Sebanyak 5,4 Juta Orang Diguyur KUR BRI

SOROTAN

Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tercatat sebagai penyalur terbesar Kredit Usaha Rakyat (KUR) sejak dicanangkan akhir 2007 lalu. Hingga kini, BRI sudah memberikan KUR kepada 5,4 juta orang (5.492.760 nasabah) baik kepada nasabah ritel maupun mikro. Hal tersebut diutarakan Sekretaris Perusahaan Bank BRI Muhamad Ali di Jakarta. ”Sejak diluncurkan 2007, BRI mencatat sudah sekitar 5,4 juta orang mendapat KUR,” ujar Ali.

Dikatakannya, penerima KUR rata-rata adalah pengusaha pemula, dengan modal pas-pasan. Namun setelah mendapat KUR, sebagian besar kemudian terangkat menjadi nasabah komersil BRI. “Berarti ada jutaan penerima KUR ini terangkat ekonomi dan usahanya menjadi bankable,” papar Ali.

Ali mengatakan, ekspansi KUR BRI berlangsung sangat pesat dan cepat dari tahun ke tahun. Dia mencatat, misalnya, memasuki tahun ketiga, nasabah KUR BRI telah mencapai 3,6 juta orang. “Realisasi kumulatifnya senilai Rp 22,7 triliun,” papar Ali. Pada akhir 2011, kumulatif penerima KUR BRI mencapai 5,3 juta orang dengan nilai pinjaman Rp39,5 triliun. “Memasuki 2012, ekspansi KUR perseroan tidak mengendor, akibatnya menutup bulan Januari 2012, KUR BRI tembus Rp40 triliun atau persisnya Rp40,7 triliun,” imbuh Ali.

Sementara itu, kendati rata-rata penerima KUR BRI merupakan pengusaha pemula, tingkat kepatuhan nasabah dalam membayar angsuran sangat tinggi. Hal tersebut sangat terlihat dari kualitas kredit KUR yang sangat bagus. Dari total realisasi di atas, non performing loan (NPL) atau kredit bermasalah KUR BRI hanya sebesar 2,55% atau jauh dibawah rasio yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) sebesar 5%. KUR Ritel BRI yang memiliki plafon sebesar Rp9,7 T mencatat NPL sebesar 3,06%. Sedangkan KUR Mikro berplafon Rp30,8 T mencatat NPL sebesar 2,33%.

Unit kerja yang mengakar, tersebar, dan terbesar di Indonesia adalah kekuatan dalam pemasaran KUR, per Januari 2012, jumlah BRI Unit sebanyak 4.849 kantor, Teras BRI sebanyak 1.304 buah, dan Teras keliling sebanyak 101 buah. “Teras keliling ini merupakan unit kerja BRI yang bersifat mobile sehingga dapat memberikan layanan transaksi perbankan di lokasi-lokasi potensial yang belum terjangkau oleh unit kerja (Uker) konvensional BRI terutama di pasar rakyat,” terang Ali.

Sebelumnya pemerintah merilis, sepanjang 2011, realisasi KUR secara nasional mencapai angka Rp 28,621 triliun. Pencapaian ini lebih tinggi dari target awal yakni Rp 20 triliun. Demikian keterangan realisasi KUR 2011 yang disampaikan oleh Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN Parikesit Suprapto, di Jakarta, Kamis (5/1/2012). Parikesit menambahkan, total penerima KUR selama 2011 mencapai 1.887.520 debitur, atau 143,1% lebih tinggi dari target sebelumnya. **rin

BERITA TERKAIT

Sebanyak 43 Ribu Koperasi Dibubarkan Oleh Kemenkop UKM

Sebanyak 43 Ribu Koperasi Dibubarkan Oleh Kemenkop UKM NERACA Sukabumi - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) telah membubarkan…

OJK Catat Penyaluran KUR di Papua Capai Rp940 miliar

      NERACA   Jayapura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua mencatat realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada…

Vivendi Investasi US$ 500 Juta - Global Mediacom Rencanakan IPO Anak Usaha

NERACA Jakarta – Teka teki siapa yang berniat invetasi MNC Group, akhirnya terbuka juga informasi. PT Global Mediacom Tbk (BMTR)…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…