Asian Agri Berikan Apresiasi Lima Desa Binaan - Berhasil Tekan Angka Kebakaran Hutan

Perusahaan perkebunan nasional Asian Agri memberikan hadiah kepada lima desa bebas api di Provinsi Jambi, masing-masing senilai Rp100 juta atas upaya mereka menjaga kawasan desanya dari kebakaran hutan dan lahan.”Kami berikan penghargaan kepada lima desa dari tujuh desa bebas api binaan Asian Agri di Jambi, masing-masing Rp100 juta," kata Pimpinan Bidang CSR dan Kegiatan Berkelanjutan Asian Agri, Willy Pardede di Kota Jambi, kemarin.

Kegiatan penyerahan perhargaan itu dilakukan di Kota Jambi kepada perwakilan dari masing-masing desa bebas api, yakni kepala desa, ketua BPD serta "crew leader" atau pemuda penggerak kegiatan kampanye desa bebas api. Kelima desa bebas api binaan Asian Agri itu adalah Desa Lubuk Lawas, Desa Tuo Sumay, Desa Teriti, Desa Suo Suo, Desa Muaro Sekalo, yakni desa sekitar perkebunan di Kabupaten Tebo, Bungo dan Tanjung Jabung Timur.

Willy menyebutkan, sebanyak tujuh desa yang tergabung dalam program itu dalam binaan Asian Agri tercatat mampu menekan secara signifikan angka kebakaran hingga mencapai ratusan hektare di daerah itu. Dia menyebutkan, masih ada kebakaran di dua desa binaan yang disebabkan aktivitas pembukaan lahan, namun secara umum luasan kasus kebakaran hutannya jauh menyusut.

Disampaikannya, kontribusi masyarakat desa yang tergabung dalam masyarakat peduli api (MPA) dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya pemerintah dan pihak keamanan, merupakan salah satu kunci keberhasilan program desa bebas api,”Dalam program ini, kami merekrut 'crew leader' yakni kader kami di desa bebas api yang melakukan pembinaan, edukasi dan kampanye untuk pencegahan kebakaran hutan, salah satunya menekan angka pembakaran lahan dengan pendekatan masing-masing," kata Willy.

Manajer Sustainability Operational Asian Agri, Zulbahri juga menyebutkan, peranan 'crew leader' menjadi salah satu unsur keberhasilan program ini. Mereka menjadi kader atau mandor di lapangan untuk pencegahan karhutla yang dibekali dengan kemampuan komunikasi, pengetahuan lingkungan.”Bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan di desa, namun penekanan tahun ini diharapkan untuk pembelian kendaraan trail untuk crew leader agar bisa lebih mobile dalam menjalankan tugasnya," kata Zulbahri.

Program Desa Bebas Api binaan Asian Agri dimulai tahun 2016 diawali dengan bermitra dengan tujuh desa di Riau, kemudian Tahun 2017 dikembangkan lagi termasuk dengan tujuh desa di Provinsi Jambi. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Momerandum of Understanding (MoU) program desa bebas api tahun 2018-2019 dengan desa binaan itu yang dilakukan oleh perwakilan aparat desa dengan pimpinan bidang CSR dan kegiatan berkelanjutan Asian Agri.

Sementara itu salah seorang 'crew leader' dari desa Muara Sekalo Kabupaten Tebo, Ade Chandra menyebutkan, sinergitas antara crew leder dan aparat desa dan keamanan terjalin. Dirinya melakukan kampanye dan sosialisasi kepada masyarakat melalui pendekatan kekeluargaan serta mengurangi kebiasaan masyarakat setempat melakukan pembakaran lahan untuk membuka lahannya.”Pencegahan itu dibarengi dengan sosialisasi dan kampanye aturan dan dampak hukum dari kerugian dari kebiasaan pembakaran lahan itu," kata Ade Chandra.

BERITA TERKAIT

Dana Desa Disebut Mampu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

  NERACA   Jakarta - Ekonom Ilya Avianti mengatakan bila pengelolaan dana desa mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban…

Kemenpar Siap Kembangkan Ekowisata Hutan Gede Pangrango

Dalam siapkan ekowisata hutan, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan menggelar bimbingan teknis (bimtek), salah satunya untuk pengelola Taman Nasional Gunung Gede…

Lihat Bocoran Nokia 9, Smartphone dengan Lima Kamera

Desas-desus soal Nokia 9 yang hadir dengan lima kamera, kembali muncul. Kali ini, giliran render smartphone tersebut yang bocor di…

BERITA LAINNYA DI CSR

Tingkatkan Produktivitas UMKM - XL Beri Pelatihan Literasi Digital di Lombok Tengah

Dalam rangka memberdayakan serta meningkatkan produktivitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya perempuan dan meningkatkan perekonomian nelayan di…

Program CSR Bukan Hal Mudah Bagi Perusahaan

Dewasa ini kerap digelar acara pemberian penghargaan kepada perusahaan-perusahaan yang dinilai telah menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate…

Tingkatkan Daya Saing UKM Manufaktur - YDBA Ajak Binaannya Kunjungi GS Battery di Semarang

Dalam rangka meningkatkan wawasan mengenai best practice pengembangan bisnis di bidang manufaktur, Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) mengajak 42 usaha…