Rupiah Balik ke Rp9.000/USD

SOROTAN

Jakarta---Apresiasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kemarin kembali melemah. Malah rupiah diperdagangkan pada kisaran Rp9.000 per USD. Berdasarkan catatan, dengan rata-rata perdagangan harian Rp9.047-Rp9.077 per USD. Sementara Bank Indonesia (BI) mencatatkan rupiah berada di kisaran Rp9.028 per USD, dengan range peradagangan Rp8.983-Rp9.073 per USD.

Menurut, analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih mengungkapkan, dengan pasar AS ditutup naik, walaupun sebelumnya pasar Eropa masih ditutup turun, sentimen positif pasar AS kemungkinan menjalar ke pasar Asia hari ini.

Namun pendapat berbeda diungkapkan Analyst Telkom Sigma, Rahadyo Anggoro, menurutnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih melemah dan kembali menyentuh "Pelemahan karena regional. Kisarannya Rp9.050 sampai Rp9.100 per USD," ujarnya

Pelemahan memang masih dipengaruhi oleh isu global dimana Uni Eropa menunda memberikan dana talangan untuk Yunani hingga Pemilihan Umum (pemilu). "Ditunda karena adanya kecemasan negara-negara di Eropa," tandasnya.

Lebih jauh kata Rahadyo, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih melemah dan kembali menyentuh level Rp9.000 per USD setelah sebelumnya berada di kisaran Rp8.900 per USD. ‘Jumat, akhir pekan diprediksi melemah. Pelemahan karena regional. Kisarannya Rp9.050 sampai Rp9.100 per USD," tambahnya

Pelemahan memang masih dipengaruhi oleh isu global dimana Uni Eropa menunda memberikan dana talangan untuk Yunani hingga Pemilihan Umum (pemilu). "Ditunda karena adanya kecemasan negara-negara di Eropa," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Mengutip yahoofinance, pada penutupan perdagangan sore kemarin, rupiah bercokol di kisaran Rp8.955 per USD, dengan kisaran perdagangan harian Rp8.955-Rp9.097 per USD, sementara menurut kurs tengah BI rupiah diperdagangkan di kisaran Rp8.995 per USD dengan range perdagangan Rp8.950-Rp9.040 per USD.

Sehari sebelumnya, pergerakan positif nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akibat intervensi yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) membawa rupiah ke level Rp8.900 per USD. Mengutip yahoofinance, Kamis (16/2/2012), rupiah bercokol di kisaran Rp8.955 per USD, dengan kisaran perdagangan harian Rp8.955-Rp9.097 per USD, sementara menurut kurs tengah BI rupiah diperdagangkan di kisaran Rp8.995 per USD dengan range perdagangan Rp8.950-Rp9.040 per USD. **cahyo

.

BERITA TERKAIT

Ekspor Mobil CBU Ditargetkan Sebesar 400.000 Unit

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian menargetkan ekspor mobil CBU mencapai 400.000 unit pada tahun ini, atau naik 51,2% secara tahunan.…

Pemerintah Diminta Jelaskan Capaian Program 35.000 MW

    NERACA Jakarta – Pemerintah dibawah kepemimpinan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (JK) mempunyai program 35.000 megawatt yang mana…

Keberhasilan dan Manfaat Perjanjian Hukum Timbal Balik RI–Swiss

  Oleh : Indah Rahmawati Salam, Mahasiswi IAIN Kendari   Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Menteri Hukum dan Hak Asasi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Fintech Ilegal Berasal dari China, Rusia dan Korsel

  NERACA   Jakarta - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan fakta bahwa mayoritas perusahaan layanan finansial berbasis…

Laba BNI Syariah Tumbuh 35,67%

    NERACA   Jakarta - PT Bank BNI Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp416,08 miliar, naik 35,67 persen dibandingkan…

Pemerintah Terbitkan Sukuk US$ 2 miliar

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk wakalah global senilai dua…