BNI Targetkan 40.000 Rumah Bersubsidi FLPP

NERACA

Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terus menggenjot penyerapan KPR rumah subsidi yang mendapat kucuran FLPP sebanyak 40.000 unit sepanjang 2012. "Target penyerapan 40.000 unit hingga 2012," kata Executive Vice President KPR BNI Diah Sulianto di Jakarta,20/12

Menurut Diah, pihaknya mengacu pada penetapan suku bunga efektif FLPP sebesar 7,25%, dengan memperhitungkan komponen biaya seperti biaya operasional dan beberapa komponen lain. "Suku bunga tersebut merupakan suku bunga khusus yang diberikan untuk MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). Yang pasti suku bunga tersebut sudah memperhitungkan komponen biaya," terangnya.

Dikatakan Diah, BNI sudah sepakat dengan kementerian perumahan rakyat terkait bunga FLPP sebesar 7,25%. "Partisipasi ini merupakan salah satu komitmen BNI untuk mendukung masyarakat berpenghasilan rendah dalam memiliki rumah dengan angsuran yang terjangkau," paparnya.

Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo sebelumnya menerangkan, bunga 7,25% telah memperhitungan skema pendanaan perbankan bersama perbankan 50:50. Seluruh bank-bank BUMN seperti BNI, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Mandiri setuju bunga FLPP 7,25% meski syarat porsi penyertaan 50:50. Bank Tabungan Negara (BTN) yang masih menginginkan porsi penyertaan 60% : 40% dengan bunga lebih rendah dari 8%.

Bagi konsumen yang mendapat fasilitas kredit rumah melalui FLPP, selain mendapat bunga lebih rendah, konsumen pun akan mendapat buka yang tetap hingga 15 tahun. Sehingga dengan demikian besaran cicilan yang harus dibayarkan konsumen tetap hingga lunas. Hal ini karena pemerintah menempatkan dana murah kepada bank peserta FLPP. **cahyo

BERITA TERKAIT

Pool Finance Targetkan Laba Tumbuh 150% - Genjot Pembiayaan Produktif

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Pool Advista Finance Tbk sebagai perusahaan pembiyaan bakal mencari pendanaan…

Pemda Targetkan Rampung Dua Minggu ke Depan - Skema Investasi Sampah Bantargebang

Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta sedang menggodok skema investasi sampah di Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat yang menggunakan sistem…

Disperindag Lebak Awasi Peredaran Elpiji Bersubsidi

Disperindag Lebak Awasi Peredaran Elpiji Bersubsidi NERACA Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lebak, Banten, mengawasi peredaran elpiji kemasan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Janji Jaga Disparitas Suku Bunga

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) berjanji akan menjaga disparitas suku bunga (differensial interest rate) domestik…

Pertemuan IMF-World Bank Beri Dampak 0,64% ke Ekonomi Bali

    NERACA   Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan Pertemuan Tahunan IMF-WB dapat memberikan dampak…

OJK Raih WTP dari BPK

    NERACA   Jakarta - Laporan keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari…