Cottonindo Ariesta Bidik IPO Rp 45 Miliar - Danai Akuisisi Lahan

NERACA

Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis, produsen kapas kecantikan dan kesehatan PT Cottonindo Ariesta bakal mencari modal di pasar dengan melakukan pelepasan 34% dari total saham perseroan melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Dengan aksi korporsi itu, perseroan meraup dana sebesar Rp45 miliar.

Direktur Utama PT Cottonindo Ariesta, Marting menyampaikan, perseroan tengah menunggu ijin pra efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan penawaran awal IPO,”Untuk itu kami telah menyampaikan prospektus berdasarkan laporan keuangan audit periode 31 Maret 2018,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dirinya melanjutkan, dana hasil pelepasan saham baru itu akan digunakan 75%nya untuk pembelian lahan seluas 2,6 hektare di provinsi Banten dan sisanya akan digunakan untuk belanja modal, seperti mesin-mesin produksi.”Dengan pengembangan itu, kapasitas produksi produk-produk berbahan kapas perseroan akan meningkat 50% dari total kapasitas produksi saat ini yang sebesar 70 ton perbulan,” kata dia.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2018, perseroan mencatatkan aset sebesar Rp188 miliar dan pendapatan Rp20 miliar. Pendapatan itu berasal dari produk kapas kecantikan sebesar 40%, kapas pembersih telinga sebesar 50% dan 10% untuk tujuan eksport. Dalam aksi korporasi ini, perseroan telah menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana efek.

Vice President Director Cottonindo Ariesta, Fransiskus Toni mengatakan, saat ini perseroan memiliki satu pabrik di Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat dan saat ini, perseroan juga telah memiliki lahan seluas 2,6 ha di Kabupaten Subang. Dengan rencana akuisisi lahan seluas 2,3 ha, maka perusahaan kosmetik dan kapas kesehatan ini bakal memiliki lahan dengan luas kurang lebih 5 ha, untuk memenuhi lokasi pembangunan pabrik baru.

BERITA TERKAIT

Danai Belanja Modal - Adhi Karya Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat likuiditas guna mendanai proyek baru, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) berencana menerbitkan surat utang atau obligasi…

BPD Bank Kalsel Rencanakan IPO di 2020

Bila tidak ada aral melintang, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Selatan atau Bank Kalsel rencanakan melakukan penawaran umum saham perdana…

CLEO Siapkan Belanja Modal Rp 300 Miliar

NERACA Jakarta – Produsen air minum kemasan, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) menganggarkan belanja modal atau capex tahun ini sebesar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lima Emiten Belum Bayar Listing Fee

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern dan berakibat tidak mampu…

Rayakan Imlek - Kobelco Berikan Special Promo Konsumen

NERACA Jakarta - Rayakan Imlek 2570, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DK CMI),  menggelar  customer gathering dari seluruh Indonesia.…

WSBP Pangkas Utang Jadi Rp 4,7 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menerima pembayaran termin pada Januari 2019 yang digunakan perseroan untuk pelunasan pinjaman perseroan.…