Kota Bunga Tomohon Gelar Festival Seru di Bulan Agustus

Tomohon International Flower Festival (TIFF) kembali digelar di kota Tomohon, Sulawesi Utara, mulai 8-12 Agustus 2018. TIFF 2018 mengangkat tema 'Beautiful Tomohon' untuk mempromosikan pesona alam di wilayah Tomohon. Menteri Pariwisata Arief Yahya telah meresmikan pembukaan acara tahunan tersebut di Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta, pada Senin (9/7).

Arief berharap acara yang telah diselenggarakan sejak tahun 2008 itu mampu mendongkrak sektor pariwisata Tomohon serta Sulawesi Utara. Ia lanjut mengatakan bahwa Tomohon memiliki banyak potensi wisata. Tahun lalu, dikatakan Arief, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke sana naik tiga kali lipat menjadi 90 ribu orang. Baginya untuk sebuah kota kecil angka tersebut dinilai besar. "Di Sumatera saja jumlah wismannya hanya 100 ribu orang. Tomohon harus bangga, jumlah wismannya besar," kata Arief dikutip dari CNN Indonesia.

Arief mengapresiasi penyelenggaraan TIFF 2018 yang diharapkan semakin mempromosikan Tomohon sebagai pusat industri bunga terbesar di Indonesia, di samping tujuan wisata lingkungan, ekoturisme, dan agroturisme. "Festival TIFF sudah memasuki tahun ke-delapan dan pesertanya terus bertambah. Kita harapkan festival bunga ini akan semakin banyak menarik peserta dari mancanegara," ujar Arief.

Penyelenggara TIFF 2018 berharap acara yang digelarnya semeriah Festival Bunga Internasional Pasadena di Amerika Serikat. Rangkaian acara TIFF 2018 meliputi Tournament of Flowers (Flower Parade) dan Flower Fashion Carnival yang akan berlangsung di Jalan Protokol Kota Tomohon pada 8 Agustus 2017.

Selain itu akan digelar pula Pameran Tourism, Trade, Investment, and Floriculture Expo serta Pagelaran Seni dan Budaya Nusantara di Panggung Pameran Stadion Babe Palar Tomohon pada 7-12 Agustus 2018. Selain TIFF 2018, Sulawesi Utara memiliki Festival Pesona Bunaken yang juga masuk dalam daftar Kemenpar 100 Wonderful Events Indonesia 2018.

Kedua festival itu diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan kunjungan wisatawan ke Sulawesi Utara, yang ditargetkan mencapai 150 ribu wisman dan 90 ribu wisatawan. Sepanjang tahun lalu Tomohon banyak dikunjungi wisman asal China, karena banyak penerbangan charter dari kota-kota besar Negeri Tirai Bambu langsung ke Bandara Sam Ratulangi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Kota Tomohon Masna Pio mengatakan 90 persen wisman datang ke Manado, selain mengunjungi Bunaken, juga memilih bertandang ke Tomohon. Umumnya para pelancong ingin merasakan hawa sejuk pegunungan lantaran Tomohon merupakan area yang berada di ketinggian 900-1.100 meter di atas permukaan laut.

Ada tiga atraksi wisata ikonis yang paling digemari wisman ketika menyambangi Tomohon. Pertama, kata Masna, ialah mengunjungi pasar kuliner ekstrem. Pasar ini menyajikan beragam makanan tak lazim, seperti olahan kucing, tikus hutan, monyet, ular, kelelawar, dan lain-lain.

Di pasar tersebut pelancong dapat menyaksikan langsung transaksi warga lokal membeli hewan-hewan yang akan dimasak menjadi olahan itu. Proses hingga menguliti pun terjadi di sana. Biasanya, penikmat wisata kuliner ekstrem ini adalah wisman dari Cina.

Kedua, mengunjungi tempat wisata ekstrem yang menyajikan misi petualangan. Misalnya mendaki Gunung Lokon. Gunung itu nerada di ketinggian 1.580 mdpl. Status gunung tersebut masih aktif. Untuk menuju puncaknya, wisatawan harus hiking didampingi guide lokal. Biasanya, pelancong Eropa-lah yang menggemari jenis wisata ini.Gunung Lokon.

Sedangkan ketiga ialah menikmati keindahan lansekap Tomohon yang terdiri atas danau dan perbukitan. "Lebih ke wisata leisure," kata Masna. Wisman biasa menikmati pemandangan alam di Danau Linouw atau Bukit Doa.

Kedua lokasi wisata itu memiliki fasilitas yang lengkap. Mulai restoran hingga spot foto. Ada juga taman bunga yang dapat dinikmati sembari makan siang atau sarapan. Biasanya, yang gemar menyambangi wisata leisure ini adalah wisman dari Cina.

Rata-rata wisman tinggal di Tomohon selama 4 hari 3 malam. Dalam jumlah grup yang besar, misalnya 5-10 orang, mereka akan diantar langsung oleh agen tur dari Manado. Sedangkan wisman dalam grup kecil, misalnya 2-4 orang, akan datang mandiri.

BERITA TERKAIT

Pemkot Palembang Petakan Lokasi Pengembangan Kota Baru

Pemkot Palembang Petakan Lokasi Pengembangan Kota Baru NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memetakan tiga lokasi untuk pengembangan kota…

Resmi Pimpin Kota Sukabumi Pasangan Faham Sampaikan Visi Misi

Resmi Pimpin Kota Sukabumi Pasangan Faham Sampaikan Visi Misi NERACA Sukabumi – Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi…

Paripurna Renja & HUT DPRD Kota Depok - OPD Harus Jamin Kepastian Hukum Perijinan Investor

Paripurna Renja & HUT DPRD Kota Depok  OPD Harus Jamin Kepastian Hukum Perijinan Investor NERACA Depok - Rencana Kerja (Renja)…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Kemenpar Perluas Pasar Wisata Lewat Pameran di Luar Negeri

Kementerian Pariwisata serius menggarap potensi MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition), salah satunya dengan mengikuti pameran Incentive Travel & Convention,…

Pariwisata NTB Dipastikan Segera Pulih

Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan segera pulih karena proses pemulihannya berjalan sesuai rencana yang dikawal langsung oleh dua Menteri…

Desa Wisata di Tobasa Siap Sambut Pengunjung

Jalan-jalan ke Danau Toba, tidak lengkap rasanya jika belum mengunjungi desa adat, salah satunya Desa Wisata Meat, Kecamatan Tampahan di…