Asian Games 2018 Tidak Ganggu Keuangan Negara

Oleh : Ridwan Hilmi, Mahasiswa Universitas Widya Mataram Yogyakarta

Asian Games menjadi pertandingan besar yang sebentar lagi akan diselenggarakan Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2018. Tentunya hal itu tidak lepas dari pembiayaan yang harus dikeluarkan untuk membuat acara tersebut menjadi megah dan meriah. Tidak tanggung-tanggung, dana yang dibutuhkan adalah sekitar Rp30 triliun.

Dana tersebut untuk membiayai perbaikan venue di Jakarta dan Palembang. Kemudian juga untuk publikasi atau penyiaran. Promosi-promosi terus digalakan dan itu membutuhkan biaya yag tidak sedikit. Namun,biaya yang besar tersebut tidak hanya ditanggung oleh pemerintah. Ada banyak sponsor yang ikut membiayai terselenggeranya Asian Games ini.

Setidaknya saat ini sudah terkumpul dana sebesar Rp771 miliar yang jika didolarkan nilai sekitar US$57 juta. Dana tersebut terkumpul dari 9 perusahaan swasta di Indonesia yang cukup dikenal publik, yakni: Alfamart, Grab Indonesia, PT Astra Internasional, PT Amerta Otsuka Indah, PT Indofood Sukses Makmur, Aqua, Samsung Indonesia, PT Sinarmas APP, dan Ssang Yong Information.

Menanggapi perusahaan swasta nasional yang ikut mensponsori ajang Asian Games 2018, wakil presiden Jusuf Kalla memberikan dukungan positif. Ia berterima kasih kepada pihak-pihak yang mau mensponsori Asian Games 2018. Acara ini akan ditonton lebih dari 4 miliar orang di seluruh dunia. Nama-nama perusahaaan yang telah banyak mensponsori Asian Games nanti akan terpampang pada belakang kaos para atlet yang akan berlaga di Asian Games 2018.

Tentunya diharapkan akan lebih banyak lagi sponsor dari Indonesia, karena akan menjadi kebanggaan tersendiri jika nama-nama perusahaan Indonesia juga ikut terkenal berkat ajang Asian Games ini. Hal tersebut menjadi sebuah kerjasama yang saling menguntungkan. Indonesia sebagai tuan rumah dari acara besar ini, tentunya ingin memperkenalkan apa yang ada di Indonesia, baik budaya, pariwisata, serta produk-produk Indonesia. Sehingga acara ini bukan hanya sebuah pertandingan olahraga, tapi juga sebagai moment untuk Indonesia menunjukkan dirinya sebagai bangsa dan negara yang besar. Dibuktikan dengan saling mendukung dari warganya untuk mensukseskan acara ini.

Tak hanya perusahaan swasta, badan usaha milik negara (BUMN) juga dikabarkan telah menanda tangani dokumen untuk mensponsori Asian Games. Kontrak tersebut senilai Rp500 miliar yang telah ditanda tangani pada Oktober lalu.

Tidak hanya dari perusahaan di Indonesia saja, sponsor juga datang dari perusahaan asing. China menjadi negara yang juga memberikan sponsor. Ada 3 perusaan asal China yang sudah berkomitmen mensponsori jalannya Asian Games.

Dalam acara signing ceremony yang dihadiri Inasgoc yakni Indonesia Asian Games OrganizingCommitee dan juga para sponsor, Jusuf Kallla menyampaikan. Adanya sponsor ini akan mengurangi beban pemerintah dalam menyelenggarakan Asian Games. Dalam acara tersebut juga membahas tentang 22 perusahaan yang nantinya akan menjadi sponsor utama, yakni perusahaan swasta dan BUMN.

Erik Thohir selaku ketua penyelenggara Asian Games juga mengatakan bahwa anggaran untuk Asian Games telah mengalami penghematan. Pengelolaan uang itu diupayakan untuk digunakan secara efisien tapi tetap menghasilkan standar yang baik.

Erik mengatakan bahwa saat ini Inasgoc telah mendapatkan 43 sponsor. Tidak hanya mendapatkan dana tunai, Asian Games juga menerima bantuan dari non tunai berupa penyedia jaringan internet, asuransi, transportasi, dan lain-lain.

Mengenai sponsorship untuk Asian Games 2018 telah terpenuhi. Yakni dengan jumlah dana sebesar Rp1,1 triliun. Hal ini pun dijelaskan langsung oleh wakil direktur Inasgoc Cahyadi Wanda pada 26 April 2018 lalu. Untuk sponsor kategori prestige dan partner dikarenakan terbatasnya ruang iklan. Terutama di e-board ketika pertandiangan berlangsung. Telah ada 37 sponsor prestige dan partner. Nantinya nama perusahaan yang mensponsori tersebut akan tampil di e-boad. Kategori sponsor prastige ini banyak diisi oleh perusahaan-perusahaan BUMN, salah satunya adalah Pertamina yang memiliki andil besar dalam mendukung Asian Games 2018.

Untuk sponsor di kategori supplier, masih dibuka peluang kerjasamanya hingga saat ini. Supplier ini bisa mensponsori fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan atlet dalam pertandingan Asian Games, seperti: peralatan olahraga, minuman, dan perlengkapan lainnya.

Berbicara mengenai sponsor, Indofood membuat inovasi dalam mempromosikan Asian Games 2018. Perusahaan ini akan mengiklankan Asian Games di TV Commercial (TVC). Iklan akan berisi kisah perjuangan para atlet Indonesia dalam menggapai impian mereka. Atlet Indonesia yang terkenal sepert Liliyana Natsir, Evan Dimas, Rony Syaifullah, dan Yuli Irawan akan menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk tetap semangat dalam mewujudkan tekad menggapai apa yang dicita-citakan.

Selain itu, rencananya dalam rangka mendukung Asian Games 2018 nanti Indofood akan mengeluarkan produk Indomie dan Indomilk dengan kemasan khusus bertema Asian Games. Hal ini sesuai yang dikatakan oleh Direktur PT Indofood CBF Sukses Makmur, Taufik Wiraatmaja yang menyatakan Indofood akan mendesain brand unggulan miliknya selama perhelatan Asian Games untuk dapat menarik minat peserta maupun masyarakat kepada Asian Games 2018.

Indofood memberikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 di Indonesia. Tak hanya Asian Games, tapi perusahaan ini juga konsisten didalam mendukung kegiatam-kegiatan olahraga nasional. Selain Indofood, dukungan untuk Asian Games juga datang dari Grab Indonesia. Menurut Mediko Azwar selaku Marketing Director Grab Indonesia, dukungan Grab dalam menyediakan transportasi untuk acara Asian Games 2018 sejalan dengan komitmen grab kepada Indonesia.belum lama ini Grab juga mengadakan ekspansi di 100 kota di Indonesia.

Mediko mengatakan, pihaknya siap membantu menyediakan transportasi kepada pihak yang terlibat dalam Asian Games. Fasilitas ini tidak hanya di Jakarta, tapi juga di kota-kota lain yang menjadi tempat terselenggaranya Asian Games. Grab menyediakan alat transportasi roda dua maupun roda empat untuk mendukungkelancaran Asian Games 2018 di Indonesia.

Danone Aqua, sebuah brand Air mineral yang populer ini juga memberikan dukungan terhadap terselenggaranya Asian Games di Indonesia. Aqua memiliki misi untuk memberikan hidrasi kepada masyarakat. Menurut Vera Galuh Sugijanto, selaku Vice President General Secretary Danone Indonesia, menjadi kebanggaan tersendiri bisa berpartisipasi dalam mendukung ajang Asian Games 2018 di Indonesia. Danone Aqua siap mendukung atlet-atlet Indonesia agar bisa memberikan penampilan yang terbaik selama berlaga di Asian Games 18 Agustus mendatang.

Menanggapi banyaknya sponsorship yang turut mendukung Asian Games 2018, Erick Thohir selaku ketua pelaksana Asian Games mengatakan bahwa dukungan yang diberikan oleh badan usaha, baik swasta, nasional, maupun internasional merupakan sebuah kepercayaan . hal ini menjadikan motivasi bagi penyelenggara untuk memberikan yang terbaik sehingga Asian Games bisa berjalan dengan sukses.

Ternyata cukup banyak brand-brand terkenal yang berderet untuk mensponsori Asian Games 2018. Meski pun dana yang dikeluarkan untuk pertandingan olahraga se-Asia ini tidaklah sedikit, tetapi hal itu bisa diatasi dengan banyaknya pihak yang mendukung berlangsungnya acara yang telah ditunggu-tunggu banyak orang ini. Akan seperti apa kemeriahan ajang pertandingan olanraga Asian Games 2018? Kita lihat saja pada bulan Agustus mendatang ya.

BERITA TERKAIT

Kemendagri Beri Penghargaan Untuk Daerah Inovatif 2018

Kemendagri Beri Penghargaan Untuk Daerah Inovatif 2018 NERACAJakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (BPP) Kemendagri…

Hingga Akhir Tahun 2018, Udang Masih Jadi Primadona Ekspor Sektor Perikanan

  NERACA Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat hingga akhir tahun ekspor hasil perikanan jelang akhir tahun 2018…

PEMERINTAH UBAH PROGRAM PRIORITAS KE PEMBANGUNAN SDM - Presiden: Tanpa Kerja Keras, Jangan Mimpi Negara Maju

Jakarta-Presiden Jokowi menegaskan, tahun depan (2019) pemerintah akan menggeser program prioritasnya dari pembangunan infrastruktur dalam empat tahun terakhir ke sumber…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Pengabdian Presiden Jokowi di Tengah Badai Hoax

Oleh: Sapri Rinaldi, Pengamat Sosial dan Politik Presiden Joko Widodo bicara soal hoax dan fitnah yang sering muncul jelang pemilihan…

Bersatu Melawan Kelompok Separatis Papua

  Oleh : Yemima Yulince Asmuruf, Pemerhati Sosial Kemasyarakatan Evakuasi korban selamat di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua berhasil dilakukan…

Intervensi Pemerintah atas Harga CPO via Implementasi B20

Oleh: Piten J Sitorus, Mahasiswa D3 Alih Program PKN STAN Pada tahun 2017 Indonesia memproduksi sebesar 38,17 juta ton Crude Palm…