Rasio Kredit Macet Di Sulteng Aman

NERACA

Palu - Kepala kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah Miyono mengatakan rasio kredit macet atau "non performing loan" (NPL) di Sulteng masih cukup aman. Menurut dia di Palu, jika dilihat dari "heatmap" pertumbuhan kredit dan NPL per sektor, dengan catatan pertumbuhan kredit di atas 10 persen, maka, kombinasi pertumbuhan rendah dengan NPL tinggi ada pada sektor konstruksi.

Kemudian kombinasi pertumbuhan tinggi dan NPL tinggi ada pada sektor pertambangan. Kombinasi pertumbuhan tinggi dan NPL rendah ada pada sektor industri, sektor pertanian dan sektor konsumsi. Serta kombinasi pertumbuhan rendah dan NPL rendah ada di sektor perdagangan. Berdasarkan tren, sektor pertanian dan sektor industri pengolahan masih berada dalam jalur yang positif.

Pertumbuhan kredit pertanian cukup tinggi mencapai 24,42 persen dan sektor industri pengolahan tumbuh 11,79 persen. Selain itu, rasio kredit macet kedua sektor ini juga cukup aman dan masih berada dibawah ambang batas yakni 1,36 persen dan 3,56 persen. "Hal itu masih positif, karena kedua sektor ini termasuk sektor yang memiliki andil besar pada PDRB Sulteng," ujar Miyono, seperti dikutip Antara, kemarin.

Secara spasial, NPL per kabupaten/kota di Sulteng masih relatif terkendali. Hingga Triwulan I 2018, tidak terdapat NPL kredit dari masing-masing daerah yang melebih ambang batas. Sebagian besar daerah bahkan memiliki pertumbuhan kredit termasuk tinggi di atas 100 persen.

Kota Palu dengan pangsa kredit 54,64 persen, mengalami pertumbuhan kredit hingga 12,28 persen dengan NPL sebesar 3,04 persen Sementara kredit di Kabupaten Banggai juga tumbuh hingga angka 12,58 persen dengan NPL yang rendah sebesar 1,67 persen. Menurut Miyono, langkah-langkah yang dapat dilakukan yakni memperbaiki kualitas kredit, dengan cara meningkatkan supervisi pada debitur-debitur, dengan cara pengawasan dan pembinaan.

BERITA TERKAIT

Stok Melimpah, Ketersediaan Beras Dijamin Aman

NERACA Jakarta-Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan, ketersediaan beras aman pada musim kemarau akhir tahun ini. Dia mengklaim kelangkaan beras yang…

Jakarta Garden City - Hunian Paling Aman dan Nyaman di Nusantara

Jakarta Garden City Hunian Paling Aman dan Nyaman di Nusantara NERACA Jakarta - Baru baru ini sedang viral di berbagai…

Jakarta Garden City - Hunian Paling Aman dan Nyaman di Nusantara

Jakarta Garden City Hunian Paling Aman dan Nyaman di Nusantara NERACA Jakarta - Baru baru ini sedang viral di berbagai…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

CIMB Group Jaring Talenta Bidang Digital

  NERACA   Jakarta - CIMB Group Holdings Berhad (CIMB Group) menyelenggarakan CIMB 3D Conquest, kompetisi yang bertujuan mendapatkan dan…

Persiapan Pertemuan IMF – World Bank Hampir Matang

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhur Binsar Pandjaitan mengatakan persiapan penyelenggaraan Pertemuan Tahunan IMF-World…

Mandiri Utama Finance Luncurkan Produk Syariah

      NERACA   Jakarta – Melihat potensi pasar yang besar, PT Mandiri Utama Finance (MUF) meluncurkan produk pembiayaan…