Disnakertrans Kota Sukabumi Kembali Gelar Job Fair

Disnakertrans Kota Sukabumi Kembali Gelar Job Fair

NERACA

Sukabumi - Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi kembali akan menggelar Job Fair pada 17-18 Juli mendatang, dengan melibatkan sekitar 30 perusahaan."Tahun ini, kembali akan menggelar kegiatan Job Fair selama dua hari 17 dan 18 Juli yang berlokasi di Lapang Merdeka Kota Sukabumi dan ini terbuka untuk umum," ujar Plt Disnakertrans Kota Sukabumi Iyan Damayanti kepada Neraca, Selasa (10/7).

Dari 30 perusahaan yang terlibat, lanjut Iyan, diperkirakan penyerapan tenaga kerjanya sekitar 4 ribu orang. Makanya Iyan berharap masyarakat yang khususnya sedang mencari kerja bisa memanfaatkan agenda ini dengan sebaik-baiknya. Sebab banyak pilihan, yaitu perbankan, manufaktur, ritel, perhotelan, jasa keuangan, industri dan lain sebagainya."Kami berharap kegiatan ini benar-benar dimanfaatkan oleh pencari kerja," terangnya.

Untuk tahun lalu saja, kata Iyan, sekitar 60 persen warga kota Sukabumi langsung bekerja, dan sisanya dari wilayah luar kota Sukabumi. Meskipun diakui Iyan, jumlah pencari kerja dengan lapangan kerja jauh berbeda. Artinya, pencari kerja setiap tahunya bertambah sedangkan lowongan pekerjaan atau perusahaan jumlah tidak mengalami peningkatan."Tapi setidaknya bisa mengurangi jumlah angkatan kerja setiap tahunya," tutur Iyan.

Selain itu juga adanya kegiatan ini, bisa membantu target penyerapan tenaga kerja per tahun harus mencapai 500 penyerapan tenaga kerja. Tapi, pihaknya meyakini jika akhir tahun nanti semua target bisa terpenuhi."Tahun 2017 lalu penyerapan tenaga kerja di kita mencapai 10 persen dan di tahun 2016 105 persen. Alhamdulillah selalu melebihi target yang sudah ditentukan," aku Iyan.

Dalam kegiatan tersebut juga, kata Iyan, pihaknya akan membuka pelayanan di lokasi Job Fair, terutama masalah pelayanan pembuatan kartu kuning (AK1), sehingga ketika masyarakat membutuhkan kartu tersebut langsung bisa dibuat di lokasi."Kami juga akan menggandeng dinas tenaga kerja kabupaten Sukabumi dan Dinas Kependudukann Pencatatan Sipil (Disdukcapil), hal ini tentunya untuk mempermudah masyarakat juga ketika membutuhkan pembuatan KTP elektronik," ujarnya.

Yang jelas dengan adanya agenda Job Fair ini bisa memfasilitasi para pencari kerja dengan perusahaan, begitu juga sebaliknya ketika perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang sesuai kriteria perusahaan tersebut. Adanya lowongan tenaga kerja kata Iyan, merupakan indikator adanya pertumbuhan dibidang ekonomi, baik pertumbuhan disektor pemerintahan maupun didunia usaha swasta lainnya. Pemerintah Kota Sukabumi senantiasa memfasilitasi dan berupaya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan berpihak pada usaha swasta yang banyak menyerap tenaga kerja dan menjamin keamanan investor yang berinvestasi di Kota Sukabumi akan merasa aman.

"Saya juga menginginkan para pengusaha yang ada diwilayah Kota Sukabumi, khususnya dalam hal terdapat lowongan kerja lebih mengutamakan penerimaan pegawainya dari masyarakat Kota Sukabumi juga yang berkompeten sesuai kualifikasi dan jabatan yang diinginkan," terangnya.

Makanya tambah Iyan, saat ini terus gencar melakukan sosialisasi agenda besar itu, agar masyarakat mengetahui."Tahun lalu saja jumlah pengunjung yang datang dalam kegiatan Job Fair per hari mencapai 2000-3000 orang, dan pengunjung itu sudah dipastikan yang mencari kerja," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

Oesman Sapta Akan Menerima Gelar Doktor Kehormatan

Oesman Sapta Akan Menerima Gelar Doktor Kehormatan NERACA Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta (senator asal Kalimantan…

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih - Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket

Pertengahan Tahun, PBB dan BPHTB Sukabumi Sudah Mencapai Rp13 Miliar lebih Usulan Kerjasama Pembayaran Pajak Via Minimarket NERACA Sukabumi -…

Puluhan Koperasi di Sukabumi Terancam Dibubarkan

Puluhan Koperasi di Sukabumi Terancam Dibubarkan NERACA Sukabumi - Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengancam…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Walikota Depok: STNK Nunggak Dua Tahun, Data Dihapus dan Dilarang Operasional

Walikota Depok: STNK Nunggak Dua Tahun, Data Dihapus dan Dilarang Operasional NERACA Depok - Walikota Depok Dr. KH M. Ideis…

KABUPATEN SUKABUMI - Harga Telur dan Ayam Potong Semakin Melambung

KABUPATEN SUKABUMI  Harga Telur dan Ayam Potong Semakin Melambung NERACA Sukabumi - Harga telur dan ayam potong di wilayah Kabupaten…

DPRD Sukabumi Dukung Usulan Mengenai PKS Pembayaran Pajak Via Minimarket - Iwan Adhar : “Selama untuk Kepentingan Masyarakat Saya Dukung”

DPRD Sukabumi Dukung Usulan Mengenai PKS Pembayaran Pajak Via Minimarket Iwan Adhar : “Selama untuk Kepentingan Masyarakat Saya Dukung” NERACA…