Indonesia-Vietnam Jalin Kerja Sama Konstruksi dan Properti

Indonesia-Vietnam Jalin Kerja Sama Konstruksi dan Properti

NERACA

Jakarta - Indonesia dan Vietnam menjalin kerja sama konstruksi dan properti dengan mengadakan forum bisnis bersama di bidang tersebut, seperti disampaikan dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis (31/5).

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Hanoi didukung oleh Viet Nam Federation of Civil Engineering Association (VFCA) menyelenggarakan forum bisnis "Indonesia - Viet Nam Cooperation on Construction and Property" di hotel Melia Hanoi.

Duta Besar RI untuk Vietnam Ibnu Hadi mengatakan bahwa forum tersebut bertujuan untuk mempromosikan peluang dan menjalin kerja sama dalam mencapai target perdagangan bilateral Indonesia-Vietnam sebesar 10 miliar dolar AS pada 2020. Total perdagangan bilateral Indonesia dan Vietnam pada 2017 mencapai kenaikan sebesar 16,36 persen menjadi 6,5 juta dolar AS dari 5,58 juta dolar AS pada 2016.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 260 juta orang dan 96 juta orang pada 2017, Indonesia dan Vietnam adalah negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, yakni dengan produk domestik bruto (PDB) sebesar 5,17 persen dari Indonesia dan 6,81 persen dari Vietnam.

Bagi Indonesia, pertumbuhan sektor bangunan bergantung pada infrastruktur yang diperkirakan tumbuh 5,9 persen setiap tahun dari 2017 hingga 2026, yang mengungguli proyeksi pertumbuhan tahunan industri konstruksi keseluruhan sebesar 3,9 persen. Baik sektor perumahan maupun non-perumahan akan mendapat manfaat dari demografi Indonesia yang kuat dan tingkat urbanisasi yang tinggi sebesar 53 persen.

Proyek pemerintah Indonesia dalam peningkatan infrastruktur senilai 436 miliar dolar AS, terdiri atas pembuatan jalan, jalur kereta api, pembangkit listrik, dan sistem air yang akan menjadi kunci bagi pembangunan perumahan, area komersial, dan industri di daerah perkotaan dan kawasan perkotaan.

Investasi Indonesia di Vietnam selama 2017 mencapai 45,84 juta dolar AS. Hingga akhir Desember 2017, total investasi Indonesia di Vietnam mencapai 69 proyek dengan nilai 477,02 juta dolar As, di mana Indonesia berada di peringkat ke-30 dari daftar negara investor di Vietnam. Sementara Vietnam tercatat memiliki delapan proyek investasi di Indonesia yang bernilai 51 juta dolar AS di industri pengolahan pertambangan, media dan manufaktur.

Meskipun kerjasama investasi antara kedua negara masih relatif tidak sebesar Korea Selatan, Jepang, dan Singapura, arus masuk investasi Indonesia ke Vietnam terus meningkat. Investor Indonesia mulai memanfaatkan potensi dan peluang pasar yang ditawarkan oleh Vietnam. Miohar/Ant

BERITA TERKAIT

Jerman Dukung Penuh Sawit Berkelanjutan di Indonesia

NERACA Jakarta – Pemerintah Jerman mendukung pembangunan kelapa sawit berkelanjutan yang mengacu kepada mekanisme Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) yang…

Kemenperin Rancang Insentif, Indeks dan Inovasi Industri 4.0

NERACA Jakarta – Pemerintah telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0 untuk kesiapan memasuki era revolusi industri 4.0. Peta jalan…

Permen KP 56/2016 Demi Lindungi Stok Kepiting dan Rajungan

NERACA Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meluruskan anggapan keliru terkait pemberlakuan Permen KP No. 56 tahun 2016. Direktur…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Pemerintah Perlu Awasi Ketat Aplikasi Digital Perhotelan

Pemerintah Perlu Awasi Ketat Aplikasi Digital Perhotelan NERACA Jakarta - Pemerintah perlu mengawasi lebih ketat aplikasi dan platform digital untuk…

Karakteristik Pasar Perumahan Ekspatriat Tidak Berubah

Karakteristik Pasar Perumahan Ekspatriat Tidak Berubah NERACA Jakarta - Konsultan properti Colliers International menyatakan bahwa karakteristik pasar perumahan untuk ekspatriat…

Perlu Adanya Pembenahan Regulasi Perumahan

Perlu Adanya Pembenahan Regulasi Perumahan   NERACA Jakarta - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia DKI Jakarta (Hipmi Jaya), Afifuddin Suhaeli…