyarakatnya.

Wisatawan yang berkunjung ke perkampungan ini juga dapat berkeliling ke perkebunan, pertanian, serta melihat tanaman-tanaman khas Betawi di pelataran rumah-rumah penduduk. Apabila berkunjung ke pelataran rumah penduduk, tak jarang pengunjung akan dipetikkan buah sebagai tanda penghormatan.

Jika wisatawan tertarik untuk memetik dan berniat membawa pulang buah-buahan tersebut, maka pengunjung dapat membelinya dengan terlebih dulu bernegosiasi harga dengan pemiliknya. Buah-buahan yang tersedia di perkampungan ini antara lain belimbing, rambutan, buni, jambu, dukuh, menteng, gandaria, mengkudu, nam-nam, kecapi, durian, jengkol, kemuning, krendang, dan masih banyak lagi.

Tersedia sebuah panggung terbuka yang berukuran 60 meter persegi dikhususkan bagi yang suka dengan budaya tradisional Betawi, di daerah ini juga sering diselenggarakan acara kesenian daerah Betawi seperti Tari Cokek, Tari Topeng, Lenong dan Ondel-ondel pada panggung di setiap hari Sabtu dan Minggu. Pada acara ini biasanya pengunjung pun dapat ikut berinteraksi dalam pelaksanaan acara-acara tersebut, seperti ikut menari atau mengomentari para pemain lenong yang sedang beraksi.

Yang tidak kalah menarik adalah wisata air di Situ Babakan yang menjadi primadona tempat ini. Di tempat tersebut, Anda dapat melakukan kegiatan memancing ataupun menyusuri danau. Keberadaan danau memang menjadi pemandangan langka di tengah kepadatan kota Jakarta. Tak heran tempat ini selalu dipadati pengunjung saat akhir pekan.

Tidak perlu merogoh kocek besar untuk berwisata ke tempat ini. Selain murah, berwisata ke Situ Babakan akan menjadi pengalaman tersendiri. Di mana pengunjung dapat merasakan sensasi kebudayaan asli Jakarta di tengah gempuran modernitas di sekelilingnya.

BERITA TERKAIT

OY! Indonesia, Aplikasi yang Menjawab Semua Kebutuhan Masyarakat

OY! Indonesia, Aplikasi yang Menjawab Semua Kebutuhan Masyarakat NERACA Jakarta - Founder sekaligus CEO dari aplikasi OY! Indonesia, Jesayas Ferdinandus…

Hasil Evaluasi Pengadaan Masih Ada Kelemahan Yang Perlu Diperbaiki - Walikota Sukabumi

Hasil Evaluasi Pengadaan Masih Ada Kelemahan Yang Perlu Diperbaiki Walikota Sukabumi NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi menandaskan, hasil…

SMF Salurkan Rp2,3 Miliar untuk Pembiayaan Destinasi Wisata

  NERACA Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) (SMF) menandatangani perjanjian kerjasama pemberian pembiayaan homestay dengan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Pemprov Banten Sebut Kawasan Anyer Sudah Aman Dikunjungi

Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Pariwisata menyatakan bahwa kawasan wisata di Pantai Anyer dan sekitarnya telah aman dikunjungi pasca tsunami…

Ini Tantangan Baru Industri Pariwisata di Indonesia

Salah satu usaha mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun depan, Kementerian Pariwisata akan lebih fokus menggarap segmen pasar…

Likuefaksi di Palu Bakal Dijadikan Tempat Wisata

Salah seorang anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Matindas J Rumambi mengatakan semua lokasi likuefaksi di Kota Palu dan Kabupaten…