Bank Sulut Diminta Bantu Kredit Produktif

NERACA

Manado---Pemprop Sulawesi Utara mendesak Bank Sulut bisa mendorong penyaluran kredit produktif dalam upaya memberdayakan sektor riil. Karena sektor rill sangat penting dan mendorong pertumbuhan ekonomi. “Pertumbuhan sektor riil sangat penting dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sulut ke depan, karena itu manajemen Bank Sulut diharapkan memberi porsi cukup besar terhadap sektor riil," kata Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang di Manado, Senin.

Lebih jauh Sarundajang menambahkan pertumbuhan sektor riil perlu diberdayakan lebih cepat, terutama terkait dengan kawasan ekonomi khusus (KEK) yang mulai disiapkan dari sekarang, serta peran daerah ini di kancah industri dan perdagangan kawasan Pasifik. "Kita tidak ingin sektor riil menjadi penonton di tanah sendiri, karena itu harus mulai berbenah, dan Bank Sulut serta bank lainnya diharapkan berperan penting," tambahnya

Sektor riil, kata Sarundajang, selain industri kecil menengah, juga perkebunan, perikanan dan pertanian serta pariwisata.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Sulut James Salibana mengatakan, pihaknya menyambut positif harapan pemerintah daerah, karena itu akan terus berupaya agar kredit produktif terus ditingkatkan. "Sampai sekarang kredit produktif Bank Sulut sudah berkisar 40 persen, tinggal 60 persen konsumtif. Pada tahun mendatang sektor produktif akan lebih diperhatikan lagi dengan memberi porsi lebih besar," kata James.

Malah, James menambahkan kendati direksi yang ada sekarang masih menunggu uji kepatutan dan kelayakan dari BI, tetapi pihaknya sudah menyiapkan berbagai program untuk mendorong pertumbuhan sektor riil.

Salah satu langkah penting yang sudah dilakukan Bank Sulut, kata James, adalah kerja sama pembiayaan dengan Himpunan Peternak Indonesia (HPI) yang ditandai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada pekan lalu. Bank Sulut merupakan bank dengan saham terbesar dimiliki pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Sulut dan Gorontalo. **cahyo

BERITA TERKAIT

Indeks Kemudahan Berusaha Turun, Pemerintah Diminta Perbaiki Izin

      NERACA   Jakarta - Pemerintah diminta memberi kepastian pengurusan perizinan konstruksi gedung dan properti. Kepastian pengurusan izin…

Bank Kalbar Buka 6 Kantor Cabang

      NERACA   Pontianak - Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan meresmikan enam kantor Bank Kalbar, yang tersebar di…

Pameran Jadi Cara Pemerintah Bantu Pemasaran Produk Usaha Kecil - Promosi Dagang

NERACA Jakarta – Kementerian Perdagangan berkomitmen terus meningkatkan pemasaran produk usaha kecil menengah (UKM), salah satunya melalui keikutsertaan dalam pameran.…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…