Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA

Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk berbagi keuntungan dengan pemegang saham lewat pembagian dividen final sebesar Rp 10 persaham. Secara total, perusahaan akan membagikan dividen final sebesar Rp 24,55 miliar.

Pada 20 Juli 2017, perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp5,5 per saham, atau sebesar Rp13,07 miliar. Total dividen interim dan dividen tersebut adalah Rp37,62 miliar, atau setara dengan 15,21% dari laba bersih perseroan pasa 2017. Direktur Independen Metrodata Electronics, Randy Kartadinata mengungkapkan,pembagian dividen interim dilakukan karena kewajiban perseroan untuk membayar pajak,”Pembagian dividen interim digunakan untuk pembayaran pajak atas dividen saham tahun buku 2016 dan dividen interim/tunai tahun buku 2017," ujarnya di Jakarta, pekan lalu.

Dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) perseroan juga memutuskan penggunaan 2,43% dari laba bersih perseroan atau sebesar Rp6 miliar sebagai cadangan perusahaaan. Sisa laba bersih akan dicatat sebagai laba ditahan perseroan. Sebagai informasi, emiten distribusi, solusi, dan konsultasi teknologi informasi ini berhasil membukukan laba bersih di 2017 sebesar Rp 247,4 miliar, atau meningkat 12,1% dari laba bersih tahun 2016.

Sementara pendapatan perseroan tumbuh sebesar 7,7% dibandingkan 2016, atau mencapai Rp10,82 triliun. Pendapatan perseroan terutama disumbangkan oleh lini bisnis distribusi yang mencapai 77,4% pada 2017, dan kontribusi lini bisnis solusi sebesar 20,2%. Di tahun ini, perseroan optimis bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus membaik dengan didukung fundamental ekonomi yang semakin menguat.

Di kuartal pertama 2018, perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 2,9 triliun atau kenaikan sebesar 38,1% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2017. Selain itu, perseroan juga membukukan laba bersih sebesar Rp 64,2 miliar untuk kuartal pertama tahun 2018 yang mengalami kenaikan sebesar 42,4% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2017,”Untuk laba bersih diharapkan bertumbuh 10% atau mencapai Rp 272,1 miliar di tahun 2018,” kata Presiden Direktur Metrodata Electronics, Susanto Djaja.

BERITA TERKAIT

Pembayaran Dividen di 2017 Tumbuh 14,5%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan kenaikan pembayaran dividennya untuk tahun buku 2017 lalu sebesar 14,5% dibandingkan…

SAP Express Tawarkan Rp 220-260 Persaham - Gelar IPO

NERACA Jakarta – Awal Oktober 2018, PT Satria Antaran Prima Tbk (SAP Express) siap luncurkan penawaran umum perdana saham (IPO).…

Madusari Patok Harga IPO Rp 580 Persaham

PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) menetapkan harga penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) Rp580 per saham. Ketetapan harga…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Model Bisnis Sangat Potensial - Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

Lagi, BEI Suspensi Saham Mahaka Media

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) pada perdagngan saham Rabu (19/9).…

Obligasi Masih Ramai di Sisa Akhir Tahun

NERACA Jakarta – Meskipun dihantui sentimen kenaikan suku bunga, potensi pasar obligasi dalam negeri hingga akhir tahun masih positif. “Dengan…