Ini Dia, Layanan Mudik Gratis 2018

Dalam rangka menyukseskan mudik lebaran 2018, Jasa Raharja selaku BUMN ikut terlibat dengan menyediakan angkutan mudik lebaran gratis bersama 62 BUMN lain. Total sebanyak 3.400 bus yang akan disiapkan untuk pelaksanaan mudik gratis 2018.

NERACA

Memasuki musim mudik Lebaran tahun 2018 ini, pemerintah terus melakukan sejumlah persiapan baik angkutan darat, laut maupun udara. Agar mudik berjalan aman, lancar dan efesien, pemerintah menghimbau agar masyarakat bisa memanfaatkan mudik gratis.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang menyerukan agar masyarakat yang akan mudik saat Lebaran bisa memanfaatkan mudik gratis baik dari pemerintah maupun swasta. Mudik gratis diperlukan salah satunya untuk menekan tingginya angka kecelakaan. "Motor itu 70 persen penyumbang jumlah kecelakaan. Kami ajak dan sarankan mudik jangan pakai motor, itu bahaya. Silakan digunakan mudik gratis kapal laut, kereta dan bus," tegas Budi.

Budi juga meminta agar warga yang hendak mudik untuk memanfaatkan libur yang diberikan pemerintah. Mereka diharap mudik tidak pada H-2 atau H-3 Lebaran, tapi bisa di hari-hari sebelumnya. "Gunakan waktu libur dengan pulang ke kampung, bisa dilaksanakan 1 minggu sebelumnya supaya tidak menumpuk," tambahnya.

Dalam arus mudik Lebaran tahun ini pun, Menhub memprediksi kemacetan tidak akan terjadi pada H-2 atau H-3 Lebaran. Hal itu karena Pemerintah telah menetapkan libur untuk lebaran lebih lama. "Berdasarkan riset, mudik itu H-2 dan h-3. Sekarang pemerintah buat hari libur 2/3 hari sebelumnya. Makanya kami memproyeksikan kemacetan parah tidak terjadi," ujarnya.

Sedangkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemhub Budi Setiadi, menambahkan, tahun ini pengguna kendaraan pribadi pada arus mudik Lebaran diprediksi naik sekitar 27% dibandingkan tahun lalu. "Kami sebenarnya berupaya memindahkan para pemudik dari menggunakan kendaraan pribadi ke kendaraan umum," ujar Budi.

Untuk itulah tahun ini pemerintah mengaku telah mempersiapkan ruang yang lebih besar untuk angkutan bus antar kota antar provinsi (AKAP). Jika pada tahun 2017 lalu disediakan kapasitas angkutan jenis bus hingga 7,95 juta penumpang, pada tahun ini naik hingga mencapai 8,09 juta penumpang. Selain menambah kapasitas bus penumpang, Kemhub juga memberikan fasilitas mudik bareng gratis kepada 50.000 orang.

Selain bus, angkutan favorit masyarakat saat mudik adalah kereta api. Pada tahun ini diperkirakan penumpang kereta api akan meningkat 4% dari jumlah tahun lalu yang mencapai 3,9 juta penumpang.

Tidak salah jika kemudian PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut, sebagian besar tiket kereta api untuk arus mudik dan balik sudah habis terjual. Untuk melayani permintaan yang terus naik, PT KAI akan menyiapkan 16 rangkaian kereta tambahan dari Jakarta ke berbagai tujuan.

Sedangkan untuk angkutan pesawat udara. Pada tahun ini, Kemhub memperkirakan penumpang pesawat udara selama arus mudik dan balik mencapai 5,85 juta penumpang. Jumlah itu naik sekitar 10,78% dari 2017 yang mencapai 5,29 juta penumpang.

Dan tahun ini, Kemenhub menyelenggarakan mudik gratis dengan menyediakan sebanyak 1.135 bus dan tiga kapal roro untuk tiga jurusan yakni Semarang, Surabaya dan Lampung. Mudik gratis tahun ini bertambah menjadi 32 tujuan dibanding tahun lalu 26 kota. Kota-kota tambahan tujuan mudik antara lain Lampung, Palembang dan Padang.

Sementara itu, Kepala Urusan Pencegahan Kecelakaan Divisi Pelayanan Jasa Marga Mulyadi mengatakan, dalam rangka menyukseskan mudik lebaran 2018, Jasa Raharja selaku BUMN ikut terlibat dengan menyediakan angkutan mudik lebaran gratis bersama 62 BUMN lain. Total sebanyak 3.400 bus yang akan disiapkan untuk pelaksanaan mudik gratis 2018. Sedianya pelaksanaan mudik gratis BUMN akan dilepas langsung oleh Presiden Joko Widodo di Pantai Karnaval Ancol. "Kami sudah meminta kesediaan bapak Presiden. Jadi, Jasa Raharja bersama 62 BUMN lain akan melepas mudik gratis dengan perkiraan pemudik sebanyak 162.000 pemudik," ucapnya.

Sulit Kendalikan

Meski banyaknya, mudik gratis, Pengamat Transportasi Universitas Katolik (Unika) Soegijapranoto Semarang, Djoko Setijowarno memprediksi, arus mudik Lebaran 2018 ini, terutama yang ke Jawa masih didominasi pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua.

Ia memperkirakan jumlah pemudik dengan roda dua mencapai 6,39 juta orang. Menurut Djoko, sangat sulit mengimbau pemudik motor untuk beralih menggunakan angkutan umum.

Pasalnya, meski pemerintah menghendaki pemudik menggunakan angkutan umum, tetapi keberadaan angkutan umum di daerah kian memburuk. "Di tempat tujuan para pemudik, keberadaan angkutan umum tinggal cerita. Angkutan umum sudah punah. Walaupun ada hanya sisa-sisa yang tentunya kondisinya sudah tidak memadai lagi," kata Djoko.

Pada Lebaran 2018 ini, pemerintah telah menyediakan kuota 39.446 unit kendaraan mudik gratis untuk sepeda motor melalui truk, kereta api, kapal laut dan kapal Ro Ro. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun lalu, yakni 19.148 unit atau naik 106%. "Dari kuota mudik gratis sepeda motor, hanya dapat mengakomodir 0,0061% saja. Jauh dari angka 1%. Mudik gratis menggunakan kapal laut, paling tinggi subsidinya, sekitar Rp 1,2 juta per unit sepeda motor," paparnya.

Dengan tingginya pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua, maka potensi jumlah kecelakaan juga tinggi Secara nasional, angka kecelakaan saat Lebaran masih bertengger di atas 70%. "Untuk meminimalisir potensi kecelakaan, pemudik diimbau harus istirahat setiap dua jam perjalanan, tidak boleh membawa barang berlebihan, tidak boleh lebih dari dua orang, dilarang bawa anak-anak," imbaunya.

Ia menjelaskan, sudah ada ketentuan untuk membawa barang menggunakan sepeda motor dan tidak bisa sembarangan. Berdasarkan Pasal 10 ayat 4 Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan, lebar barang muatan tidak boleh melebihi stang kemudi.

Kemudian, tinggi barang harus kurang dari 900 mm dari atas tempat duduk dan muatan tersebut harus ditempatkan di belakang pengemudi. "Selama transportasi umum di daerah masih buruk, sulit rasanya pemerintah mengendalikan sepeda motor untuk digunakan mudik. Angka kecelakaan mudik motor masih tinggi," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Djoko meminta pemerintah segera membangun transportasi umum sesuai dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2015-2019. (agus)

BERITA TERKAIT

Telkom Raih Asean Engineering Award 2018

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali mendapat penghargaan atas komitmen membangun infrastruktur telekomunikasi digital yang mampu menciptakan pemerataan konektivitas…

Disdukcapil Sukabumi Tingkatkan Layanan Pembuatan Akta Kematian

Disdukcapil Sukabumi Tingkatkan Layanan Pembuatan Akta Kematian NERACA Sukabumi - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi terus meningkatkan…

Indonesia Motorcycle Show 2018 Bukukan Penjualan 1.332 Unit

Pameran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018 resmi ditutup pada Minggu (4/11). Selama lima hari penyelenggaraan, ajang pameran kendaraan roda dua…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Dongkrak Pariwisata, Menggarap Pasar Milenial

Organisasi Pariwisata Dunia di bawah naungaun PBB (UNWTO) mengapresiasi kenaikan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia, yang termasuk dalam kategori tercepat…

Milenial Memburu Objek Wisata Digital

Besarnya gelombang "gangguan" di era milenial ini tidak bisa dipungkiri terus menekan, bahkan menggeser apapun yang dinilai masih konvensional di…

Menjaring Wisatawan Hingga ke Mancanegara

Berbagai obyek wisata di Nusa Tenggara Timur sebagai pulau terindah di dunia menurut majalah Focus dari Jerman dengan branding pasola,…