Gubernur DKI Jakarta - Dunia Islam Bisa Belajar dari Indonesia

Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta

Dunia Islam Bisa Belajar dari Indonesia

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan dunia Islam bisa belajar banyak bagaimana persatuan di Indonesia dibangun melalui pertemuan ulama dan da'i ke V se-Asia Tenggara, Afrika dan Eropa yang diadakan di Jakarta.

"Yang unik di Indonesia bukan sekadar keberagamannya, yang unik di Indonesia adalah persatuannya," kata Anies ditemui di sela-sela pertemuan di Hotel Grand Cempaka, Jakarta, Selasa (3/7).

Anies mengatakan, Indonesia merupakan negeri yang beragama. Umat Islam di Indonesia jumlahnya paling banyak. Di Indonesia ada lebih dari 700 bahasa dan lebih dari 400 suku bangsa. Di tengah keberagaman dan wacana persatuan, Kemudian Anies juga mengatakan, Bangsa Indonesia bukan berarti tidak memiliki masalah. Namun, semua masalah itu selalu bisa diselesaikan."Dari waktu ke waktu kita selalu bisa menyelesaikan masalah. Kita selalu bisa menjaga persatuan," tutur dia.

Anies berharap, pengalaman Indonesia bisa menjadi pelajaran dan hikmah bagi para ulama dan dai yang hadir."Tentu tidak bisa diterapkan begitu saja tapi hikmahnya yang bisa diambil. Mudah-mudahan kita bisa menjadi pelajaran dan hikmah bagi semua," kata dia.

Anies juga menyatakan kebanggaannya Jakarta bisa menjadi tuan rumah pertemuan ulama dan da'i tersebut, yang diadakan Selasa hingga Kamis (6/7). Anies mengucap syukur dan berharap Jakarta bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi penyelenggaraan acara-acara berskala global. Selain pertemuan ulama dan da'i, pada Agustus 2018 Jakarta juga akan menjadi tuan rumah Asian Games.

Kemudian, Anies Baswedan mengajak ulama dan para da'i untuk terus menggaungkan pentingnya persatuan, terlebih untuk Jakarta yang merupakan replika dari keberagaman Indonesia sebagai sebuah bangsa. Gubernur Anies Baswedan menyampaikan harapannya itu ketika mendampingi Wapres RI Jusuf Kalla menghadiri Pembukaan "Multaqo Ulama dan Da'i se-Asia Tenggara, Afrika dan Eropa" ke-5 di Jakarta, Selasa (3/7). Ant

BERITA TERKAIT

Itang Yunasz Yakin Indonesia Jadi Kiblat Fasyen Muslim Dunia

  NERACA Tangerang – Salah satu desainer senior Indonesia, Itang Yunasz merasa yakin bahwa Indonesia bakal jadi kiblat fesyen muslim…

Cara PLN Dorong Ekonomi Indonesia Jadi Top Ten Dunia

  NERACA Jakarta - Konsumsi listrik yang besar selama ini dianggap sebagai pemborosan. Namun rupanya, data yang ada memperlihatkan, semakin…

Bisa Ganggu Produksi Udang Nasional, KKP Tangkal Virus AHPND

NERACA Jakarta –  Virus acute hepatopancreatic necrosis disease (AHPND) sudah menyerang produksi udang di beberapa negara tetangga. Oleh karenanya, saat…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

KPK Selenggarakan Kegiatan Pencegahan Korupsi di Maluku

KPK Selenggarakan Kegiatan Pencegahan Korupsi di Maluku NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan kegiatan monitoring dan evaluasi sistem…

Ajukan PK, Hartawan Aluwi Mencari Keadilan

Ajukan PK, Hartawan Aluwi Mencari Keadilan NERACA Jakarta - Hartawan Aluwi terdakwa 14 tahun kasus Antaboga mencari keadilan dengan mengajukan…

KPPU Hadir Dalam Mengawasi Kemitraan Sektor Perkebunan Sawit

KPPU Hadir Dalam Mengawasi Kemitraan Sektor Perkebunan Sawit NERACA Medan – Menggandeng Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Komisi Pengawas…