PNM Lunasi Obligasi PNM II Tahun 2013

PNM Lunasi Obligasi PNM II Tahun 2013

NERACA

Jakarta - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melunasi Obligasi II PNM Tahun 2013 yang diterbitkan pada 9 Juli 2013. Obligasi dengan nilai emisi sebesar Rp1.000.000.000.000 (satu triliun Rupiah) dengan tenor 5 tahun serta tingkat bunga sebesar 9,2% dilunasi oleh PNM pada Jumat, 6 Juli 2018.

Berdasarkan keterangan tertulisnya kepada Neraca, Jumat (6/7), tingginya minat investor membuat PNM mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) ketika menawarkan obligasi kepada para investor. Pada tahun 2018, PNM telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II PNM Tahap II Tahun 2018 Rp 1,254 triliun berjangka waktu tiga tahun dengan tingkat kupon 8% p.a dan Seri B senilai Rp 1,246 triliun berjangka waktu lima tahun dan tingkat kupon sebesar 8,5% pada 13 April 2018.

Penerbitan surat utang digunakan sebagai modal kerja PNM dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan dan pendampingan usaha kepada pelaku usaha ultra mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui dua produk unggulan yaitu Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dan Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera). Sebagian besar sumber pendanaan PNM tahun ini didapat lebih dari 70% dari pasar modal, baik dalam bentuk obligasi ataupun Medium Terms Notes (MTN), sisanya dari perbankan dan pinjaman pemerintah.

Pada tahun ini, PNM akan melakukan perluasan dan penambahan infrastruktur berupa pembukaan cabang Mekaar sebanyak 200 unit, dengan total akan menjadi 2000 unit, guna mencapai target 4 juta nasabah pembiayaan Mekaar yang diamanahkan oleh Kementerian BUMN.

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengemban tugas khusus memajukan ekonomi kerakyatan dengan memberikan pembiayaan, pendampingan dan pembinaan usaha kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

PNM memiliki dua produk unggulan yaitu Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) yang diperuntukan kepada pelaku UMKM, serta Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) yang memberikan layanan kepada perempuan prasejahtera pelaku usaha ultra mikro.

Dalam merealisasikan komitmen untuk memberikan pendampingan dan pembinaan kepada nasabah, PNM melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) memberikan pendampingan dan pembinaan usaha kepada nasabah, baik berupa pelatihan tematik hingga pembinaan dan pelatihan kelompok usaha (klaster) yang berdasarkan pada kesamaan wilayah ataupun jenis usaha.

Dalam menentukan bentuk kegiatan PKU, PNM melakukan pendalaman terhadap kendala dan peluang usaha para nasabah, sehingga program PKU kami dapat tepat sasaran dan berdampak. Pendampingan dan pembinaan pun diberikan secara berkala dan berkelanjutan.

Saat ini PNM memiliki 2.428 kantor layanan, yang terdiri dari 62 kantor cabang PNM, 695 kantor layanan ULaMM dan 1.671 kantor cabang Mekaar. Mohar

BERITA TERKAIT

Waspada, Kemarau Tahun Ini Diprediksi Lebih Kering

  NERACA   Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) memprakirakan musim kemarau tahun ini lebih kering dibandingkan dengan tahun…

Tangerang Tetap Pertahankan Perbup 47 Tahun 2018

Tangerang Tetap Pertahankan Perbup 47 Tahun 2018 NERACA Tangerang - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, berupaya tetap mempertahankan peraturan bupati (Perbup)…

Obligasi Waskita Beton Oversubscribe 2,18 Kali

NERACA Jakarta – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribe untuk penawaran awal obligasi berkelanjutan I…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Amarta: Kebijakan Anies Jangan Dikaitkan Pilpres 2024

Amarta: Kebijakan Anies Jangan Dikaitkan Pilpres 2024 NERACA Jakarta - Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), Rico Sinaga menilai, terlalu dini…

8000 Orang Bebersih Ciliwung Sepanjang 69,3 km Pecahkan Rekor Muri

8000 Orang Bebersih Ciliwung Sepanjang 69,3 km Pecahkan Rekor Muri NERACA Cibinong - Sebuah gerakan bersama yang melibatkan lebih 8000…

Pawai Budaya Peringatan 379 Tahun Kota Amlapura

Pawai Budaya Peringatan 379 Tahun Kota Amlapura NERACA Karangasem - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan meresmikan gelaran…