Penjualan Truk Fuso Naik 28,2 Persen di Kuartal I 2018

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan Mitsubishi Fuso di Indonesia membukukan pertumbuhan penjualan kendaraan selama kuartal pertama (Januari-April) tahun 2018 sebesar 28,2 persen. Direktur Sales & Marketing PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Duljatmono mengungkapkan, selama Januari-April 2018, total kendaraan terjual mencapai 16.721 unit dengan pangsa pasar total di semua segmen truk mencapai 45,4 persen.

Sementara, penjualan nasional di periode yang sama atas semua merk truk di Tanah Air mencapai 36.844 atau tumbuh 30 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

Dari total penjualan ini, Mitsubishi Colt Diesel meraih pangsa pasar absolut 60 persen di segmen truk ringan (light duty truck) dengan total truk terjual sebanyak 14.740 unit. "Kontribusi terbesar berasal dari sektor bisnis logistik, namun pendorong kenaikan penjualan terbesar di segmen truk ringan ini adalah naiknya permintaan dari sektor perkebunan terutama kelapa sawit dan infrastruktur," ungkap Duljatmono di acara buka puasa bersama media di Jakarta, Jumat (8/6).

Duljatmono juga menjelaskan, selain segmen truk ringan, permintaan pasar terhadap truk mediun duty juga meningkat karena tingginya permintaan dari sektor infrastruktur, sebagai efek positif pembangunan di sektor infrastruktur yang saat ini digencarkan Pemerintah. "Umumnya, truk medium duty digunakan untuk mengangkut material bahan bangunan dan untuk angkutan sektor logistik. Permintaan dari konsumen di segmen meningkat cukup tajam," jelas Duljatmono.

Data kinerja penjualan truk medium duty selama Januari-April 2018 mencapai dari merk truk di luar Fuso mencapai 7.578 unit. Sementara, KTB berhasil menjual truk Fuso medium duty di periode ini sebanyak 1.922 unit.

Untuk memperkuat penetrasi di segmen truk medium duty, tahun 2018 ini KTB akan meluncurkan beberapa varian sekaligus truk medium duty terbaru, Fuso Fighter, yang pernah diperkenalkan untuk pertama kalinya di arena pameran kendaraan komersial GIICOMVEC bulan Maret 2018 lalu di JCC Senayan, Jakarta. "Kami sedang mempersiapkan segala prosesnya dan diharapkan dapat hadir di Indonesia dalam waktu dekat," ungkap Duljatmono.

BERITA TERKAIT

Ekonomi Banten Triwulan I-2018 Tumbuh 5,95 Persen

Ekonomi Banten Triwulan I-2018 Tumbuh 5,95 Persen  NERACA Serang - Perekonomian Provinsi Banten Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) pada triwulan…

Naik 18 Persen, Industri Manufaktur Kerek Ekspor RI ke Australia - Niaga Internasional

NERACA Jakarta – Industri manufaktur berperan besar dalam mendongkrak peningkatan nilai ekspor Indonesia, salah satunya ke negara tujuan seperti Australia.…

Masyarakat Antusias Ramaikan Pawai Obor Asian Games 2018

  Oleh : Rizki Aditya, Mahasiswa Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Pertandingan Asian Games menjadi acara yang dinantikan pada 18 Agustus…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Suzuki Belum Berencana Rilis Skutik untuk Kelas Premium

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi kendaraan roda dua menyatakan belum berencana mengeluarkan skuter otomatik (skutik) untuk mengisi segmen premium…

Produsen Otomotif Sambut Regulasi

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyambut positif regulasi mengenai penarikan kendaraan untuk reparasi (recall) yang telah diatur berdasarkan Peraturan…

Hyundai Kembangkan Chipset Mobil Terkoneksi

Hyundai Motor berinvestasi di sebuah perusahaan Israel untuk mengembangkan teknologi chipset mobil terkoneksi, kata perusahaan Korea Selatan itu dilansir Yonhap,…