GDP Indonesia Diprediksi Capai USD4 Ribu

NERACA

Jakarta—Kalangan perbankan memprediksi pendapatan domestik bruto (Gross Domestic Bruto/GDP) Indonesia bisa mencapai USD4.000 pada akhir 2012. Alasanya, sejak 10 tahun belakangan, GDP Indonesia terus meningkat empat kali lipat. Adapun per lima tahun tumbuh lebih dari dua kali lipat. "Akhir 2012 GDP per kapita bisa mencapai USD4.000,” kata Direktur Utama Panin Asset Management, Winston Sual di Jakarta,21/2

Menurut Winston, PDB sebesar itu bisa dianggap cukup angker. Karena dianggap sebagai pendapatan kelas menengah. “Angka yang cukup keramat dan bisa dianggap level middle income," ujarnya

Lebih jauh kata Winston, tentu ada yang terjadi pada saat suatu keluarga masuk ke dalam level dengan pendapatan menengah ke atas. Misalnya saja, akan ada perubahan dalam konsumsi masyarakat. Seperti misalnya lifestyle atau gaya hidup. "Semakin banyak orang yang lebih baik kondisi keuangannya. Terjadi multiplier, pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi," tambahnya

Bank Dunia memprediksi, pertumbuhan Indonesia pada 2012 bisa mencapai 6,5%. Hal tersebut menurutnya akan sangat mudah dicapai oleh Indonesia. "Kalau menurut kami pertumbuhan seperti ini (6,5 persen) bisa easily karena masyarakat itu sendiri menciptakan kemakmuran untuk dirinya sendiri," tandasnya.

Berdasarkan catatan, Badan Pusat Statistik (BPS), PDB per kapita Indonesia atas dasar harga berlaku pada 2011 mencapai Rp30,8 juta (USD3.542,9), artinya terdapat peningkatan PDB per kapita sebesar 13,65 persen dari sebelumnya sebesar Rp27,1 juta (USD3.010,1). Selain itu, pemerintah juga meyakini pendapatan per kapita masyarakat Indonesia bisa menembus angka USD5.000 pada 2014. Sektor industri dituntut siap menghadapi situasi tersebut.

Pendapatan per kapita Indonesia kini menyentuh level USD3.000. Kondisi perekonomian nasional yang terus terakselerasi sejak 2009 dinilai sebagai momentum untuk mendongkrak pertumbuhan pendapatan masyarakat Indonesia. Pertumbuhan pendapatan per kapita Indonesia sejak 2007 hingga 2010 terus meningkat. **maya

BERITA TERKAIT

Kemenkeu Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2018 Capai 5,2%

  NERACA   Jakarta - Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018…

Capai 99%, Kolektabilitas Iuran JKN-KIS Terus Didongkrak

      NERACA   Jakarta - Salah satu fokus utama BPJS Kesehatan pada tahun 2018 adalah menjaga kesinambungan Program…

ESL Kembangkan E-Sports Lokal di Indonesia - Gandeng Kerjasama Salim Group

NERACA Jakarta –Menggali potensi bisnis e-sport yang terus tumbuh di Indonesia, ESL (Electronic Sports League) sebagai perusahaan e-sports terbesar di…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Taiwan Tawarkan Produk Kesehatan ke Pasar Indonesia

      NERACA   Jakarta - Indonesia merupakan negara yang berada di urutan ke-4 dengan prevalensi diabetes tertinggi di…

Teluk Bintuni akan Gunakan Skema KPBU

      NERACA   Jakarta - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian memilih skema Kerja sama Pemerintah dan Badan…

Usaha Kuliner Lebih Mudah - Diplomat Success Challenge 2018

    NERACA   Jakarta - Peluang untuk menjadi wirausaha muda Indonesia dengan mendapatkan total modal usaha Rp 2 miliar…